Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand

Muhamad Yasir

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:18 WIB
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
Ilustrasi-Tower BTS 4G Bakti Kominfo di Desa Wayharu, Pesisir Barat, Lampung. [ANTARA]
baca 10 detik
  • Bareskrim Polri membongkar sindikat pencurian 38 modul BTS yang menyebabkan gangguan sinyal telekomunikasi di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Para pelaku menyamar sebagai teknisi untuk mencuri.
  • Polisi menangkap sejumlah tersangka dan mengungkap adanya jalur distribusi barang curian tersebut ke luar negeri melalui Bangkok.

Suara.com - Bareskrim Polri membongkar sindikat pencurian modul Base Transceiver Station (BTS) yang menyebabkan gangguan layanan telekomunikasi di Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat.

Aksi para pelaku tidak hanya membuat sinyal dan layanan internet sempat lumpuh di sejumlah wilayah, tetapi juga mengakibatkan kerugian operator telekomunikasi yang ditaksir mencapai Rp60 miliar.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap sejumlah pelaku, menyita 38 unit modul BTS, sekaligus mengungkap dugaan jalur distribusi barang curian ke luar negeri.

Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi mengatakan pengusutan bermula dari laporan PT Smart XL Telecom Sejahtera Tbk. yang berulang kali kehilangan modul BTS di sejumlah lokasi.

Hilangnya perangkat vital tersebut berdampak langsung terhadap kualitas layanan telekomunikasi. Sejumlah wilayah bahkan sempat mengalami gangguan sinyal akibat modul BTS dicuri.

Berbekal laporan itu, Satresmob Bareskrim Polri bersama Polres Metro Jakarta Timur dan Polsek Ciracas melakukan penyelidikan melalui analisis rekaman CCTV dan penelusuran di lapangan.

Hasilnya, polisi mengidentifikasi para pelaku yang beraksi dengan menyamar sebagai teknisi jaringan.

“Mereka memanfaatkan pengetahuan dan akses yang dimiliki sebagai mantan pekerja atau vendor instalasi jaringan,” kata Arsya kepada wartawan, Minggu (19/7/2026).

Polisi menangkap AN dan ASA yang diduga berperan sebagai eksekutor pencurian, RR yang merupakan mantan teknisi instalasi jaringan, serta GA yang bertugas sebagai penadah sekaligus pengepul barang hasil curian.

baca juga

Penyidik kemudian mengembangkan kasus setelah menemukan 11 transaksi perbankan bernilai puluhan juta rupiah antartersangka. Temuan itu menguatkan dugaan adanya jaringan yang lebih besar, termasuk keterlibatan pihak di luar negeri.

Hasil penyelidikan menunjukkan modul BTS yang dicuri dikumpulkan oleh pengepul sebelum dikirim ke luar negeri melalui jasa ekspedisi.

Pengiriman tersebut diduga dikendalikan oleh seorang warga negara asing berinisial JZ yang berada di Bangkok, Thailand.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi. (Antara)
Kasat Resmob Bareskrim Polri Kombes Teuku Arsya Khadafi. (Antara)

Lima TKP di Banten

Pengembangan penyidikan juga dilakukan di wilayah Banten. Polisi menemukan lima lokasi pencurian yang diduga dilakukan oleh oknum karyawan vendor aktif menggunakan mobil Daihatsu Sigra.

Dari aksi tersebut, sebanyak 15 unit modul BTS dilaporkan hilang dan dijual kepada penadah berinisial IG alias Kinoy di Kabupaten Lebak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset

Sikat Mafia Lingkungan dan Korporasi SDA, Bareskrim Fokus 'Follow The Money' dan Sita Aset

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:11 WIB

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 12:57 WIB

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

Rugikan Nasabah Rp90 M, Kasus Akses Ilegal Mirae Asset Naik Penyidikan!

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:57 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×