Pengamat: Jika Polri Terus Bungkam, Publik Bisa Menganggap Kasus Jampidsus Sebagai Balas Dendam

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 09 Juli 2026 | 14:22 WIB
Pengamat: Jika Polri Terus Bungkam, Publik Bisa Menganggap Kasus Jampidsus Sebagai Balas Dendam
Pengamat kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Bambang Rukminto [antara]
baca 10 detik
  • Pengamat ISESS Bambang Rukminto mendesak Polri segera memberikan penjelasan transparan terkait penggeledahan yang menyeret nama Jampidsus Febrie Adriansyah.
  • Polri perlu menjelaskan status hukum, bukti, dan pasal terkait agar publik tidak berasumsi adanya rivalitas antara kepolisian dan kejaksaan.
  • Keterbukaan Polri pada Kamis (9/7/2026) sangat penting untuk menjaga kredibilitas sistem peradilan serta kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

Suara.com - Pengamat Kepolisian dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Bambang Rukminto, meminta Polri segera memberikan penjelasan secara terbuka terkait penggeledahan sejumlah tempat yang turut menyeret nama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. 

Menurutnya, transparansi diperlukan agar tidak berkembang asumsi bahwa langkah kepolisian hanya merupakan aksi balas dendam atau saling bidik antara Polri dan Kejaksaan.

"Kepolisian harus terbuka apa yang sebenarnya terjadi, kasus apa ini, harus clear. Karena kalau tidak kan muncul asumsi-asumsi ke mana-mana yang justru akan menyudutkan kepolisian sendiri, seolah-olah ini hanya upaya balas-balasan," kata Bambang kepada Suara.com, Kamis (9/7/2026).

Ia menilai keterbukaan tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum. Apalagi, perkara ini melibatkan elite penegak hukum.

"Barang bukti yang ditemukan di beberapa lokasi itu harus dijelaskan secara gamblang, dalam kasus apa, siapa pemiliknya, terus pasal apa yang dituduhkan," ujarnya.

Selain itu kepolisian harus menjelaskan pula siapa pihak yang sebenarnya menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Menurutnya, penggeledahan tanpa kejelasan status hukum hanya akan memicu spekulasi liar dan menciptakan preseden buruk dalam proses penegakan hukum.

Jika kepolisian terus menunda memberikan penjelasan resmi, persepsi publik akan semakin mengarah pada dugaan adanya rivalitas antara Polri dan Kejaksaan. 

Padahal, kata dia, yang dipertaruhkan bukan sekadar hubungan dua lembaga. Melainkan kredibilitas sistem peradilan pidana secara keseluruhan.

"Kalau semakin ditunda ya ini akan memunculkan asumsi ini main-main, terus balas-balasan, terus nanti ujung-ujungnya diselesaikan dengan salam-salaman. Ini kan upaya penegak hukum kita tidak pernah clear kalau seperti itu," tandasnya.

baca juga

Ia menyebut bahwa masyarakat pada dasarnya akan mendukung upaya pemberantasan korupsi. Namun, dukungan tersebut hanya akan muncul apabila aparat penegak hukum menjalankan proses secara transparan, akuntabel, dan sesuai prosedur.

Sehingga tidak menimbulkan kesan adanya konflik kepentingan ataupun balas dendam antarlembaga.

"Makanya harus harus segera dijelaskan kalau kepolisian ingin mendapatkan dukungan publik," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:18 WIB

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

Polri Belum Pastikan Foto Keluarga di Brankas Rp476 Miliar Milik Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 14:18 WIB

Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:59 WIB

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:55 WIB

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:54 WIB

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:28 WIB

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:22 WIB

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:17 WIB

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:07 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

×