- Menteri HAM Natalius Pigai meminta data jumlah personel TNI dan Polri di Papua dibuka agar publik bisa mengukur kecukupan perlindungan bagi warga sipil.
- Pigai menyebut warga Papua tidak pernah menang di pengadilan saat berhadapan dengan warga non-Papua serta menilai aparat kepolisian tidak berlaku adil.
- Aparat penegak hukum diminta memberikan perlindungan secara setara kepada seluruh masyarakat.
Pigai juga mengungkapkan kesan yang menurutnya muncul di masyarakat Papua mengenai keberpihakan aparat ketika terjadi persoalan antara warga Papua dan non-Papua.
"Selama ini terkesan, ini kesan saya sebagai orang Papua, terkesan seperti itu. Karena semua ketika orang Papua berhadapan dengan non-Papua, aparat itu selalu melindungi yang non-Papua. Orang Papua merasa tidak adil," katanya.
Pigai pun layangkan kritik mengaitkan persoalan tersebut dengan tuntutan agar masyarakat Papua bersikap non-diskriminatif.
"Ketika kita meminta orang Papua berlaku non-diskriminatif, sementara kita sudah lakukan rasisme dan diskriminatif terhadap orang Papua. Kita meminta berlaku adil, sementara kita tidak melakukan keadilan bagi orang Papua. Kita tidak lakukan equal," kritiknya.