Pengamat Wanti-wanti Demo Warga Pati Ditunggangi, Singgung Strategi 'Nabok Nyilih Tangan'

Bangun Santoso, Hiskia Andika Weadcaksana

Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:08 WIB
Pengamat Wanti-wanti Demo Warga Pati Ditunggangi, Singgung Strategi 'Nabok Nyilih Tangan'
Ilustrasi demonstrasi. (Pexels.com/Mohamed Elamine M'siouri)
baca 10 detik
  • Guru Besar UMY Ridho Al-Hamdi menyatakan aksi demonstrasi warga Pati pada 26 Agustus 2026 berpotensi ditunggangi pihak yang tidak menyukai Presiden Prabowo Subianto.
  • Ridho menjelaskan strategi politik tersebut menggunakan istilah nabok nyilih tangan agar pihak berkepentingan bisa menyampaikan tekanan tanpa tampil sebagai pelaku utama.
  • Munculnya massa pendukung pemerintah di tengah situasi tersebut merupakan bagian dari pertarungan opini publik melalui penggunaan buzzer di era digital.

Suara.com - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Ridho Al-Hamdi, mengingatkan adanya potensi aksi warga Pati ditunggangi kepentingan politik.

Menurutnya, aksi demonstrasi merupakan hak warga negara, tetapi momentum tersebut rawan dimanfaatkan pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda dari tuntutan awal massa.

"Ya itu (demo warga Pati) bagian dari hak warga negara untuk melakukan demo. Tapi biasanya dari setiap demo-demo gitu biasanya pasti ada pihak yang menunggangi," kata Ridho kepada Suara.com, Rabu (26/8/2026).

Ridho menilai pihak yang tidak menyukai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dapat memanfaatkan aksi warga Pati sebagai momentum untuk menyampaikan kepentingannya.

Ia menyebut pola tersebut bukan sesuatu yang baru dalam dinamika politik karena kelompok tertentu dapat masuk melalui isu yang sedang ramai tanpa tampil sebagai aktor utama.

"Yang menunggangi itu ya yang mengambil kesempatan. Misal orang yang enggak suka sama Prabowo ya akan memanfaatkan momentum Pati ini gitu," ujarnya.

Menurut Ridho, praktik semacam itu dapat dianalogikan dengan istilah Jawa 'nabok nyilih tangan' (nabok pinjem tangan).

Pihak yang memiliki kepentingan tidak perlu tampil langsung sebagai pelaku utama, tetapi menggunakan kelompok lain sebagai kendaraan untuk menyampaikan tekanan politik sehingga risiko politik tidak sepenuhnya diarahkan kepada mereka.

"Kalau seandainya bahasa Jawanya kan nabok nyilih tangan. Kalau dia langsung nabok kan dia jadi sasarannya kan? Maka ya nyilih tangan, nyilih tangane Pati, nyilih tangane yang lain, nyilih tangan itu. Itu strategi yang jitu," tuturnya.

baca juga

Dengan menggunakan momentum aksi warga, pihak tertentu dapat memperoleh keuntungan politik tanpa harus secara terbuka berada di barisan depan demonstrasi.

Ridho kemudian mengaitkan pola tersebut dengan gaya politik yang pernah dilakukan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Ia menyebut praktik menggunakan pihak lain untuk menghadapi lawan sebagai salah satu bentuk strategi politik yang memungkinkan aktor utama tidak menjadi sasaran langsung.

Di sisi lain, Ridho turut menyoroti munculnya massa yang menunjukkan dukungan kepada Prabowo di tengah situasi tersebut.

Menurutnya, pengerahan massa pro-pemerintah maupun aktivitas pendukung di ruang publik merupakan bagian dari dinamika pertarungan opini yang semakin kuat di era digital.

"Ya biasa toh, namanya buzzer ya pasti lah kalau itu ya. Begitulah pertarungan di era sekarang. Ya pasti pemerintah, penguasa membutuhkan buzzer juga untuk membuat framing publik bahwa ya banyak juga yang mendukung dia gitu," ujarnya.

Menurut Ridho, fenomena tersebut menunjukkan perubahan karakter pertarungan politik pada era disrupsi. Ridho bilang masyarakat perlu kritis terhadap setiap narasi yang muncul bersamaan dengan aksi demonstrasi.

"Itu itulah fakta dari era disruptif. Kebenaran bukan menjadi yang utama, tapi yang penting mempengaruhi opini publik itu menjadi kunci penting," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Dirugikan, Legislator NasDem Bantah Kabar Dirinya yang Usul ke Aparat Blokir Rekening Botok

Merasa Dirugikan, Legislator NasDem Bantah Kabar Dirinya yang Usul ke Aparat Blokir Rekening Botok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:43 WIB

4 Penyebab Rekening Warga Bisa 'Diblokir' Aparat, Perwakilan Massa Pati Kena yang Mana?

4 Penyebab Rekening Warga Bisa 'Diblokir' Aparat, Perwakilan Massa Pati Kena yang Mana?

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:09 WIB

Kata Pemerintah Soal Demo AMPB di DPR Besok

Kata Pemerintah Soal Demo AMPB di DPR Besok

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:03 WIB

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

Saat Geng Solo Disebut Bergerak Tunggangi Gelombang Kekecewaan Publik

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

Viral Video TNI di Mall Kelapa Gading, Ternyata Ini Tujuan Sebenarnya

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 11:20 WIB

Eks Preman Tanah Abang Warning Massa Demo DPR Besok: Jaga Jakarta Tetap Kondusif!

Eks Preman Tanah Abang Warning Massa Demo DPR Besok: Jaga Jakarta Tetap Kondusif!

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

Massa dari Pati Bakal Nginap di Depan DPR Mulai Besok Malam, Desak Koruptor Dihukum Mati

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×