- Habib Rizieq menyerukan masyarakat melawan preman dalam ceramah tanggal 31 Agustus 2026.
- Ia mendesak Presiden Prabowo membubarkan organisasi preman yang diduga dikerahkan saat demonstrasi.
- Ia meminta aparat keamanan menangkap pimpinan kelompok preman tersebut untuk diproses hukum.
Suara.com - Habib Rizieq Shihab menyerukan masyarakat untuk berani melawan dan mengusir kelompok yang disebutnya sebagai preman.
Seruan tersebut disampaikan saat berceramah pada 31 Agustus 2026. Dalam ceramah tersebut, Rizieq menyoroti dugaan pengerahan preman dalam rangkaian aksi demonstrasi yang berlangsung pada 27 Agustus 2026.
“Ayo saudara, siap lawan preman, siap usir preman," kata Habib Rizieq dikutip dalam video YouTube Pecinta Habaib, Jumaat (4/9/2026).
Habib Rizieq mengklaim dirinya telah menyampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan aparat keamanan agar tidak mengerahkan preman untuk menghadapi massa demonstrasi.
Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pendapat melalui aksi unjuk rasa.
“Saya sudah sampaikan di antaranya kepada Bapak Presiden, kita nasihati tolong ditahan aparatnya, jangan mengerahkan preman,” ujar Habib Rizieq.
Habib Rizieq menegaskan penanganan terhadap massa demonstrasi yang melakukan kerusuhan merupakan kewenangan aparat kepolisian, bukan kelompok preman.
“Kalau misalkan massa demo terus rusuh, tugas polisi untuk membubarkan mereka, bukan tugas preman,” katanya.
Ia kemudian menyoroti dugaan pengerahan kelompok preman dalam aksi tersebut.
Habib Rizieq mengaku terkejut dengan adanya kelompok yang disebutnya dikerahkan dalam jumlah besar.
“Apa preman diserahkerahkan? Kaget saya, ada preman lima truk dengan bambu runcing dikerahkan,” ucapnya.
![Anggota Brimob Polda Metro Jaya menaiki motor untuk membubarkan massa yang menggelar aksi di depan gedung DPR di kawasan Slipi, Jakarta, Kamis (27/8/2026). [ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/28/18070-demo-dpr-27-agustus-demo-27-agustus.jpg)
Selain menyerukan masyarakat untuk melawan dan mengusir preman, Habib Rizieq juga meminta pemerintah mengambil tindakan tegas terhadap organisasi yang disebutnya sebagai organisasi preman.
“Saya minta kepada Bapak Presiden, begitu juga menteri-menteri yang terkait, organisasi preman tersebut bubarkan,” tegas Habib Rizieq.
Ia juga meminta aparat menangkap pimpinan kelompok yang disebutnya sebagai preman tersebut dan memprosesnya secara hukum.
“Pimpinan premannya tangkap, jebloskan ke penjara,” ujarnya.