Suara.com - Pengendara sepeda motor melintas di Jalan Gubernur Syarkawi yang tertutup kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Rabu (2/9/2026).
Kabut asap akibat karhutla tersebut berdampak pada terbatasnya jarak pandang bagi pengguna jalan nasional yang menjadi jalur penghubung Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Pada 1 September, karhutla terjadi di kawasan Jalan Gubernur Syarkawi, Kecamatan Kertak Hanyar. Api sempat berkobar dan menjalar hingga mendekati SPBU. Kebakaran kemudian berhasil dipadamkan, namun asap masih muncul dari bara di dalam tanah.
Hingga 2 September, luas lahan terdampak karhutla di Kabupaten Banjar mencapai sekitar 1.100 hektare. Titik rawan juga terpantau di sekitar Jalan Gubernur Syarkawi, sehingga penanganan diperkuat untuk mempercepat respons. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym]