EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
Serangan drone yang dilancarkan Iran menghantam Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat, menyebabkan kerusakan parah dan sejumlah korban luka. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kuwait dan Bahrain memperingatkan warga tentang ancaman serangan udara setelah blokade laut Amerika Serikat.

  • Korban sipil berjatuhan akibat serangan Iran terhadap tujuh kapal komersial di perairan Teluk.

  • Donald Trump mengancam akan menghancurkan infrastruktur vital jika Iran menolak berunding kembali.

Suara.com - Kuwait dan Bahrain langsung memperingatkan warga mereka terkait ancaman militer yang datang beberapa jam setelah Amerika Serikat menerapkan kembali blokade laut di pelabuhan-pelabuhan Iran.

Langkah preventif ini diambil seiring meningkatnya eskalasi bersenjata di kawasan Teluk yang melibatkan militer Washington dan Teheran.

Militer Kuwait mengonfirmasi pergerakan pesawat tanpa awak yang mendekat dari wilayah Iran ke area kedaulatan mereka.

Serangan drone yang dilancarkan Iran menghantam Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat, menyebabkan kerusakan parah dan sejumlah korban luka. [Istimewa]
Serangan drone yang dilancarkan Iran menghantam Bandara Internasional Kuwait pada Rabu (3/6/2026) waktu setempat, menyebabkan kerusakan parah dan sejumlah korban luka. [Istimewa]

Otoritas pertahanan udara setempat memastikan kesiapan penuh dalam mengantisipasi dan menghancurkan setiap objek udara berbahaya yang masuk.

"Setiap suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem Pertahanan Udara yang mencegat serangan musuh," jelas pihak militer Kuwait dikutip dari Al Jazeera, Rabu (15/7/2026).

Kondisi darurat ini memicu kekhawatiran warga setelah sirene peringatan bahaya berbunyi berulang kali di beberapa wilayah Teluk.

Kementerian Dalam Negeri Bahrain meminta seluruh penduduk untuk tetap tenang dan segera mencari tempat perlindungan yang aman.

Langkah ini menyusul gelombang serangan udara beruntun yang diluncurkan oleh militer Iran ke wilayah Bahrain sejak Selasa lalu.

Garda Revolusi Iran mengeklaim telah menghancurkan pusat kendali kapal tanpa awak milik Amerika Serikat di Bahrain.

baca juga

Serangan tersebut mempertegas posisi Teheran yang siap melawan dominasi militer Washington di jalur perairan strategis tersebut.

Krisis ini memaksa lembaga keselamatan penerbangan internasional mengambil tindakan cepat demi menghindari jatuhnya korban sipil.

Badan Keselamatan Penerbangan Uni Eropa (EASA) langsung mengeluarkan instruksi darurat kepada seluruh maskapai global.

Mereka diminta menghindari wilayah udara Bahrain, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, hingga sebagian perairan di Teluk Oman.

Konflik bersenjata yang kian agresif ini telah berdampak langsung pada keselamatan jalur perdagangan laut internasional.

Militer Amerika Serikat melaporkan adanya serangan sengaja terhadap tujuh kapal komersial oleh pasukan Iran dalam sepekan terakhir.

Aksi kekerasan di laut tersebut menyebabkan belasan kru kapal dinyatakan tewas, hilang, atau mengalami luka berat.

"Selama tujuh hari terakhir, Iran telah dengan sengaja menargetkan warga sipil di seluruh wilayah dengan menyerang tujuh kapal komersial yang mengakibatkan hampir selusin anggota kru sipil tewas, hilang, atau terluka," kata Komandan CENTCOM, Laksamana Brad Cooper dalam sebuah pernyataan pada Selasa malam.

"Pasukan Iran juga telah meluncurkan puluhan rudal dan drone ke negara-negara Teluk tetangga. Pasukan AS meminta pertanggungjawaban Iran atas agresi tidak beralasan yang terus membahayakan nyawa orang-orang tak berdosa," ujarnya.

Ancaman balasan kini datang langsung dari Washington yang siap menargetkan sektor-sektor vital di dalam wilayah Iran.

Presiden Donald Trump menegaskan akan menghancurkan infrastruktur penting Iran jika Teheran menolak kembali ke meja perundingan.

Target serangan Amerika Serikat mencakup fasilitas jembatan strategis hingga pembangkit listrik di berbagai kota Iran.

Trump juga menyatakan bahwa serangan udara Amerika Serikat terhadap sasaran-sasaran di Iran akan terus berlanjut.

"Berlanjut sampai saya katakan itu cukup," tegas Trump.

Ketegangan geopolitik ini merupakan kelanjutan dari sengketa nuklir jangka panjang dan kontrol ekonomi atas jalur perdagangan minyak internasional.

Hubungan kedua negara semakin memburuk sejak Amerika Serikat secara sepihak memperketat sanksi ekonomi dan meningkatkan operasi militer di perairan Teluk.

Kawasan Timur Tengah kini berada dalam posisi paling rentan terhadap potensi pecahnya perang terbuka skala besar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

Bahrain Diserang Iran, Kemendagri Bunyikan Sirine Umumkan Darurat Warga Disuruh Berlindung

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 11:52 WIB

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

Iran Ngamuk Lagi, Kuwait Dibombardir Hancurkan Tanki Bahan Bakar Militer AS

News | Senin, 13 Juli 2026 | 11:46 WIB

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

Sirine Peringatan Bahaya Menggema di Bahrain, AS dan Iran Lagi Saling Serang

News | Senin, 13 Juli 2026 | 09:13 WIB

Terkini

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:05 WIB

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 22:02 WIB

×