Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas

Galih Prasetyo

Kamis, 03 September 2026 | 17:41 WIB
Kedubes Iran di Indonesia Kutuk Serangan AS ke Pesta Pernikahan, Lebih dari 70 Warga Sipil Tewas
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Kedutaan Iran di Indonesia mengecam serangan AS pada 1 September 2026 yang menewaskan warga sipil.
  • Serangan tersebut menyasar kawasan sipil dan infrastruktur di beberapa provinsi Iran seperti Khuzestan dan Hormozgan.
  • Iran menilai tindakan tersebut melanggar hukum internasional serta Piagam PBB tentang kedaulatan wilayah negara.

Suara.com - Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026.

Iran menuding serangan tersebut menyasar kawasan sipil dan infrastruktur telekomunikasi di sejumlah provinsi.

Dalam pernyataan persnya, Kedutaan Iran menyebut serangan terjadi di Provinsi Khuzestan, Sistan dan Baluchestan, Hormozgan, serta Kerman.

Menurut pihak Iran, serangan itu menyebabkan sejumlah perempuan, anak-anak, dan warga sipil tewas serta terluka.

Kedutaan Iran juga menyoroti serangan yang disebut terjadi di sebuah pesta pernikahan di Kuhestak, Kabupaten Sirik, Provinsi Hormozgan.

Iran menyatakan lebih dari 70 orang tewas dan terluka dalam insiden tersebut, dengan sebagian besar korban disebut perempuan dan anak-anak.

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026. [Istimewa]
Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang disebut dilakukan Amerika Serikat terhadap sejumlah wilayah Iran pada Selasa malam, 1 September 2026. [Istimewa]

Iran menilai serangan terhadap lokasi sipil tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Kedutaan Iran secara khusus mengaitkannya dengan Pasal 2 Ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengenai larangan penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah negara lain.

“Dengan melanggar prinsip-prinsip dasar hukum internasional, khususnya Pasal 2 ayat 4 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa,” demikian pernyataan Kedutaan Besar Iran di Indonesia kepada redaksi Suara.com

baca juga

Pemerintah Iran juga menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari rangkaian serangan yang mereka klaim telah terjadi sebelumnya.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Iran menyinggung sejumlah lokasi yang disebut pernah menjadi sasaran, termasuk sekolah di Minab, Kompleks Olahraga Lamerd, rumah sakit anak penderita kanker di Ahvaz, serta asrama tentara di Iranshahr.

Selain itu, Iran menyinggung serangan terhadap fregat Dena yang menurut mereka terjadi di perairan Samudra Hindia, lebih dari 2.000 mil laut dari pantai Iran.

Kedutaan menyebut rangkaian kejadian tersebut sebagai bukti berlanjutnya tindakan agresif terhadap negaranya.

Kedutaan Iran menegaskan negaranya memiliki tekad untuk mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan nasional, dan keutuhan wilayah.

Iran juga menyampaikan pandangan mengenai negara yang menyediakan fasilitas atau wilayahnya untuk digunakan dalam serangan terhadap negara ketiga.

Menurut Kedutaan Iran, tindakan menyediakan fasilitas tersebut dapat dianggap sebagai bentuk bantuan atau keterlibatan dalam agresi.

Iran menyatakan negara yang menjadi korban memiliki hak untuk mengambil tindakan defensif terhadap sumber agresi sesuai dengan hukum internasional.

Dalam pernyataannya, Kedutaan Iran turut mengecam sikap lembaga-lembaga PBB.

Iran menilai tidak adanya tindakan tegas terhadap pelanggaran yang mereka tuduhkan kepada Amerika Serikat berpotensi semakin menggerus kredibilitas organisasi internasional tersebut.

Iran secara khusus meminta Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal PBB menjalankan tanggung jawab mereka berdasarkan Piagam PBB.

Teheran juga menyerukan negara-negara merdeka dan berdaulat, termasuk Indonesia, untuk mengecam serangan tersebut.

Kedutaan Iran meminta negara-negara lain mengambil tindakan segera untuk menghadapi apa yang mereka sebut sebagai kejahatan dan pelanggaran terhadap hukum internasional.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan sikap Teheran untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

18 Orang Dibunuh Rudal Amerika di Pesta Pernikahan Warga Iran, 108 Lainnya Luka Parah

News | Kamis, 03 September 2026 | 11:26 WIB

Ketegangan AS - Iran Mereda, Harga Minyak Mentah Dunia Merosot

Ketegangan AS - Iran Mereda, Harga Minyak Mentah Dunia Merosot

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 09:55 WIB

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

Perang AS-Iran Memanas Lagi, Tapi Harga Minyak Dunia Turun Segini

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:00 WIB

Putin ke Presiden Iran: Saya Kagum dengan Keberanian Anda Perjuangkan Kepentingan Negara

Putin ke Presiden Iran: Saya Kagum dengan Keberanian Anda Perjuangkan Kepentingan Negara

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:26 WIB

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

Rusia Bantu Iran Kembangkan Rudal Supersonik Pembobol Kapal Perang Amerika Serikat

News | Kamis, 03 September 2026 | 08:05 WIB

Terkini

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Literasi Keuangan Penting di Era Digital, Bukan Sekadar Tahu Cara Mengelola Uang

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:08 WIB

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Ratas Ekonomi di Istana, PMI Manufaktur Indonesia Tembus Level 54,0

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 06:00 WIB

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

×