Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 23 Juni 2026 | 14:33 WIB
Hak Hidup Dirampas! Kemenham: Penyekapan Perempuan 3 Tahun di Bandung Pelanggaran HAM Serius
Foto YTR (29) sebelum menderita luka serius akibat disekap dan disiksa kekasihnya Taufik Hidayat (30). [istimewa]
baca 10 detik
  • Penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR di Kabupaten Bandung oleh Taufik Hidayat adalah pelanggaran HAM.
  • Korban ditemukan dalam kondisi luka berat akibat disekap selama tiga tahun dan kini sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
  • Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat sebagai tersangka dan terus memburunya dengan bantuan Bareskrim Polri serta pihak terkait lainnya.

Suara.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menegaskan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan Taufik hidayat (30) terhadap kekasihanya YTR (29) di Kabupaten Bandung merupakan bentuk pelanggaran HAM.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan Kementerian HAM Sofia Alatas menyatakan, secara kasat mata tindakan menyekap seseorang hingga kehilangan kebebasan bergerak selama bertahun-tahun telah melanggar hak asasi.

"Kalau secara kasat mata ini pelanggaran HAM. Masa iya seseorang bebas bergerak, disekap, otomatis dia punya hak," kata Sofia kepada wartawan di Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Meski demikian, Sofia mengatakan Kementerian HAM tetap perlu melakukan pendalaman lebih lanjut untuk melihat konstruksi kasus secara utuh sebelum mengeluarkan rekomendasi maupun kebijakan terkait penanganan korban dan pelaku.

"Tetap kita harus melihat ke bawah, kondisinya apa sih yang terjadi, baru nanti Kementerian mengeluarkan rekomendasi dan kebijakan apa yang harus ditetapkan untuk orang tersebut," tuturnya.

Namun, Sofia menegaskan bahwa dari perspektif HAM, tindakan membatasi kebebasan seseorang hingga mengurungnya selama bertahun-tahun merupakan pelanggaran terhadap hak dasar manusia.

Kolase foto Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya, YTR (29), yang hingga kini masih buron. [Suara.com/istimewa]
Kolase foto Taufik Hidayat, tersangka kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan terhadap kekasihnya, YTR (29), yang hingga kini masih buron. [Suara.com/istimewa]

Kasus ini mencuat setelah YTR diduga disekap dan disiksa selama sekitar tiga tahun oleh kekasihnya Taufik Hidayat.

Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dengan sejumlah luka berat, mulai dari cedera pada kepala dan wajah, gangguan penglihatan, kerusakan bibir yang membuatnya kesulitan berbicara, hingga gangguan pada kaki yang menyebabkan korban tidak dapat berjalan normal.

Polda Jawa Barat kekinian masih memburu Taufik yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

baca juga

Untuk mempercepat penangkapan, polisi menggandeng Bareskrim Polri, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), hingga perusahaan teknologi Meta guna melacak keberadaan tersangka.

Polisi juga memastikan para saksi telah mendapat perlindungan dari LPSK, sementara korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Hasan Sadikin, Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

Tak Bisa Sembunyi! Polda Jabar Gandeng Meta Lacak Jejak Taufik Penyiksa Kekasih di Rancaekek

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 13:32 WIB

Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung

Pelaku Buron, Komisi XIII DPR Desak Negara Hadir Lindungi Perempuan Korban Penyiksaan di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 16:08 WIB

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

Belatung di Kepala, Oneng Murka Wanita di Bandung Disekap 3 Tahun: Jangan Beri Ampun!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 15:52 WIB

Terkini

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:37 WIB

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:35 WIB

CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham

CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Permudah Nasabah Investasi Saham

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:33 WIB

Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun

Ada Dugaan Praktik Curang di Sektor Pangan, Bikin Rugi Rp100 Triliun

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:24 WIB

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis Karet BUMN Berubah Total, Kini Andalkan Riset dan Nilai Tambah

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:20 WIB

Febrie Adriansyah dan Nurman Herin Diperiksa Kejagung Secara Terpisah

Febrie Adriansyah dan Nurman Herin Diperiksa Kejagung Secara Terpisah

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:16 WIB

Cari HP Kamera Terbaik 5 Jutaan? Ini 5 Pilihan dengan Foto Paling Tajam

Cari HP Kamera Terbaik 5 Jutaan? Ini 5 Pilihan dengan Foto Paling Tajam

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Modernisasi Pertanian Tak Cukup dengan Alat, Pengetahuan Petani Harus Ditingkatkan

Modernisasi Pertanian Tak Cukup dengan Alat, Pengetahuan Petani Harus Ditingkatkan

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:13 WIB

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

×