- Jenderal TNI Maruli Simanjuntak terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB PJSI periode 2026–2030 di Jakarta pada Jumat, 11 September 2026.
- Di bawah kepemimpinan sebelumnya, judo Indonesia sukses meloloskan atlet ke Olimpiade Paris 2024 serta meningkatkan prestasi di SEA Games.
- Maruli menghadapi tantangan baru untuk meningkatkan prestasi judo Indonesia agar mampu meraih kemenangan di panggung Olimpiade dunia.
Pembinaan di dalam negeri pun diperbesar. Kasad Cup XV 2024 diikuti lebih dari 700 peserta, sedangkan Kejurnas Judo Piala Kasad XVI 2026 diikuti 1.424 atlet, menjadi rekor peserta sepanjang penyelenggaraan kejuaraan tersebut.
Namun, capaian itu sekaligus membuat tantangan Maruli pada periode keduanya menjadi lebih berat.
Menurut Egy, setelah Indonesia berhasil kembali ke Olimpiade, ukuran keberhasilan berikutnya tidak lagi berhenti pada kehadiran atlet di pesta olahraga terbesar dunia.
"Setelah kembali ke Olimpiade, tantangannya sekarang bukan lagi sekadar hadir di Olimpiade. Indonesia harus mulai bermimpi menang di sana," ujarnya.
Tantangan tersebut mencakup regenerasi atlet, peningkatan kualitas pelatih, sports science, jam terbang internasional hingga kesempatan bertanding di negara-negara dengan tradisi judo kuat.
Maruli juga disebut telah menjajaki kerja sama latihan dengan negara-negara kuat judo Asia seperti Kazakhstan dan Uzbekistan.
Pada akhirnya, periode kedua Maruli di PB PJSI bukan lagi sekadar soal mempertahankan capaian yang sudah diraih. Ada target yang lebih tinggi setelah judo Indonesia berhasil menemukan kembali jalannya ke panggung Olimpiade.
"Dahulu seorang komandan menggendong Maruli yang baru menjadi juara. Hari ini, sebagai Kasad dan Ketua Umum PB PJSI, justru Maruli yang harus menggendong mimpi ribuan judoka Indonesia menuju podium dunia," pungkas Egy.