- Presiden Prabowo Subianto menarik perhatian peserta Eastern Economic Forum 2026 di Vladivostok, Rusia, pada Kamis, 3 September 2026.
- Prabowo menyampaikan pepatah berbahasa Rusia yang menekankan pentingnya kerja sama dan kolaborasi antarnegara dalam menghadapi tantangan global.
- Presiden Rusia Vladimir Putin menyambut langsung Prabowo dan menyebut Indonesia sebagai mitra penting yang strategis di Asia Tenggara.
Suara.com - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mencuri perhatian peserta Eastern Economic Forum (EEF) 2026 di Vladivostok.
Dalam sesi pleno forum, Prabowo tiba-tiba menggunakan bahasa Rusia dan menyampaikan sebuah pepatah yang cukup populer di negara tersebut.
Prabowo mengucapkan pepatah Rusia “Odin v pole ne voin”, yang dalam bahasa Indonesia berarti “satu orang di medan perang bukanlah seorang pejuang”
Ungkapan tersebut memiliki makna bahwa seseorang akan sulit menyelesaikan persoalan besar seorang diri tanpa dukungan pihak lain.
“Odin v pole ne voin,” ujar Prabowo di hadapan peserta forum seperti dikutip dari Life.

Penggunaan bahasa Rusia secara langsung oleh Prabowo menjadi salah satu momen menarik dalam pidatonya.
Dalam bahasa Rusia, “Odin v Pole Ne Voin” terdiri dari lima kata.
Prabowo sebelumnya berbicara dalam bahasa Indonesia, sebelum secara tak terduga beralih menggunakan bahasa Rusia.
Pepatah tersebut dinilai relevan dengan pesan kerja sama yang disampaikan dalam forum internasional.
"Dalam konteks hubungan antarnegara, ungkapan itu menggambarkan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi tantangan dan mencapai tujuan bersama," ulas media Rusia.
Kehadiran Prabowo di Rusia kali ini juga menjadi kunjungan keduanya dalam kurun waktu satu tahun. Intensitas pertemuan tersebut menunjukkan hubungan Jakarta dan Moskow yang terus mendapatkan perhatian dari kedua negara.
Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya menyambut langsung Prabowo dalam rangkaian EEF 2026.
Putin menyebut Indonesia sebagai salah satu mitra penting Rusia di kawasan Asia Tenggara.
Dalam pertemuan tersebut, Putin juga menyinggung hubungan personal kedua pemimpin yang menurutnya mencerminkan semakin strategisnya hubungan Indonesia dan Rusia.
“Kita bertemu untuk kedua kalinya tahun ini. Saya sangat senang dengan hal itu,” kata Putin dikutip dari laman resmi Kremlin.
Putin juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Prabowo menghadiri EEF sebagai tamu utama.
Menurutnya, kehadiran Presiden Indonesia di Vladivostok menjadi langkah penting untuk memperkuat hubungan bilateral.