Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran

Galih Prasetyo

Jum'at, 10 Juli 2026 | 06:00 WIB
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
Kehancuran kota Teheran Iran (Tasnimnews)
baca 10 detik
  • Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap 90 target militer di Iran selama dua hari berturut-turut untuk melindungi jalur pelayaran.
  • Serangan tersebut menewaskan 14 orang dan memicu balasan militer dari pihak Iran terhadap aset Amerika Serikat di kawasan Teluk.
  • Konflik ini mengancam proses perdamaian serta mengganggu aktivitas perdagangan minyak dunia di wilayah vital Selat Hormuz secara signifikan.

Suara.com - Amerika Serikat kembali melancarkan serangan udara ke Iran untuk malam kedua berturut-turut.

Eskalasi ini memicu kekhawatiran bahwa proses perdamaian antara kedua negara berada di ambang kegagalan.

Serangan terbaru menghantam sejumlah wilayah di Teheran pada Kamis dini hari.

Sebelumnya, AS juga menyerang kota-kota di selatan Iran, dengan total sekitar 90 target militer disasar.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan operasi ini bertujuan melemahkan kemampuan Iran menyerang jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]
Asap membubung di Teheran, Iran duga dari serangan rudal Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026). [X/Vahid Online]

“Serangan dilakukan untuk melindungi kapal komersial dan pelaut sipil,” demikian pernyataan resmi mereka.

Dalam dua hari terakhir, sedikitnya 14 orang dilaporkan tewas, termasuk anggota Garda Revolusi Iran.

Sejumlah fasilitas sipil juga disebut terdampak, meski belum seluruhnya terverifikasi.

Iran tidak tinggal diam. Teheran melancarkan serangan balasan ke aset militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Kuwait, Bahrain, dan Qatar.

baca juga

Sirene peringatan terdengar di beberapa negara tersebut.

Sistem pertahanan udara dilaporkan berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone yang diluncurkan Iran.

Eskalasi ini terjadi setelah insiden penyerangan kapal komersial di Selat Hormuz awal pekan ini.

Jalur vital perdagangan minyak dunia itu kini mengalami gangguan serius, dengan lalu lintas kapal menurun drastis.

Di tengah ketegangan, pernyataan Presiden AS Donald Trump semakin menambah ketidakpastian.

Trump menyebut kesepakatan awal dengan Iran sudah berakhir, meski masih membuka peluang negosiasi.

“Bagi saya, ini sudah selesai. Tapi mereka masih bisa bicara,” ujar Trump dalam pertemuan NATO.

Trump juga mengklaim Iran tetap ingin mencapai kesepakatan.

Di sisi lain, Iran mengecam keras serangan tersebut dan menyebutnya sebagai kejahatan perang.

Teheran bahkan telah melayangkan protes resmi ke Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pengamat menilai situasi ini sangat berbahaya.

“AS menghadapi jalan buntu dengan Iran. Pendekatan militer tidak berhasil,” kata analis politik Alam Saleh seperti dilansir dari AlJazeera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:54 WIB

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:31 WIB

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 13:10 WIB

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Rupiah Paling Lemah di Asia Lawan Dolar AS ke Level Rp18.058

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:44 WIB

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

Usai Hadiri Pemakaman Khamenei, Delegasi Indonesia Dijadwalkan Bertemu Pejabat Iran

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:58 WIB

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

Berangkat Kamis Malam, Delegasi RI Bertolak ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 19:23 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×