Di China, Mantan Gubernur Terbukti Korupsi Rp 388 Miliar Langsung Divonis Mati, Hak Politik Dicabut

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2026 | 14:45 WIB
Di China, Mantan Gubernur Terbukti Korupsi Rp 388 Miliar Langsung Divonis Mati, Hak Politik Dicabut
Ilustrasi hukuman mati. (Antara/ist)
baca 10 detik
  • Jin Xiangjun divonis hukuman mati dengan penangguhan dua tahun atas korupsi 148 juta RMB.

  • Terdakwa bersikap kooperatif dan menyerahkan aset sehingga terhindar dari eksekusi mati secara langsung.

  • Praktik suap Jin berlangsung sejak 2004 hingga 2025 dengan memanfaatkan berbagai jabatan strategis.

Suara.com - Pengadilan Menengah Kota Xinyang mengganjar mantan Gubernur Shanxi Jin Xiangjun hukuman mati dengan penangguhan dua tahun akibat skandal suap senilai 148 juta RMB. Putusan ini praktis membuka peluang bagi mantan pejabat tinggi tersebut untuk lolos dari eksekusi langsung jika berkelakuan baik.

Langkah hukum terhadap Jin menandai ketegasan baru Beijing dalam membongkar praktik kejahatan jabatan yang merugikan keuangan negara hingga Rp388 miliar. Hakim juga mencabut hak politik Jin seumur hidup serta menyita seluruh aset pribadinya untuk kas negara.

Otoritas peradilan menetapkan status penangguhan ini karena sebagian tindak pidana penerimaan suap tersebut masih berstatus percobaan. Selain itu, pengakuan jujur terdakwa di hadapan penyidik menjadi pertimbangan utama yang memperringan vonis akhir.

"Tindakan terdakwa Jin Xiangjun merupakan tindak pidana penerimaan suap dengan jumlah yang sangat besar, yang telah menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi kepentingan negara dan rakyat. Berdasarkan kesalahannya, ia seharusnya dijatuhi hukuman mati," demikian disebutkan.

"Karena itu, hukuman mati tidak perlu segera dilaksanakan," demikian putusan hakim.

Jejak korupsi Jin terentang panjang selama dua dekade sejak paruh pertama 2004 hingga April 2025. Posisinya yang terus menanjak dari Wali Kota Yulin hingga Gubernur Shanxi menjadi alat komodifikasi kekuasaan.

Ia secara konsisten memperdagangkan pengaruh jabatan demi keuntungan pribadi maupun kelompok pengusaha tertentu. Berbagai kemudahan proyek konstruksi, izin operasional bisnis, hingga promosi jabatan publik ia jual kepada pihak pemilih modal.

Transaksi gelap ini dilakukan Jin secara langsung maupun memanfaatkan perantara tepercaya. Pengadilan mencatat akumulasi dana dan barang haram yang ia kantongi mencapai angka fantastis melebihi 148 juta RMB.

Sisa aset hasil kejahatan yang belum tersita bakal terus dilacak oleh aparat penegak hukum China. Seluruh bunga serta keuntungan yang lahir dari uang suap tersebut wajib diserahkan bulat-bulat ke kas negara.

baca juga

Sistem hukum China mengatur mekanisme pengubahan hukuman mati yang ditangguhkan menjadi penjara seumur hidup. Syarat utamanya adalah terdakwa tidak boleh melakukan tindak pidana baru selama dua tahun masa percobaan.

Jika syarat tersebut terpenuhi dan terdakwa menunjukkan perilaku baik, vonis seumur hidup bahkan bisa dikurangi kembali. Celah hukum inilah yang kini mengamankan nyawa Jin dari regu tembak.

Proses persidangan terbuka yang bergulir sejak 11 Juni 2026 akhirnya sampai pada ketetapan final. Di hadapan majelis hakim dan publik, Jin menyampaikan pernyataan penyesalan mendalam atas aksi korupsinya.

Sikap kooperatif Jin yang membeberkan fakta-fakta baru di luar temuan awal penyidik menjadi penentu selamatnya ia dari eksekusi. Pemerintah China mengembalikan seluruh barang bukti yang telah disita kembali ke pangkuan negara.

Penjatuhan sanksi berat kepada Jin Xiangjun menambah daftar panjang pejabat teras China yang tersandung kasus korupsi. Langkah ini sejalan dengan kampanye pembersihan birokrasi yang digalakkan pemerintah pusat secara masif.

Jin sebelumnya memegang posisi kunci sebagai Wakil Sekretaris Komite Partai sekaligus Gubernur Provinsi Shanxi. Pengaruh politiknya yang sangat kuat sempat membuat praktik rasuah ini bertahan hingga puluhan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

Saksi Sebut Tak Ada Aliran Dana USD271.500 ke Yaqut, Pengacara Soroti Surat Dakwaan Jaksa

News | Rabu, 09 September 2026 | 14:06 WIB

Kasus Korupsi Dana Iklan Bank Daerah, KPK Periksa Eks Dirut

Kasus Korupsi Dana Iklan Bank Daerah, KPK Periksa Eks Dirut

News | Rabu, 09 September 2026 | 11:44 WIB

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

Sidang Kasus Haji: Dua Saksi Bantah Yaqut Cholil Qoumas Terima Uang USD 271 Ribu

News | Rabu, 09 September 2026 | 07:59 WIB

Terkini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Serba Salah Jadi Multifandom: Niat Cari Hiburan, Malah Terjebak Perang Antar-Fandom

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 10:38 WIB

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Pasar Valas Dibayangi Gejolak, September Jadi Bulan Penuh Risiko

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:35 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Pertumbuhan Ekonomi RI Diproyeksi Capai 5,2% pada 2026

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:33 WIB

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

6 Serum Tranexamic Acid untuk Melasma dan PIH, Mulai Rp34 Ribuan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil

News | Senin, 14 September 2026 | 10:30 WIB

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

3 Orang Ditembak Mati Jelang Pemilu Perdana di Bangsamoro Filipina

News | Senin, 14 September 2026 | 10:28 WIB

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

8 Lip Balm Berwarna untuk Bibir Hitam, Murah Bikin Tampak Segar Natural

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 10:25 WIB

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

18 Kapal dan 1 Helikopter Dikerahkan Cari Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Senin, 14 September 2026 | 10:24 WIB

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Wacana Wajib Rekening Bank untuk Warga, Ekonom Ingatkan Ancaman dan Beban APBN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:17 WIB

×