- Warga Kudus berunjuk rasa menuntut pelibatan UMKM lokal dalam program Makan Bergizi Gratis pada hari Senin.
- Bupati Kudus dan perwakilan pengunjuk rasa menandatangani kesepakatan untuk mengevaluasi tata kelola program serta pengelolaan limbah.
- Pemerintah Kabupaten Kudus mencatat terdapat ratusan satuan pelayanan gizi yang melayani puluhan ribu penerima manfaat.
Data resmi daerah mencatat terdapat 17.182 UMKM di Kabupaten Kudus pada 2021. Jumlah tersebut terdiri atas 16.290 usaha mikro, 789 usaha kecil, dan 103 usaha menengah.
Sementara pada 2022, jumlah usaha mikro tercatat mencapai 16.784 unit.
Selain persoalan keterlibatan UMKM, Pemkab Kudus akan mengevaluasi pengelolaan limbah dapur MBG.
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) akan dilibatkan untuk mengecek sanitasi dan pengelolaan limbah di setiap SPPG.
SPPG yang telah menjalani pemeriksaan nantinya diberikan stiker sebagai penanda bahwa pengecekan telah dilakukan.
Pemkab Kudus juga menyiapkan mekanisme pengaduan masyarakat terkait pelaksanaan MBG. Setiap laporan yang masuk ditargetkan mendapat tindak lanjut maksimal dalam waktu 2x24 jam.
Usai aksi, Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama perwakilan pengunjuk rasa menandatangani kesepakatan terkait sejumlah tuntutan yang disampaikan.