Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Muhamad Yasir

Senin, 24 Agustus 2026 | 07:13 WIB
Gempa M 5,2 Guncang NTT Pagi Ini, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Titik koordinat gempa yang terjadi Manggarai, NTT, Senin (24/8/2026). ANTARA/X/@bmkg/ilhamkausar
baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 5,2 mengguncang Ruteng, Manggarai, NTT, pada Senin, 24 Agustus 2026 pagi.
  • BNPB mencatat 91 orang meninggal dunia dan 1.286 warga mengalami luka-luka akibat rangkaian besar yang melanda NTT sebelumnya.
  • Sebanyak 5.688 gempa susulan terjadi di wilayah NTT dan diperkirakan masih berlangsung beberapa pekan.

Suara.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin (24/8/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Gempa terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di titik koordinat 8,30 Lintang Selatan dan 120,62 Bujur Timur atau sekitar 38 kilometer timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.

"Tidak berpotensi tsunami," tulis BMKG melalui akun resmi X.

Gempa terbaru ini terjadi di tengah rangkaian aktivitas seismik yang masih berlangsung di wilayah NTT pascagempa besar yang sebelumnya mengguncang kawasan Flores.

91 Orang Meninggal, Ribuan Warga Terluka

Sebelumnya, jumlah korban meninggal akibat gempa di NTT terus bertambah.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Minggu (23/8/2026), sedikitnya 91 orang meninggal dunia, bertambah empat orang dibandingkan laporan sehari sebelumnya.

baca juga

Korban meninggal tersebar di tujuh kabupaten/kota. Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban terbanyak, yakni 32 orang. Disusul Manggarai Timur dengan 31 korban dan Nagekeo sebanyak 14 orang.

Selain itu, enam korban meninggal tercatat di Sikka, lima orang di Ngada, dua orang di Ende, dan satu orang di Manggarai Barat.

Dari total korban meninggal, 40 orang merupakan laki-laki dan 48 perempuan. Sementara tiga korban lainnya masih dalam proses identifikasi.

Gempa juga menyebabkan sedikitnya 1.286 orang mengalami luka-luka.

Berdasarkan kelompok usia, korban meninggal terdiri atas 39 lansia, empat batita, satu balita, 12 anak dan remaja, serta 35 orang dewasa.

BNPB mencatat sebagian besar korban meninggal akibat dampak langsung gempa, termasuk tertimpa bangunan yang roboh. Sementara sisanya meninggal akibat dampak tidak langsung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tak Saling Salahkan soal Asap Karhutla

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:57 WIB

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

Dari Jepang, Kolombia, hingga NTT: Daftar 'Gempa Besar' Selama Agustus 2026

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Terkini

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Biaya Perang AS-Iran Telan Rp583 Triliun dalam 6 Bulan, Bikin AS di Ambang Krisis?

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:37 WIB

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:36 WIB

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Ribuan Warga di Kepri Terjangkit ISPA, Madrasah Belajar dari Rumah Akibat Kabut Asap

Batam | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:35 WIB

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

Kemenhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Karhutla, Bisa Berujung Pidana

News | Rabu, 16 September 2026 | 13:26 WIB

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Batas Minimal Harga Saham Rp1 Diterapkan Akhir September

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

10 Dampak Pencemaran Air dan Tanah bagi Kehidupan Organisme

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah sebagai Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 13:25 WIB

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 13:24 WIB

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang

Malang | Rabu, 16 September 2026 | 13:22 WIB

×