AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:21 WIB
AI Picu Lonjakan Kebutuhan Energi, Bagaimana Sousi Untuk Tekan Emisinya?
Ilustrasi data center. [Unsplash]

Suara.com - Perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligenceI) membuat kebutuhan listrik di berbagai negara terus meningkat. Di balik kemampuan AI menjawab pertanyaan, membuat gambar, hingga membantu pekerjaan sehari-hari, ada ribuan server di pusat data (data center) yang bekerja selama 24 jam tanpa henti.

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Energy & Fuels memperkirakan kapasitas listrik pusat data di Amerika Serikat akan meningkat dari sekitar 40 gigawatt pada 2025 menjadi 169 gigawatt pada 2030.

Jika tambahan kebutuhan energi tersebut masih dipenuhi oleh pembangkit listrik berbahan bakar fosil, emisi karbon dioksida diperkirakan bisa bertambah hingga 404 juta metrik ton per tahun.

Ilustrasi listrik PLTS di IKN. [Ist]
Ilustrasi listrik PLTS . [Ist]

"Pertanyaannya bukan lagi apakah kita mampu membangun infrastruktur komputasi, tetapi apakah kita bisa menyediakan listrik yang andal, terjangkau, dan tetap mendukung target dekarbonisasi," kata pakar dari Universitas Rice sekaligus pendiri Low Carbon Energies LLC, Hon Chung Lau.

Bersama Steve C. Tsai, Lau menganalisis data publik mengenai lokasi pusat data, kebutuhan listrik, dan sumber energinya. Hasilnya menunjukkan pertumbuhan terbesar diperkirakan terjadi di Texas, Virginia, Pennsylvania, Ohio, Arizona, Colorado, Utah, dan Illinois. Texas sendiri diproyeksikan membutuhkan sekitar 25 gigawatt listrik untuk menopang pusat data pada 2030.

Namun, penelitian ini juga menawarkan peluang untuk menekan dampak emisi. Salah satunya melalui teknologi carbon capture and storage (CCS), yaitu menangkap karbon dioksida dari pembangkit listrik sebelum dilepas ke atmosfer, lalu menyimpannya di bawah permukaan tanah.

Peneliti menemukan 34 negara bagian di Amerika Serikat memiliki cadangan akuifer air asin yang berpotensi menyimpan emisi karbon selama lebih dari 100 tahun. Jika penyimpanan karbon lintas negara bagian dimanfaatkan, lebih dari 90 persen emisi karbon dari sektor pusat data berpotensi dikurangi.

Meski demikian, Lau menegaskan bahwa CCS bukan satu-satunya solusi. Menurutnya, pertumbuhan AI perlu dibarengi dengan pemanfaatan energi yang lebih bersih, peningkatan efisiensi pusat data, serta kebijakan yang mendukung transisi energi.

"Ekonomi AI akan terus membutuhkan energi dalam jumlah besar. Penelitian kami membantu menunjukkan di mana permintaan itu akan tumbuh, seberapa besar potensi emisinya, dan bagaimana penyimpanan karbon dapat menjadi bagian dari solusinya," ujar Lau.

baca juga

Temuan ini menunjukkan bahwa perkembangan AI tidak harus bertentangan dengan upaya mengatasi perubahan iklim. Dengan perencanaan energi yang tepat, inovasi digital dan target pengurangan emisi dapat berjalan beriringan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Autonomous AI Mulai Ambil Alih Operasional Perusahaan, Tata Kelola dan Keamanan Data Jadi Kunci

Autonomous AI Mulai Ambil Alih Operasional Perusahaan, Tata Kelola dan Keamanan Data Jadi Kunci

Tekno | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:24 WIB

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

TikTok Siapkan Rp65 M demi Perangi Spam dan Lindungi Kreator

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:56 WIB

Hati-hati! Samsung Ancam Hapus Data Kesehatan Anda Jika Menolak Pelatihan AI

Hati-hati! Samsung Ancam Hapus Data Kesehatan Anda Jika Menolak Pelatihan AI

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 15:09 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×