Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

Muhamad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 03 September 2026 | 19:52 WIB
Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!
Ilustrasi-Ratusan siswa di kabupaten Tana Toraja diduga keracunan massal usai menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG).
baca 10 detik
  • DPR RI meminta BGN menginvestigasi mendalam terkait kasus keracunan program MBG.
  • Dukungan terhadap anggaran BGN Rp240,2 triliun harus disertai transparansi biaya, keamanan pangan, dan pengawasan program yang ketat.
  • Komisi IX DPR RI mengapresiasi kinerja manajemen BGN dalam membenahi kelembagaan lembaga yang masih baru.

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago menyoroti maraknya kasus keracunan makanan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan investigasi mendalam sebelum menyimpulkan penyebab setiap kasus.

Sorotan itu disampaikan Irma saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI bersama Kepala BGN Sudaryono di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Menurut Irma, kasus keracunan perlu ditelusuri secara menyeluruh. Dia meminta BGN tidak hanya melihat kejadian tersebut sebagai persoalan teknis, tetapi juga mengantisipasi kemungkinan adanya faktor eksternal.

"Saya minta investigasi dari BGN bisa saja terkait dengan persaingan bisnis dan lain sebagainya. Itu juga perlu menjadi antisipasi BGN ke depan terkait dengan banyaknya beberapa kasus keracunan makanan di akhir-akhir ini," ujar Irma.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pembahasan usulan pagu anggaran BGN tahun anggaran 2027 yang mencapai Rp240,2 triliun.

Irma menegaskan dukungan DPR terhadap anggaran tersebut tidak diberikan tanpa syarat. BGN diminta memastikan sejumlah aspek, mulai dari transparansi biaya hingga keamanan pangan dan pengawasan program.

"Sesuai dengan apa yang Bapak paparkan, dapat kami dukung atau saya dukung hanya jika BGN menggunakan target penerima manfaat yang konsisten, biaya per penerima yang transparan, kesiapan SPPG yang betul-betul prima, kemudian keamanan pangan, data penerima berbasis nama dan alamat, pengawasan yang proporsional, serta penyelesaian paket ITD dengan jejak audit yang utuh," jelas Irma.

Meski memberikan sejumlah catatan, Irma mengapresiasi kinerja jajaran BGN di bawah kepemimpinan Sudaryono. Dia menilai manajemen BGN telah berupaya membenahi kelembagaan yang masih tergolong baru.

"Tetapi saya terus terang mengapresiasi pengurus yang ada hari ini yang telah bekerja menurut saya luar biasa ketika membenahi ya, membenahi benang yang sangat kusut," katanya.

baca juga

Sebagaimana diketahui total pagu anggaran BGN tahun anggaran 2027 mencapai Rp240,20 triliun.

Anggaran tersebut terbagi dalam dua program utama, yakni Program Pemenuhan Gizi Nasional sebesar Rp232,88 triliun atau 96,95 persen dan Program Dukungan Manajemen sebesar Rp7,33 triliun atau 3,05 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

BGN Bakal Tempati Gedung Telkom Gatsu? DPR Langsung Cecar Minta Penjelasan

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:41 WIB

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

MUI Respons Pengasuh Ponpes Jepara yang Haramkan MBG: Konsep Sudah Bagus, Kita Kawal

News | Kamis, 03 September 2026 | 18:20 WIB

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

Bahtsul Masail NU Respons Pernyataan Kiai Jepara Sebut Program MBG Haram

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:49 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×