- Wakil Presiden Filipina Sara Duterte hadir di Pengadilan Regional Quezon City pada Jumat, 11 September 2026.
- Pengadilan menunda pembacaan dakwaan ancaman berat setelah tim hukum Sara Duterte mengajukan mosi keberatan resmi.
- Sara Duterte menghadapi proses hukum dan pemakzulan akibat pernyataan ancaman terhadap Presiden Ferdinand Marcos Jr.
Pengacara Sara Duterte, Paul Lawrence Lim, membenarkan bahwa Pengadilan Regional Quezon City Cabang 98 menunda proses tersebut.
Ia tidak menjelaskan secara rinci alasan permohonan karena menyangkut hal yang dianggap sensitif dan demi menghormati pengadilan.
“Kami meminta agar pembacaan dakwaannya ditunda karena sejumlah alasan. Pengadilan mengabulkan permintaan tersebut,” kata Lim.
Lim mengatakan proses tersebut untuk sementara dihentikan sambil pengadilan mempertimbangkan mosi yang diajukan pihaknya.
“Untuk sementara, selagi pengadilan masih mempertimbangkan mosi kami, pembacaan dakwaan belum akan dilanjutkan,” ujarnya.