Gara-gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan

M Nurhadi

Jum'at, 11 September 2026 | 11:25 WIB
Gara-gara Yaman, Konflik AS-Iran Masuki Babak yang Jauh Lebih Mengerikan
Iran mendatangkan 400 unit sistem pertahanan udara portabel buatan China dalam beberapa pekan mendatang untuk memperketat benteng udara jarak pendek.
baca 10 detik
  • Kelompok Houthi merebut kota Mocha di Yaman pada Kamis untuk memperkuat cengkeraman strategis mereka di Laut Merah.
  • Penguasaan wilayah tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia secara ekstrem serta menekan popularitas Presiden AS Donald Trump.
  • Departemen Keuangan AS meluncurkan sanksi baru guna memutus aliran dana perang Iran akibat eskalasi konflik maritim ini.

Suara.com - Kelompok Houthi yang berafiliasi dengan Iran dilaporkan telah merebut kendali atas kota pelabuhan Mocha di Yaman pada Kamis. Berdasarkan keterangan sumber militer, pasukan tersebut kini terus berekspansi menyusuri pesisir Laut Merah menuju kepulauan strategis.

Pergerakan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan ekspektasinya bahwa perang dengan Iran akan berakhir usai pemilu sela (midterm elections) AS.

Sumber militer pemerintah Yaman menyebutkan bahwa manuver ini memperkuat cengkeraman Houthi atas Selat Bab el-Mandeb, yang merupakan pintu keluar selatan Laut Merah dan salah satu rute pelayaran terpenting di dunia, serta menjangkau Kepulauan Hanish.

Jika Houthi berhasil mendominasi jalur air yang berada di sisi berlawanan dari Selat Hormuz tersebut, Iran akan meraup keuntungan strategis yang masif dalam perangnya melawan Amerika Serikat.

Penguasaan rute ini berpotensi melumpuhkan koridor transit utama kedua dan memicu lonjakan harga minyak dunia secara ekstrem.

Kondisi ini juga dinilai akan menyulitkan langkah Trump untuk mencari jalan keluar dari perang, yang mana telah menggerus prospek elektoral Partai Republik menjelang pemilu sela November mendatang. Tingginya harga bahan bakar akibat konflik ini telah menekan popularitas Trump ke titik terendah.

Meski demikian, dalam wawancaranya dengan Fox News, Trump menegaskan ia tidak menyesali keputusannya terkait perang Iran.

"Jika saya harus mengulangnya, saya akan melakukan hal yang persis sama," ujarnya, dilansir via Reuters.

Di sisi lain, pusat koordinasi operasi kemanusiaan Houthi merilis pernyataan bahwa navigasi di Laut Merah aman bagi seluruh perusahaan pelayaran, terkecuali kapal-kapal milik Arab Saudi.

baca juga

Hal ini menjadi pukulan telak bagi Riyadh. Sebagai pengekspor minyak terbesar dunia, Arab Saudi sangat bergantung pada rute Laut Merah sejak eskalasi konflik Iran efektif menutup akses Selat Hormuz.

Merespons ancaman tersebut, pasukan pemerintah Yaman dan sekutunya kini tengah direlokasi ke selatan menuju Dhubab, di seberang Pulau Perim. Penguasaan atas Dhubab dan pulau tersebut dinilai sebagai kunci utama untuk mempertahankan selat.

Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB pada Kamis, Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Hans Grundberg, memperingatkan komunitas internasional agar segera bertindak mengatasi "fase baru yang lebih berbahaya" dalam perang Yaman.

Keberhasilan Houthi menguasai Mocha memberi mereka kehadiran langsung di salah satu selat paling vital di dunia, yang secara serius mengancam kebebasan navigasi kelautan.

Perwakilan AS dalam pertemuan tersebut, Jenifer Neidhart de Ortiz, secara tajam menuding Houthi bertindak sebagai "agen dan alat Iran". Ia menegaskan bahwa eskalasi ini tidak dapat diterima dan pihak-pihak yang memfasilitasinya harus bertanggung jawab.

Menanggapi tekanan, Kementerian Luar Negeri Iran menyerukan dialog dan menyebut konflik Yaman tidak dapat diselesaikan melalui blokade atau aksi militer, meski mereka tidak menyinggung perannya sendiri.

Padahal, sumber dari pemerintah Yaman, Iran, maupun regional mengonfirmasi bahwa ekspansi Houthi pekan ini dipandu langsung oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran.

Guna mencegah krisis yang makin liar, Pakistan dikabarkan telah menyampaikan peringatan dari Arab Saudi kepada Iran agar mengendalikan kelompok Houthi. Namun, seorang pejabat senior Iran menyatakan bahwa balasan dari Tehran adalah: "Iran tidak mengendalikan Houthi."

Dampak Ekonomi dan Sanksi Lanjutan

Kekhawatiran atas terganggunya rute pasokan maritim langsung berimbas hebat pada pasar komoditas. Harga minyak mentah Brent melonjak hingga 4 persen melampaui USD 105 per barel pada Kamis. Di AS, harga rata-rata solar nasional tembus melampaui USD 6 per galon untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Konflik maritim ini terjadi di tengah gelombang serangan balasan terbesar antara AS dan Iran terhadap pelayaran di Teluk. Guna memutus aliran dana perang Tehran, Departemen Keuangan AS meluncurkan sanksi baru terhadap entitas pendukung Hizbullah dan proksi Iran lainnya melalui inisiatif "Operation Economic Outcast".

Pertempuran terbaru ini juga memukul mundur upaya pemulihan lalu lintas kapal di Selat Hormuz oleh Washington. Data pelacakan kapal menunjukkan hanya tujuh armada yang melintasi selat tersebut pada Rabu, anjlok separuh dari rata-rata perlintasan 10 hari terakhir. Eskalasi kian memanas setelah media pemerintah Iran mengklaim bahwa Angkatan Laut IRGC berhasil menyerang sebuah kapal nirawak (unmanned vessel) milik AS di pintu masuk Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584

Rupiah Masih Terkoreksi, Dolar AS Terus Melejit ke Level Rp17.584

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 10:08 WIB

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Harga Minyak Meroket! Tembus Level Tertinggi Baru Akibat Perang AS-Iran

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:29 WIB

Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah

Perang Minyak Dimulai? Iran Dituduh Dalangi Serangan Houthi di Laut Merah

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 08:07 WIB

Terkini

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×