Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 11 September 2026 | 10:36 WIB
Penerbangan di Bandara Sydney Lumpuh karena Kekurangan Personel Air Traffic Controller
Defisit personel menara pengawas memicu penundaan dan pembatalan penerbangan di Bandara Sydney. (CNA)
baca 10 detik
  • Defisit petugas navigasi udara menyebabkan penundaan dan pembatalan penerbangan di Bandara Sydney.

  • Pejabat Airservices Australia dipanggil Senat di tengah penyelidikan enam insiden hampir tabrakan.

  • Pihak berwenang meningkatkan perekrutan staf baru untuk mengatasi krisis kelelahan kerja personel.

Suara.com - Kekurangan personel navigasi udara memicu pembatalan serta penundaan jadwal penerbangan di Bandara Sydney pada Jumat pagi. Langkah pengalihan arus lalu lintas udara langsung diberlakukan guna menjaga keselamatan seluruh penerbangan.

Kebijakan pembatasan ruang udara tersebut akhirnya dicabut pada pukul 08.15 waktu setempat seiring membaiknya situasi operasional. Meski demikian, potensi keterlambatan hingga 10 menit masih mungkin terjadi sepanjang sisa waktu pagi.

"Airservices mengakui bahwa tindakan ATFM mungkin telah menyebabkan beberapa gangguan pada penjadwalan maskapai, dan sedang bekerja sama dengan maskapai untuk mengurangi keterlambatan dan dampak pada perjalanan penumpang sebanyak mungkin," ungkap seorang juru bicara melalui surat elektronik, dikutip dari CNA, Jumat (11/9/2026).

Lembaga navigasi Australia tersebut menyatakan terus merekrut petugas baru guna memperkuat armada operasional yang ada. Mekanisme pemanggilan personel cadangan juga disederhanakan agar bisa diaktifkan sewaktu-waktu saat keadaan darurat.

Sejumlah penerbangan milik maskapai Qantas sempat tertahan lebih dari satu jam dan enam jadwal terpaksa dibatalkan. Pengelola Bandara Sydney enggan berkomentar banyak dan mengarahkan seluruh pertanyaan kepada Airservices Australia.

Insiden keterlambatan ini mencoreng citra penerbangan Australia tepat sebelum jajaran direksi dipanggil oleh Senat. Dewan legislatif dijadwalkan memeriksa keandalan serta keterjangkauan layanan penerbangan kawasan regional hari ini.

Sorotan publik makin tajam setelah laporan media membocorkan catatan internal terkait bahaya kelelahan kerja para petugas menara pengawas. Rekaman percakapan menunjukkan adanya ancaman keselamatan serius saat dua pesawat nyaris berbenturan di udara Juli lalu.

Seorang manajer tugas dilaporkan menggambarkan situasi staf sebagai agak gila.

Peristiwa mengejutkan tersebut menjadi awal dari rangkaian enam insiden hampir tabrakan yang terjadi sepanjang bulan lalu. Biro Keselamatan Transportasi Australia kini menerjunkan tim investigasi untuk membongkar akar permasalahan penumpukan risiko keselamatan ini.

baca juga

Krisis shortage navigasi udara lokal ini mencerminkan fenomena kelangkaan tenaga ahli yang tengah melanda industri penerbangan global. Kegagalan tata kelola SDM di menara pengawas dinilai mengancam keselamatan jutaan nyawa penumpang harian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, TransNusa Siapkan Opsi Ubah Jadwal hingga Refund

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 07:13 WIB

Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan

Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan

Lifestyle | Kamis, 14 Mei 2026 | 07:18 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Gimana Nasib Jadwal Penerbangan?

Gunung Semeru Erupsi, Gimana Nasib Jadwal Penerbangan?

Bisnis | Kamis, 20 November 2025 | 16:48 WIB

Terkini

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×