Media Inggris: Letusan Gunung Anak Krakatau Bikin 270 Ribu Penumpang Pesawat Terlantar

Pebriansyah Ariefana

Senin, 07 September 2026 | 15:41 WIB
Media Inggris: Letusan Gunung Anak Krakatau Bikin 270 Ribu Penumpang Pesawat Terlantar
Sejumlah calon penumpang antre untuk pengajuan pengembalian tiket dan bagasi di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026). [ANTARA FOTO/Auliya Rahman/nym]
baca 10 detik
  • Erupsi Anak Krakatau melumpuhkan penerbangan dan menelantarkan 270 ribu penumpang di pelbagai bandara.

  • Penutupan empat bandara diperpanjang akibat paparan abu vulkanik yang membubung belasan ribu meter.

  • Pihak otoritas memberlakukan zona bahaya 3 kilometer dan tes ruang udara berkala.

Suara.com - Erupsi Gunung Anak Krakatau memicu kelumpuhan penerbangan massal yang membuat 270.000 penumpang terlantar akibat penutupan operasional empat bandara utama. Pembatalan lebih dari 2.000 penerbangan ini memperpanjang masa penutupan ruang udara hingga Senin pukul 18.00 WIB.

Gelombang calon penumpang yang gagal terbang terpaksa mengubah rencana perjalanan secara mendadak demi menembus barikade abu vulkanik. Sebagian warga bahkan memilih moda transportasi darat untuk keluar dari jebakan penundaan jadwal yang tidak pasti.

Kondisi darurat ini tidak hanya memicu antrean panjang pengembalian dana tiket di Bandara Soekarno-Hatta, tetapi juga menghentikan aktivitas persekolahan secara tatap muka. Jalur pelayaran di sekitar Selat Sunda pun turut mengalami gangguan serius akibat paparan debu tebal.

Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Lampung, saat erupsi, Sabtu (5/9/2026).
Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, Lampung, saat erupsi, Sabtu (5/9/2026).

Finna, seorang penumpang yang sejatinya terbang dari Malang menuju Jakarta pada Minggu pagi, menggambarkan kepanikan massa di area bandara.

"Suasana sangat padat karena penumpang dari penerbangan pagi sudah menumpuk, sementara mereka yang dijadwalkan untuk keberangkatan belakangan masih tidak tahu apa yang akan terjadi," ujar perempuan berusia 46 tahun tersebut, dikutip dari BBC Internasional, Senin (7/9/2026).

"Kami semua terpaku pada layar informasi penerbangan."

Enggan terjebak dalam ketidakpastian yang berlarut-larut, Finna memutuskan mengalihkan perjalanannya menaiki dua rangkaian kereta api antarkota hingga sampai di Jakarta pada Senin dini hari.

Perjuangan serupa dirasakan para wisatawan mancanegara yang terpaksa membatalkan seluruh agenda agenda kegiatan lapangan mereka.

"Semua orang tampaknya memeras otak [mencari opsi transportasi alternatif]," kata Jo Shaw, seorang pengunjung yang datang bersama badan amal konservasi Save the Rhino International.

baca juga

"Terjebak di hotel bandara adalah ketidaknyamanan yang relatif kecil yang mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam beberapa hari," tambah Shaw yang lebih mengkhawatirkan kondisi tim lapangan di kawasan rawan bencana.

Nasib apes juga menimpa pasangan pengantin baru asal Malaysia yang baru saja menyelesaikan liburan mereka di Bali.

"Apa yang akan kami lakukan di sini selama lima hari lagi? Kami hanya menyiapkan cukup uang untuk bulan madu kami dan [seharusnya] pulang kemarin," kata Amir Hamzah kepada kantor berita Malaysia, Bernama.

"Kami pikir kami hanya akan tidur di bandara selama beberapa jam dan kemudian naik penerbangan pagi untuk pulang [pada hari Senin]. Kami tidak pernah menyangka akan berakhir terjebak di sini selama berhari-hari," tutur pria berusia 29 tahun itu.

Semburan abu vulkanik tercatat membumbung tinggi hingga mencapai ketinggian 6.000 meter ke arah Jawa dan 15.000 meter menuju wilayah Sumatra serta Banten.

BMKG memetakan letusan terbaru gunung api di tengah laut tersebut terjadi pada Minggu malam pukul 20.23 WIB. Pemerintah belum bisa memastikan rentang waktu penghentian sementara aktivitas penerbangan komersial di kawasan terdampak.

Sebagai langkah antisipasi bahaya keselamatan, warga dilarang mendekati area kawah aktif dalam radius 3 kilometer. Peta pelayaran internasional di Selat Sunda juga steril dari lalu lintas kapal pada jarak aman yang sama dari pusat letusan.

Anak Krakatau merupakan gunung api aktif yang lahir di area kaldera sisa letusan dahsyat Gunung Krakatau pada tahun 1883. Muncul dari permukaan laut sejak awal abad lalu, gunung ini kerap menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik secara berkala.

Rekam jejak bencana terburuk terjadi pada Desember 2018 ketika sebagian tubuh gunung runtuh dan memicu tsunami hebat. Peristiwa longsoran material setinggi 70 hingga 90 meter itu menewaskan lebih dari 400 jiwa di sepanjang pesisir Sumatra dan Jawa.

Secara geologis, keberadaan Anak Krakatau berada tepat di dalam lintasan Pacific Ring of Fire atau Cincin Api Pasifik. Kawasan sabuk vulkanik sepanjang 40.000 kilometer ini membentang dari ujung Amerika Selatan hingga wilayah Selandia Baru.

Wilayah jalur patahan aktif dunia ini menampung sekitar 90 persen aktivitas gempa bumi global. Sebanyak 75 persen gunung berapi aktif di bumi atau sekitar 452 gunung beradanya di dalam zona rawan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Liburan Berujung Tertahan di Lombok, Erupsi Krakatau Bikin Pelancong Ini Gagal Hadiri Acara Penting

Liburan Berujung Tertahan di Lombok, Erupsi Krakatau Bikin Pelancong Ini Gagal Hadiri Acara Penting

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

Mobil Baret Akibat Abu Vulkanik? Ini Perbandingan Ongkos Poles Body dan Cat Ulang

Mobil Baret Akibat Abu Vulkanik? Ini Perbandingan Ongkos Poles Body dan Cat Ulang

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 15:06 WIB

Apa Akibat jika Gunung Anak Krakatau Meletus?

Apa Akibat jika Gunung Anak Krakatau Meletus?

Tekno | Senin, 07 September 2026 | 15:15 WIB

Terkini

Minyak Mentah Meroket, Apakah Harga BBM Domestik Bakal Ikut Naik?

Minyak Mentah Meroket, Apakah Harga BBM Domestik Bakal Ikut Naik?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:44 WIB

Arti 3 Jari Telunjuk Tengah Manis, Ini Asal Usul Simbol Perlawanan Three-Finger Salute

Arti 3 Jari Telunjuk Tengah Manis, Ini Asal Usul Simbol Perlawanan Three-Finger Salute

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:33 WIB

Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri

Fenomena Tren Hopping: Ambisi Kekinian yang Merusak Identitas Diri

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:30 WIB

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Apakah Viva Whitening Cream Bisa Memutihkan Wajah? Ini Cara Pakai agar Hasilnya Maksimal

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:23 WIB

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Kapan Awal Puasa 2027? Simak Hitung Mundur dan Jadwal Perkiraannya

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 13:20 WIB

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

Raffi Ahmad Tak Tahu soal Deklarasi Dihadiri Mahasiswa Bodong, Bintang Emon: Berarti Dimanfaatin!

News | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Tak Hanya Menyembuhkan, 5 Dokter ini juga Bagikan Inspirasi Lewat Tulisan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:15 WIB

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Rantai Pasok Impor BBM Dipangkas, Pemerintah Janji Pengadaan Energi Lebih Efisien

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 13:14 WIB

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sambut 500 Tahun Ibu Kota, Jakarta One Running Gelar Seri Perdana di SCBD

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 13:05 WIB

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Cheongdam International High School Tayang 2027, Ini Daftar Pemain Utamanya

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 13:00 WIB

×