- Tim SAR gabungan memperluas area pencarian delapan warga yang hilang di Selat Sunda pada hari ketujuh, Senin (14/9/2026).
- Basarnas mengerahkan 18 kapal dan satu helikopter untuk menyisir wilayah seluas 6.649 NM persegi dengan fokus khusus di Sektor X.
- Delapan korban yang dicari terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal yang berangkat menuju Gunung Anak Krakatau.
Sementara berdasarkan informasi PVMBG, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Hingga saat ini belum terdapat tanda-tanda erupsi kembali.
Delapan warga tersebut sebelumnya berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.
Mereka terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal.
Lima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhistiro Pranoto dari iNews, Firman Daus dari Anadolu, serta Donal Husni yang merupakan jurnalis lepas.
Sementara tiga kru kapal yakni Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai Anak Buah Kapal (ABK), serta Heriyanto sebagai pemandu.