Wali Kota Ceuta Juan Jesus Vivas mengonfirmasi bahwa terdapat 60.000 orang yang masuk ke wilayahnya dari Maroko hanya dalam kurun satu hari.
Peristiwa eksodus massal ini memakan korban jiwa sedikitnya 57 imigran yang tewas dalam upaya menyeberangi jalur berbahaya tersebut.
Sebagian besar rombongan kini telah dipulangkan, dengan sekitar 48.300 orang di antaranya tercatat sudah kembali ke wilayah Maroko.
Insiden ini menambah panjang ketegangan geopolitik dan pengelolaan krisis imigrasi antara otoritas Spanyol dan Maroko di perbatasan Afrika.