Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot

Muhamad Yasir

Kamis, 03 September 2026 | 20:23 WIB
Alarm Keras untuk Prabowo! 1.742 Siswa dan Guru Keracunan MBG, Tata Kelola Bobrok Disorot
Siswa yang diduga keracunan hidangan makan bergizi gratis (MBG) menjalani perawatan medis di Gedung Serba Guna (GSG) Kantor Desa Cibodas, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (29/10/2025). [ANTARA FOTO/Abdan Syakura/nz]
baca 10 detik
  • ICW mencatat 1.742 penerima program MBG keracunan di berbagai daerah pada Juli hingga September 2026.
  • Kasus keracunan berulang disebabkan oleh lemahnya pengawasan serta sanksi administratif yang dinilai terlalu ringan.
  • ICW mendesak Presiden Prabowo menghentikan program MBG karena lebih banyak menimbulkan kerugian.

Suara.com - Sebanyak 1.742 penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan mengalami keracunan sepanjang Juli hingga September 2026. Korban tersebar di Sidoarjo, Agam, Nganjuk, Sleman, Lasem, dan Bener Meriah, mulai dari siswa hingga tenaga pendidik.

Data tersebut disampaikan Indonesia Corruption Watch (ICW). Koordinator Divisi Edukasi Publik ICW Nisa Zonzoa mengatakan jumlah korban itu belum mencakup kasus keracunan MBG yang terjadi di Jayapura dan Lembang.

Menurut Nisa, berulangnya kasus tersebut semestinya menjadi alarm bagi pemerintah untuk mengevaluasi tata kelola program yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

"Keracunan ini bukan kali pertama terjadi, tetapi ini merupakan kejadian yang berulang. Ribuan siswa sudah menjadi korban keracunan sejak program ambisius ini diluncurkan," kata Nisa melalui keterangan tertulis yang diterima Suara.com pada Kamis, (3/9/2026).

Nisa menduga berulangnya kasus keracunan tidak terlepas dari lemahnya penindakan terhadap pelanggaran. Dia menilai pelanggar selama ini cenderung hanya dikenai sanksi administratif.

Selain persoalan pengawasan, Nisa menyoroti besarnya anggaran MBG yang menurutnya belum diimbangi transparansi memadai. Kondisi itu dinilai berpotensi membuka ruang penyalahgunaan anggaran dalam rantai pengadaan dan pelaksanaan program.

"Setiap persoalan dalam pelaksanaan MBG tidak hanya dilihat sebagai kelalaian teknis, tetapi juga diperiksa kemungkinan adanya penyalahgunaan anggaran, konflik kepentingan, atau praktik korupsi dalam rantai pengadaan dan pelaksanaannya," ungkapnya.

ICW pun meminta pemerintah mengevaluasi kembali prioritas anggaran MBG.

Mereka bahkan mendesak agar anggaran operasional program tersebut dialihkan untuk penanganan bencana di Aceh, Sumatera, NTT, dan Kalimantan yang dinilai memiliki urgensi lebih besar.

baca juga

Atas berbagai persoalan tersebut, ICW mendesak Presiden Prabowo menghentikan program MBG yang mereka nilai justru lebih banyak menimbulkan mudarat.

Reporter: Alif Bintang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

Kasus Keracunan MBG Disorot, BGN Diminta Investigasi Dugaan Persaingan Bisnis!

News | Kamis, 03 September 2026 | 19:52 WIB

Sidang Bahtsul Masail: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Biayai MBG, Laksanakan Putusan MK pada 2027

Sidang Bahtsul Masail: Anggaran Pendidikan Tak Boleh Biayai MBG, Laksanakan Putusan MK pada 2027

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:27 WIB

Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240,2 Triliun! Rp7 Triliun untuk Gaji dan Tunjangan

Anggaran BGN 2027 Tembus Rp240,2 Triliun! Rp7 Triliun untuk Gaji dan Tunjangan

News | Kamis, 03 September 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×