Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 31 Juli 2026 | 15:07 WIB
Amerika Gagah di Perang Iran Tapi Lagi Rapuh di Dalam Negeri, Kenapa Bisa Begitu?
Bursa Saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Trump kehabisan opsi ekonomi untuk menekan inflasi dan harga BBM menjelang pemilu sela.

  • Konflik militer di Iran dan kebijakan tarif impor menjadi pemicu utama kenaikan harga barang.

  • Partai Demokrat memanfaatkan krisis biaya hidup warga untuk menggalang dukungan suara pada pemilu.

"Ada berbagai hal yang sedang terjadi di negara kita yang belum pernah disaksikan oleh siapa pun sebelumnya."

Strategi kampanye Partai Demokrat mulai menyoroti lonjakan biaya hidup sebagai isu sentral pemilu sela. Di sisi lain, Trump menepis kecemasan warga terkait keterjangkauan harga dan menolak mengubah pendekatan militer di Iran.

Pengamat politik New York University, Jonathan Nagler, menilai arah dukungan pemilih sangat bergantung pada kondisi finansial yang dirasakan langsung secara harian.

"Semakin baik kondisi ekonomi, semakin baik pula kinerja petahana," kata Nagler.

Ia menyebutkan bahwa harga bahan bakar menjadi beban yang terhubung langsung dengan kebijakan Gedung Putih.

“Partai Demokrat dapat menarik hubungan yang sangat jelas antara keputusan Trump untuk berperang melawan Iran dengan kenaikan harga BBM. Hal itu sangat mudah dijelaskan kepada masyarakat dengan cara yang cukup meyakinkan,” kata Nagler.

Di lain pihak, Kepala Ekonom KPMG Diane Swonk menilai akumulasi inflasi telah menggerus daya beli mayoritas warga secara signifikan.

“Dan hal itu kemungkinan besar tidak akan berubah dalam beberapa bulan mendatang, mengingat masih ada dampak lanjutan dari perang di Iran yang akan terus terasa—terutama terkait panen musim gugur dan harga pangan, yang dampaknya akan berlanjut hingga tahun 2027—serta adanya gencatan senjata yang tidak stabil dan kerusakan pada kapasitas kilang,” ungkap Swonk.

Ia memperingatkan bahwa penetapan tarif dagang baru berpotensi memicu biaya administrasi tambahan dan kenaikan harga di tingkat konsumen.

baca juga

Pelonggaran tarif dagang membutuhkan waktu lama untuk berdampak pada harga barang di tingkat ritel secara nyata. Harker menilai tidak ada alat ekonomi instan yang sanggup mengendalikan dinamika di Teluk Persia sebelum pemilu dimulai.

Langkah Penyesuaian suku bunga oleh The Fed pada September mendatang diprediksi tidak membawa dampak cepat bagi publik sebelum November.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan janji kampanye Trump yang mengklaim dapat menghapus inflasi secara drastis.

Jajak pendapat terbaru CNN mencatat 65 persen warga menganggap kebijakan presiden memperburuk perekonomian, sementara tingkat kepuasan kinerjanya merosot ke angka 34 persen. Data Pew Research Center memperlihatkan mayoritas responden menilai kondisi ekonomi nasional berada pada kategori sedang hingga buruk.

Pemimpin Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, menuding tarif impor dan perang sebagai akar masalah kenaikan harga kebutuhan harian.

“Kita perlu mengaitkan apa yang dirasakan masyarakat sehari-hari—seperti kenaikan harga sewa, bahan makanan, dan biaya utilitas—secara langsung dengan pilihan-pilihan yang telah diambil oleh Trump dan Partai Republik,” kata juru bicara Demokrat, Vidhya Jeyadev.

Persoalan inflasi AS berakar dari tingginya harga energi global pasca-eskalasi militer di Timur Tengah yang merusak rantai pasok minyak dunia. Ketegangan diperparah oleh penetapan tarif impor baru yang menaikkan biaya logistik dan operasional bisnis domestik.

Perbedaan tajam antara pertumbuhan bursa saham dan kondisi riil masyarakat memperlebar jurang ketimpangan ekonomi di tingkat akar rumput.

Bagi sebagian besar pemilih, ketidakmampuan upah mengimbangi kenaikan harga barang pokok menjadi alasan utama menurunnya tingkat kepercayaan terhadap pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi

Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:18 WIB

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:08 WIB

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI

Foto | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:07 WIB

Terkini

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

3 Calon Rektor Unila Lolos ke Final: Dr Budiyono Memimpin, Suara Menteri 35 Persen Jadi Penentu

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:43 WIB

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

Pengakuan Bayu Setiadi, Dibayar Jadi Mahasiswa Palsu Undira di Acara Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bahlil Minta KKKS Lambat Kembalikan Konsesi Migas ke Negara

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Dari Toko Sembako Jadi Agen BRILink, Kisah Sri Asih Bantu Permudah Transaksi Warga Kutoarjo

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Perluas Cerita, The Remarried Empress Rilis Side Story dan Kisah Alternatif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Rosan Tampik Danantara Hadir untuk Ambil Proyek Swasta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Daya Tarik Keuangan Syariah Jadi Pendorong Transformasi Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

Shame on You Raffi Ahmad! Dosen UBSI Protes Keras Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:24 WIB

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Strategi Emiten Sawit Hadapi Masalah Sosial Imbas Karhutla

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:22 WIB

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad Pesan Lawan Hoaks, Tapi Ada Mahasiswa Palsu di Acara Deklarasi Sumpah Pemuda

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×