- Ketua Program Studi S2 Ilmu Politik FISIP UNAIR, Airlangga Pribadi Kusman, meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto.
- Sebelum wafat, almarhum sempat menjalani perawatan medis dalam kondisi koma akibat mengalami masalah tekanan darah tinggi
- Rektor UNAIR Muhammad Madyan menyampaikan belasungkawa serta mengenang almarhum sebagai sosok dosen yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
Suara.com - Kabar duka datang dari Universitas Airlangga (UNAIR). Airlangga Pribadi Kusman, dosen sekaligus Ketua Program Studi S2 Ilmu Politik FISIP UNAIR, meninggal dunia pada Rabu (9/9/2026).
Airlangga Pribadi atau yang akrab disapa Mas Angga berpulang di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, civitas akademika UNAIR, hingga para kolega yang selama ini mengenal kiprahnya di dunia akademik dan politik.
Informasi yang dihimpun menyebut Airlangga sempat dirawat di RSPAD Gatot Subroto dalam kondisi koma setelah mengalami masalah tekanan darah tinggi. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.
Kabar wafatnya Airlangga turut disampaikan keluarga besar UNAIR. Ucapan duka dan doa pun mengalir untuk almarhum.
Rektor UNAIR Muhammad Madyan menyampaikan belasungkawa atas kepergian Airlangga. Ia mengenang almarhum sebagai sosok dosen yang memiliki dedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Angga adalah termasuk dosen yang berdedisikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Airlangga,” ungkap Madyan.
Jejak Akademik Airlangga Pribadi
Airlangga Pribadi lahir di Jombang pada 23 November 1976. Ketertarikannya terhadap studi sosial dan politik mengantarkannya menempuh pendidikan hingga meraih gelar Doctor of Philosophy in Politics dari Murdoch University, Australia, pada 2016.
Sepulang dari Australia, ia mengabdikan diri sebagai akademisi di Departemen Politik FISIP UNAIR. Selain mengajar, Airlangga dikenal aktif mengkaji berbagai persoalan politik dan demokrasi di Indonesia.
Pandangan dan analisisnya kerap hadir dalam pemberitaan media massa nasional, forum akademik, serta berbagai diskusi publik. Ia dikenal sebagai akademisi yang kritis dan konsisten menyuarakan pandangannya mengenai demokrasi, keadilan sosial, dan dinamika politik Indonesia.
Bagi kolega dan civitas akademika UNAIR, Airlangga bukan sekadar pengajar. Ia juga merupakan intelektual yang aktif membawa kajian politik ke ruang publik.
Jenazah Airlangga Pribadi disemayamkan di rumah duka di Villa Inti Persada Blok D3 Nomor 4, Pamulang.
Keluarga dan civitas akademika UNAIR turut mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa bagi almarhum.