Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers

Bangun Santoso

Senin, 06 Juli 2026 | 09:05 WIB
Kolaborasikan Musik dan UMKM, Konser HS Hey Slank di Bandung Diserbu 25ribu Slankers
Konser musik Slank di Bandung. (Ist)
baca 10 detik
  • Grup musik Slank sukses menggelar konser HS Hey Slank sesi kedelapan di Taman Prabuwangi, Bandung, Minggu (5/7/2026).
  • Sebanyak 25 ribu penonton memadati lokasi konser yang turut mendukung pertumbuhan industri kreatif melalui partisipasi para pelaku UMKM.
  • Slank membawakan 18 lagu bertema kritik sosial dan edukasi, serta berkolaborasi dengan delapan grup musik pendukung lainnya.

Suara.com - Konser HS Hey Slank Berani Kita Beda Tour sesi ke-8 sukses digelar di Taman Prabuwangi, Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (5/7/2026) malam. Tercatat 25ribu Slankers memenuhi venue.

Malam itu tak hanya pesta musik, namun lapangan pentas juga diramaikan dengan tenda-tenda UMKM, khususnya Slankerpreneur.

Mereka berjualan makanan, minuman, handycraft hingga fesyen. Beberapa seniman juga tampak unjuk kebolehan membuat grafiti di media gambar yang sudah disediakan.

Pantuan di lokasi pentas, di sela-sela menunggu artist tampil, penonton tampak berbelanja di tenda-tenda UMKM yang digelar.

Mereka membeli makanan, minuman, tak sedikit pula yang berbelanja fesyen maupun suvenir kerajinan tangan.

Di luar pagar arena pentas, para pedagang tak kalah panjang berjajar. Termasuk pula beberapa Slankers, seperti; Slankers Cimahi, Slankers Priangan, berjualan kaus. Mereka merasakan manfaat gelaran pentas.

Spirit konser ini sejalan dengan tagline HS, berani kita beda dan mendukung pertumbuhan industri kreatif dan ekonomi lokal di tiap kota yang disinggahi.

“HS thankyou so much! Terimakasih. So far, so good, gara-gara tour Hey Slank ini, orang-orang pemberani berkumpul. Ada yang harus diubah!” kata Kaka Slank menyapa puluhan ribu penonton di venue.

Beberapa jam sebelum pentas, di sesi konferensi pers, Kaka sempat menceritakan mengapa Slank mau berkolaborasi dengan HS.

baca juga

“Pertama kali ketemu dengan Pak Haji Suryo (owner HS), langsung klik, proud of local product, local wisdom. Satu visi nih! Terciptalah Hey Slank. Ternyata lebih jauh lagi kenal HS, banyak tindakan-tindakan terpuji yang dilakukan HS. Brand dan band yang besar, pasti dimulai dari komunitas yang kecil,” cerita Kaka yang bernama lengkap Akhadi Wira Satriaji itu.

Malam itu Slank total membawakan 18 lagu, termasuk di antaranya satu lagu anyar bertajuk Rusak Ancur dari Album Republik Fufufafa yang baru dirilis Juni 2026.

Lagu itu mengkritisi tentang fenomena eksploitasi alam yang ugal-ugalan.

Grup musik asal Potlot Jakarta yang didirikan Bimbim sejak tahun 1983 silam itu mulai naik panggung pukul 21.50 WIB, selesai pukul 23.30 WIB. Konser berjalan kondusif.

Dari lagu-lagu yang dibawakan, tak sedikit yang bernuansa kritik sosial. sebut saja Naik-Naik ke Puncak Gunung (Album 8 – Mata Hati Reformasi, 1998), Kampungan (Album 2 – Kampungan, 1991), lagu Nagih Janji (Album 8, Mata Hati Reformasi, 1998) yang punya pesan memerangi Korupsi, Kolusi, Nepotisme (KKN).

“Lagu ini balik ke Mei 1998, zaman dulu kita sebutnya Kura-Kura Ninja, itu singkatan KKN, Korupsi, Kolusi, Nepotisme. Semoga hari ini udah nggak ada lagi!” timpal Bimbim dari atas panggung.

Dia juga sempat bercerita semangat mau kolaborasi dengan HS karena ada satu kesamaan visi membawa perubahan lewat gerakan sosial. Sebab itu, sikap kritis Slank tetap ditunjukkan lewat lagu-lagu yang dibawakan di atas pentas.

“Selain menghibur, Slank itu mengedukasi penggemar, protes di atas panggung. Pak Haji Suryo bilang ‘mereka (Slank) yang manggung aku yang deg-degan,” kata Bimbim saat sesi konferensi pers.

Sejumlah nomor manis juga dibawakan malam itu. Sebut saja lagu I Miss U but I Hate U, Mawar Merah, Kirim Aku Bunga, Ku Tak Bisa, Terlalu Manis, Shympaty Blues hingga Poppies Lane Memory.

Lagu Poppies Lane Memory punya cerita tersendiri. Lagu yang berangkat dari nama salah satu jalan di Bali itu masuk di Album Tujuh (1998). Bimbim ingat betul saat itu masih zaman kaset, terdapat di Side A pertama. Ketika itu lagu yang nge-hits di album itu adalah Balikin.

“Lagu itu mengendap puluhan tahun, tiba-tiba boom! (hari ini). Gen Z yang angkat, 20 tahun kemudian. Kalau kami bawakan di konser semuanya sing a long,” cerita Bimbim beberapa jam sebelum konser.

Malam itu, omongan Bimbim benar terjadi. Ketika Slank membawakannya, puluhan ribu Slankers bernyanyi bersama dari awal sampai akhir.

Konser HS Hey Slank di Bandung itu juga tercatat membawa line up artist terbanyak di banding di 7 kota sebelumnya. Selain Slank, ada 8 grup musik yang diajak tampil berkolaborasi dengan HS.

Terinci; Tony Q Rastafara, The Cloves and The Tobacco, Sleting Down, Afterskema, Mahalara, NiMBY. Kemudian 3 lagi adalah Stand Here Alone/SHA, DT09 dan Preman Disco. Ketiganya berasal dari Bandung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026

Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 21:42 WIB

Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta

Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 21:16 WIB

Bystander Effect: Saat Privasi Menjadi Alasan Kita Membiarkan Kejahatan Terjadi di Depan Mata

Bystander Effect: Saat Privasi Menjadi Alasan Kita Membiarkan Kejahatan Terjadi di Depan Mata

Your Say | Senin, 06 Juli 2026 | 18:33 WIB

Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah

Rayakan 40 Tahun Kahitna, Promotor Siapkan Konsep Konser Termegah

Entertainment | Senin, 06 Juli 2026 | 15:51 WIB

Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia

Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia

Bola | Senin, 06 Juli 2026 | 06:10 WIB

Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif

Hey Slank Guncang Bandung, Angkat Spirit Berani Beda dan Dukung Industri Kreatif

Entertainment | Minggu, 05 Juli 2026 | 05:00 WIB

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Ragnar Oratmangoen Terbaru, Daftar 5 Pemain Anyar Persib Bandung

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 06:45 WIB

Terkini

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal

News | Senin, 06 Juli 2026 | 22:15 WIB

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:40 WIB

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:35 WIB

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 21:27 WIB

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

×