Tarif Transjabodetabek Rp10 Ribu Jadi Bumerang! Warga Bakal Balik Pakai Kendaraan Pribadi

Muhamad Yasir, Adiyoga Priyambodo

Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB
Tarif Transjabodetabek Rp10 Ribu Jadi Bumerang! Warga Bakal Balik Pakai Kendaraan Pribadi
Calon penumpang bersiap menaiki bus Transjabodetabek rute P11 Bogor-Blok M di halte Cidangiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/6/2025). [Antara/Arif Firmansyah]
baca 10 detik
  • DPRD DKI Jakarta menolak kenaikan tarif Transjabodetabek menjadi Rp10 ribu karena berisiko memicu warga kembali menggunakan kendaraan pribadi.
  • Pemerintah daerah penyangga diusulkan ikut menanggung biaya operasional melalui skema subsidi bersama yang berkelanjutan.
  • DPRD meminta pengkajian ulang usulan tarif tersebut agar harga tetap terjangkau dan tujuan mengurangi kemacetan tetap tercapai.

Suara.com - DPRD DKI Jakarta mengingatkan usulan kenaikan tarif Transjabodetabek dari Rp3.500 menjadi Rp10.000 berpotensi menjadi bumerang.

Alih-alih mengurangi kemacetan, tarif yang terlalu tinggi dikhawatirkan justru membuat warga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi kembali memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk beraktivitas di Jakarta.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, M. Taufik Zoelkifli, menilai kebijakan tarif Transjabodetabek seharusnya tidak ditanggung Jakarta sendirian. Menurutnya, pemerintah daerah penyangga perlu ikut terlibat membiayai layanan melalui skema subsidi bersama.

"Saya lebih condong kalau ini dikerjakan bersama pemerintah daerah sekitar," ujar Taufik kepada wartawan, Senin (6/7/2026).

Menurut Taufik, jika tarif Rp10.000 diberlakukan tanpa dukungan pemerintah daerah lain, tujuan utama menghadirkan Transjabodetabek sebagai moda transportasi massal untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi justru terancam gagal.

"Kalau Jakarta sendiri yang menetapkan Rp10.000, saya khawatir tujuan awal mengurangi kendaraan pribadi dari luar kota tidak tercapai. Rp10.000 itu lumayan mahal bagi warga yang setiap hari dari luar kota ke Jakarta," katanya.

Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta, Rabu (10/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Ilustrasi-Kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Ia menjelaskan, selama ini tarif Rp3.500 menjadi daya tarik utama bagi masyarakat dari wilayah penyangga untuk beralih ke transportasi umum.

"Tapi kalau menjadi Rp10.000 dan seluruhnya dibebankan kepada konsumen, saya khawatir mereka akan kembali menggunakan kendaraan pribadi," ucap Taufik.

Karena itu, ia mengusulkan Pemprov DKI Jakarta duduk bersama pemerintah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi untuk membahas pembagian beban subsidi operasional Transjabodetabek.

baca juga

Apabila skema subsidi bersama belum dapat direalisasikan, Taufik meminta besaran tarif yang diusulkan dikaji ulang agar tetap menarik bagi masyarakat.

"Mungkin Rp7.500 atau angka lain yang tetap membuat masyarakat merasa lebih untung naik Transjabodetabek dibanding membawa kendaraan pribadi," katanya.

Usulan kenaikan tarif tersebut merupakan bagian dari kajian Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) yang juga mengusulkan tarif Transjakarta reguler naik menjadi Rp5.000.

Meski demikian, Taufik menegaskan usulan DTKJ belum bersifat final. Penetapan tarif tetap harus dibahas bersama DPRD DKI Jakarta karena berkaitan dengan besaran subsidi yang bersumber dari APBD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!

Tarif TransJakarta Diusul Jadi Rp5.000, Pekerja Informal Berpotensi Paling Terbebani!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:25 WIB

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

Tragis! Tak Sempat Lari, Kakek 81 Tahun Tewas Terjebak Kebakaran di Palmerah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:28 WIB

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

Penuhi Titah Prabowo, Pramono Siapkan Lahan 8 Hektare Bangun Sekolah Rakyat Permanen di Jakarta

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:00 WIB

Terkini

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:30 WIB

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:29 WIB

Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru

Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:19 WIB

Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan

Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:14 WIB

Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi

Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:13 WIB

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:11 WIB

Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun

Nadiem Makarim Siapkan Saksi Baru di Tahap Banding untuk Lawan Vonis 10 Tahun

News | Senin, 06 Juli 2026 | 16:05 WIB

PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok

PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:59 WIB

Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK

Nasib Karyawan Terjawab, Kata Dasco Usai Panggil Bos Tokopedia-TikTok: Tidak Ada PHK

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:58 WIB

PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi

PDIP Sindir Narasi 'Jateng Kandang Gajah' di Tengah Rencana Safari Jokowi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:52 WIB

×