Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial

Vania Rossa, Faqih Fathurrahman

Kamis, 16 Juli 2026 | 15:49 WIB
Diduga Korban Bullying, Pelajar di MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom dari Media Sosial
Ilustrasi Merakit Bom. (pixabay.com)
baca 10 detik
  • Seorang pelajar berinisial RGJ meledakkan bom rakitan di MAN 3 Padang setelah mempelajarinya secara otodidak melalui internet.
  • RGJ diduga melakukan tindakan tersebut karena mengalami akumulasi tekanan psikologis akibat perundungan sejak duduk di kelas XI.
  • Pihak kepolisian memprioritaskan pemulihan psikologis bagi RGJ serta trauma healing untuk siswa terdampak selama proses penyelidikan berlangsung.

Suara.com - Polisi masih mendalami penyebab ledakan bom rakitan yang terjadi di MAN 3 Padang. Bom tersebut diketahui dibuat oleh seorang pelajar berinisial RGJ (17).

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya mengungkapkan, RGJ mengaku mempelajari cara merakit bom secara otodidak melalui internet. Hingga kini, penyidik belum menemukan adanya pihak lain yang mengajari atau membimbing pelajar tersebut.

"Dia mengaku belajar sendiri dari YouTube, Instagram, dan internet. Semuanya dipelajari secara otodidak," kata Susmelawati saat dihubungi, Kamis (16/7/2026).

Ia menegaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, belum ada indikasi keterlibatan pihak lain dalam proses belajar maupun perakitan bom.

"Sampai saat ini belum ada informasi adanya orang lain yang membimbing. Dari pemeriksaan, dia mengaku belajar sendiri," ujarnya.

Dari pengakuan RGJ, ia mulai mempelajari cara merakit bom sejak Ramadan atau sekitar Februari 2026. Proses tersebut berlangsung selama beberapa bulan hingga akhirnya terjadi ledakan di lingkungan sekolah.

Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/agr]
Pekerja kebersihan menyapu lantai sekolah pascaledakan bom rakitan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026). [ANTARA FOTO/Fitra Yogi/agr]

Diduga Akumulasi Bullying

Selain menelusuri proses perakitan bom, polisi juga mendalami kondisi psikologis RGJ.

Menurut Susmelawati, pelajar kelas XII itu mengaku telah menjadi korban perundungan sejak duduk di bangku kelas XI.

baca juga

"Sejak kelas 2 dia mengaku sudah dibully oleh teman-temannya. Kemungkinan tindakan ini merupakan akumulasi dari tekanan psikologis yang dialaminya, tetapi hal itu masih kami dalami," katanya.

Meski demikian, polisi belum menyimpulkan adanya hubungan langsung antara dugaan perundungan dengan aksi yang dilakukan RGJ. Pendalaman masih terus dilakukan.

Hingga kini, penyidik juga belum menetapkan status hukum RGJ. Kepolisian masih memprioritaskan pendampingan dan pemulihan kondisi psikologis pelajar berusia 17 tahun tersebut.

"Masalah penetapan status belum ada, karena fokus saat ini adalah pemulihan bagi korban," jelas Susmelawati.

Selain mendampingi RGJ, Polda Sumbar juga memberikan trauma healing kepada para siswa MAN 3 Padang yang terdampak peristiwa ledakan.

"Dari Polsek kemarin sudah dilakukan trauma healing oleh Kapolsek ke sekolah," ujarnya.

Susmelawati menambahkan, Kapolresta Padang telah berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) setempat untuk memperkuat program rehabilitasi dan pemulihan psikologis.

"Kita juga butuh merehabilitasi psikologis anak ini agar tidak terpapar lebih jauh," katanya.

Menurutnya, pemulihan psikologis terhadap RGJ maupun siswa lain di lingkungan sekolah menjadi prioritas utama kepolisian sembari proses penyelidikan terus berjalan.

"Ini yang sedang menjadi prioritas utama," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

Dendam Bullying Jadi Pemicu? Polisi Dalami Alasan Pelajar MAN 3 Padang Rakit dan Ledakkan Bom

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47 WIB

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:41 WIB

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

Bom MAN 3 Padang: Bagaimana Bullying Bertahun-tahun dan Internet Ubah Pelajar Jadi Perakit Bom?

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:01 WIB

Terkini

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Polisi Beri Pendampingan Psikologis bagi Keluarga Korban KM Virgo

Video | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 21:05 WIB

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Kronologi Karyawan SPPG Bengkulu Tewas, Sempat Tolong Satpam Sebelum Ditemukan di Sungai

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 21:01 WIB

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana

Jogja | Selasa, 15 September 2026 | 21:00 WIB

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

OTT Suap HGB di Kementerian ATR/BPN, KPK Sita Uang Tunai Rp 106,3 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:58 WIB

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

4 Shio Paling Hoki Besok 16 September 2026, Masa Sulit Akhirnya Terlewati

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 20:55 WIB

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Pembelaan Eks Bomber Timnas Indonesia Jhon van Beukering Hajar Pemain hingga Gigi Korban Rontok

Bola | Selasa, 15 September 2026 | 20:52 WIB

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

×