BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB
BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono. (Suara.com/Lilis Varwati)
baca 10 detik
  • Kepala BGN Sudaryono menyatakan 116 juta penduduk Indonesia mengalami kekurangan asupan kalori dan protein di Jakarta pada Rabu.
  • Pemerintah mempercepat intervensi gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis guna mengatasi masalah kekurangan pangan dan stunting tinggi.
  • BGN memprioritaskan pembangunan serta pengaktifan dapur MBG di wilayah dengan prevalensi stunting tinggi dan sangat tinggi.

Suara.com - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan sekitar 116 juta penduduk Indonesia masih mengalami kekurangan asupan kalori dan protein.

Kelompok tersebut berasal dari 40 persen penduduk pada kuintil 1 dan 2 yang dinilai masih menghadapi persoalan kecukupan pangan.

Menurut Sudaryono, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan pemerintah mempercepat intervensi gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di wilayah dengan angka stunting tinggi.

"Sebanyak 40 persen penduduk Indonesia, di kuintil 1 dan 2 itu ada yang di bawah garis, mengalami kekurangan kalori dan protein. Mohon maaf kasarannya kurang makan. Ini menyedihkan, tapi ini realita yang juga harus kita hadapi," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Ia mengatakan, jumlah masyarakat yang mengalami kekurangan asupan gizi itu bahkan mencapai 40 persen dari total populasi Indonesia.

"Bahwa 40 persen itu kira-kira 116 juta orang kita itu kemudian kurang makan atau lapar. Jadi yang dimakan lebih sedikit daripada aktivitas dia. Ini satu realita ya," ujarnya.

Selain persoalan kekurangan kalori dan protein, Sudaryono juga menyoroti masih tingginya prevalensi stunting di sejumlah daerah.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang diterimanya dari Kementerian Kesehatan, masih terdapat ratusan kabupaten/kota dengan prevalensi stunting tinggi hingga sangat tinggi.

Makan Bergizi Gratis (jabarprov.go.id)
Makan Bergizi Gratis (jabarprov.go.id)

"Saya dapat datanya dari Kementerian Kesehatan, berdasarkan SSGI tahun 2024 ya, peta sebaran prevalensi stunting di Indonesia di tahun 2024. Ada 20 kabupaten/kota terendah, 182 kabupaten sedang, 220 kabupaten/kota tinggi, dan 92 kabupaten/kota sangat tinggi," ungkapnya.

baca juga

Karena itu, BGN akan memprioritaskan pembangunan dan pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di wilayah dengan angka stunting tinggi dan sangat tinggi.

Ia menjelaskan, pemetaan lokasi dapur MBG akan disesuaikan dengan daerah yang memiliki prevalensi stunting tinggi. Jika di suatu wilayah sudah tersedia dapur, BGN akan segera mengaktifkannya.

Sementara untuk daerah yang belum memiliki fasilitas tersebut akan menjadi prioritas pengembangan.

"Jadi nanti ada beberapa dapur, ada beberapa SPPG, ini kita lihat yang tinggi dan sangat tinggi stuntingnya ini, kemudian di mana, kita lihat sudah ada nggak dapur di situ, kalau ada segera kita aktifasi, kalau belum dan lain-lain kita fokus ke situ dulu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Siapkan Portal MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu dan Gizi Anak

BGN Siapkan Portal MBG, Orang Tua Bisa Pantau Menu dan Gizi Anak

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:23 WIB

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

Sudaryono Tutup 833 Dapur MBG, Tapi Akar Masalahnya Belum Tersentuh

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 12:22 WIB

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

DPR Minta BGN Terbitkan Aturan Tertulis Larangan Dapur MBG Pakai MinyaKita dan Gas Melon

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:31 WIB

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

Percakapan Lodewyk Pusung dengan Istri jadi Bukti Kasus Korupsi MBG

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:05 WIB

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

BGN Siapkan Sistem Digital, Orang Tua Bisa Pantau Menu MBG

News | Senin, 27 Juli 2026 | 20:53 WIB

Terkini

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

BGN Sebut 116 Juta Warga Indonesia Masih Kurang Makan, Daerah Stunting Tinggi Jadi Prioritas MBG

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:45 WIB

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

Dinasti Jokowi Belum Habis! Kaesang Berpeluang Melenggang ke Senayan Lewat 'Kandang Banteng'

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa

Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa

Sulsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:43 WIB

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Pria Sumsel Tega Cabuli Anak Bawah Umur di Lampung Utara, Foto Polos Jadi Senjata Teror

Lampung | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:40 WIB

Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai

Ekspansi ke DIY, VinFast Resmikan Dealer Perdana di Sleman dan Promo Bebas Biaya Tukar Baterai

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:36 WIB

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

KPK Kejar Jejak Setoran Rp4,1 Miliar, Saksi Kasus Etik Suryani Mulai Diperiksa

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:34 WIB

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

Analisa: Kenapa Iran Rugi Besar karena Arab Saudi Diserang PMF Irak dan Houthi Yaman?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:30 WIB

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

Geisz Chalifah Dipanggil KPK, Kasus Gratifikasi Tambang Batu Bara Rita Widyasari Kembali Bergulir

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pekerja Bangunan di Blitar Meregang Nyawa Saat Memlester Dinding, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jatim | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:27 WIB

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

A Spoonful of the Sea, Tradisi Ulang Tahun Korea yang Menghangatkan Hati

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:25 WIB

×