Diteror Tetangga Bertahun-tahun, Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah

Bella

Senin, 20 Juli 2026 | 18:34 WIB
Diteror Tetangga Bertahun-tahun, Ibu Suraji Trauma hingga Takut Keluar Rumah
Tampak area depan rumah keluarga Suraji di Rawa Denok, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Senin (20/7/2026). [Suara.com/Cornelius Juan]
baca 10 detik
  • Seorang pria berusia 26 tahun melakukan perusakan pagar dan intimidasi verbal terhadap keluarga Suraji di Rangkapan Jaya, Depok.
  • Gangguan intens berupa intimidasi dan kekerasan fisik oleh pelaku terhadap keluarga korban telah berlangsung sejak tahun 2022.
  • Keluarga korban melaporkan kasus tersebut ke Polres Metro Depok pada 15 Juli 2026 untuk mencari keadilan hukum.

Suara.com - Peristiwa pengrusakan pagar rumah dan intimidasi verbal terhadap keluarga Suraji di Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, diduga dilakukan oleh tetangga yang tinggal di samping rumah korban.

Putri sekaligus anak kedua Suraji, Novita, menerangkan bahwa pelaku merupakan pria berusia 26 tahun yang telah menikah dan berdomisili di Cinere. Pengrusakan pagar rumah korban terjadi pada Rabu (15/7/2026).

Namun, Novita menyatakan intimidasi verbal berupa kata-kata kasar masih berlanjut keesokan harinya setelah peristiwa tersebut.

"Iya. Terus besok malamnya. Masih (ada intimidasi) verbal ya," ujarnya saat ditemui Suara.com di rumahnya di kawasan Rawa Denok, Pancoran Mas, Depok, Senin (20/7/2026).

Ia mengaku tidak mengetahui penyebab tindakan pelaku tersebut. Intimidasi yang dialami anggota keluarganya pun terjadi tanpa mengenal waktu.

"Enggak jelas. Bilangnya 'sakit hati', tapi enggak pernah dengar langsung dari mulut pelakunya. Malah keluarga kami dikatain pengangguran, padahal kami kerja semua," jelasnya.

Novita bercerita, gesekan dengan tetangga di samping rumah sudah terjadi sejak 2019 setelah keluarga pelaku pindah ke lokasi tersebut. Setiap akhir pekan, pelaku kerap singgah ke rumah orang tuanya yang berada di sebelah kanan kediaman Suraji.

Gangguan mulai terjadi secara intens sejak 2022 dalam bentuk intimidasi verbal dengan kata-kata kasar, pelemparan sampah, minyak jelantah, dan telur ke area rumah korban.

Mediasi antara keluarga korban dan pelaku telah beberapa kali dilakukan sejak saat itu. Upaya tersebut difasilitasi mulai dari tingkat rukun tetangga (RT) hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

baca juga

Namun, selama proses mediasi, Novita menilai keluarga pelaku tidak kooperatif, tidak merasa bersalah, serta kerap menyampaikan pernyataan yang tidak masuk akal atau tidak dapat dibuktikan. Menurutnya, tidak pernah ada inisiatif dari pelaku maupun keluarganya untuk meminta maaf di luar forum mediasi.

"Tidak ada inisiatif (minta maaf). Dari keluarga mereka nggak merasa mereka bersalah. Makanya saya sebagai anak hanya bisa mendukung keluarga saya sendiri," katanya.

Kasus tersebut sempat dilimpahkan ke Dinas Sosial tingkat kelurahan. Namun, Dinas Sosial tidak dapat mengambil tindakan atau menjemput pelaku karena adanya surat penjaminan dari pihak keluarga pelaku.

Keluarga korban kemudian memutuskan melaporkan kasus tersebut langsung ke Polres Metro Depok pada 15 Juli 2026. Sebelumnya, laporan di tingkat Polsek hanya berujung pada arahan untuk kembali menempuh jalur mediasi.

Hingga berita ini ditulis, keluarga korban belum dimintai keterangan resmi secara tertulis di Polres dan masih menunggu undangan pemeriksaan.

Pada 2024, kakak laki-laki Novita pernah terlibat pertengkaran fisik hingga terluka akibat dilempari beling oleh pelaku. Tak hanya itu, kakak perempuan pelaku juga disebut sempat mencoba menabrak ibu Novita menggunakan sepeda motor di depan rumah korban.

"Jadi dua orang (pelaku) sebenarnya. Cuma saya fokusnya ke yang satu dulu ya yang umur 26 tahun," kata Novita.

Tekanan Psikis dan Rasa Tak Aman

Novita mengungkapkan berbagai bentuk intimidasi tersebut membuat ibunya mengalami tekanan psikis yang berat, mulai dari stres hingga sering jatuh sakit.

Bahkan, pada 15 Juli 2026 yang bertepatan dengan hari ulang tahun sang ibu sekaligus hari terjadinya insiden pengrusakan pagar, ibunya mengalami trauma berat dan takut keluar rumah.

Adik Novita yang masih berusia 6 tahun juga harus selalu diawasi saat bermain di luar rumah. Sementara itu, Suraji kerap harus mendadak meminta izin tidak masuk kerja atau diminta segera pulang setelah menerima telepon dari keluarga ketika situasi di rumah dinilai genting.

"Semoga ditangani seadil-adilnya. Ada efek jera atau kejelasan dari anak tersebut," katanya, berharap proses hukum yang mulai berjalan di kepolisian pada Senin (20/7/2026).

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege

Berkaca dari Kasus Viral di Depok, Punya Tetangga Baik adalah Privilege

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 15:45 WIB

Menguak Trauma dan Keberanian Grace dalam Novel Project Hail Mary

Menguak Trauma dan Keberanian Grace dalam Novel Project Hail Mary

Your Say | Minggu, 19 Juli 2026 | 11:50 WIB

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 13:44 WIB

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

Kasus Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm Perlindungan Anak di Era Digital

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:41 WIB

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

Bom Rakitan di MAN 3 Padang Jadi Alarm, Pakar Minta Sekolah Perkuat Ruang Dialog

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:43 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:48 WIB

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

Teror Bom di SD Srengseng, Wakil Ketua Komisi X Desak Polisi Usut Tuntas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:45 WIB

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:57 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

Terkini

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Didukung Bebi Romeo dan Once Mekel, Janner Clay Siahaan Rilis 6 Karya Sekaligus

Entertainment | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:41 WIB

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

DBL Indonesia Buka Musim Baru dengan Gebrakan Besar, 31 Kota Jadi Rumah bagi Para Pengejar Mimpi

Sport | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:40 WIB

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

Hasto Kritik TNI-Polri Ikut Awasi Pajak: Penyalahgunaan Kekuasaan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:37 WIB

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

3 Lipstik Inez yang Halal dan Tahan Lama, Warnanya Intens dan Tak Bikin Bibir Kusam

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:35 WIB

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

×