Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bangun Santoso, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB
Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pesan mendalam dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.
baca 10 detik
  • Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pesan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026.
  • Ia mengajak meneladani keberanian politik generasi 1928 untuk menghadapi ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi global saat ini.
  • Dasco menegaskan persatuan harus diwujudkan melalui efektivitas tata kelola negara serta pengambilan kebijakan publik yang adil.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyampaikan pesan mendalam dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Melalui tayangan video resmi peringatan tersebut, Dasco mengajak seluruh elemen bangsa untuk meneladani keberanian politik generasi 1928 di tengah bayang-bayang ketidakpastian geopolitik dan geokonomi global yang kian mengancam.

Dasco mengenang kembali momen bersejarah 28 Oktober 1928 saat para pemuda dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan organisasi berkumpul melintasi perbedaan demi melahirkan komitmen bersama.

"Hari ini kita memperingati 98 tahun Sumpah Pemuda. Pada 28 Oktober 1928, pemuda dari berbagai daerah, suku, dan organisasi datang membawa perbedaan. Mereka tidak sepakat dalam segala hal, tetapi mereka sepakat tentang suatu yang lebih penting: tanah air yang satu, bangsa yang satu, dan bahasa persatuan, Indonesia," kata Dasco lewat tayangan video dikutip Suara.com, Rabu (28/10/2026).

Ia menekankan, bahwa persatuan yang digagas oleh pemuda era tersebut lahir dari kesadaran mendalam akan pentingnya perjuangan bersama, bukan karena situasi saat itu mudah untuk dilalui.

"Mereka tidak menunggu keadaan menjadi mudah untuk bersatu. Mereka bersatu justru karena menyadari bahwa masa depan tidak mungkin diperjuangkan sendiri-sendiri. Itulah keberanian politik generasi 1928: menempatkan cita-cita bangsa di atas batas kelompok. Dan keberanian semacam itu kembali dituntut dari kita hari ini," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Pimpinan DPR RI ini menyoroti situasi dunia saat ini yang sedang terombang-ambing oleh ketegangan geopolitik dan geoekonomi.

Menurutnya, konflik di kawasan seperti Timur Tengah tidak lagi menjadi isu lokal, melainkan membawa dampak langsung yang dirasakan oleh masyarakat Indonesia hingga ke tingkat rumah tangga.

"Dunia saat ini sedang bergerak dalam ketidakpastian geopolitik dan geoekonomi. Ketegangan di Timur Tengah merambat jauh melampaui wilayah konflik—ke harga energi, biaya pengangkutan, rantai pasok, inflasi, dan akhirnya ke dapur keluarga Indonesia," tuturnya.

baca juga

Selain persaingan kekuatan besar dan perubahan arah perdagangan dunia, Dasco menguraikan berbagai ancaman multidimensional di kawasan regional.

Mulai dari dinamika Laut Cina Selatan, kejahatan lintas batas, perang proksi, disinformasi, hingga ancaman siber dan bencana ekologis yang saling bertaut menguji daya tahan negara.

"Belum lagi perang proksi, disinformasi, dan tekanan ekonomi yang dapat menggerus persatuan tanpa satu tembakan pun dilepaskan," ungkapnya.

"Bencana kebakaran hutan dan lahan, asap lintas batas, banjir, cuaca ekstrem, serta ancaman pangan memperlihatkan bahwa keselamatan rakyat dan keamanan negeri kini saling bertaut," tambahnya.

Lebih lanjut, Dasco menegaskan, bahwa makna persatuan di era modern tidak boleh sebatas retorika atau slogan semata.

Ia mendorong agar persatuan tersebut diejawantahkan dalam efektivitas tata kelola negara dan pengambilan kebijakan publik.

"Karena itu, persatuan tidak boleh berhenti menjadi semboyan. Ia harus menjelma menjadi kemampuan negara dalam mengambil keputusan yang tepat, cepat, dan adil," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spanduk Raksasa Karhutla Mahasiswa di Dukuh Atas: Hutan Bukan Milik Oligarki

Spanduk Raksasa Karhutla Mahasiswa di Dukuh Atas: Hutan Bukan Milik Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

Mahasiswa Saling Dorong dengan Polisi di Dukuh Atas, Massa Teriakkan Revolusi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 16:37 WIB

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

Malaysia Tawarkan Pesawat dan Teknisi Pemadam Karhutla, BNPB Masih Kaji Kebutuhan Operasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:53 WIB

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Dalih Buka Lahan Bikin Satwa Mati Terpanggang, Jangan Biarkan Korporasi Cuci Tangan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Gegara Karhutla hingga Banjir Sumatra, Suahasil Tambah Anggaran TKD 2026 Jadi Rp 720 T

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:28 WIB

Di Balik Pekatnya Asap Karhutla: Siapa Saja Korporasi Raksasa dan Gurita Bisnis yang Bermain?

Di Balik Pekatnya Asap Karhutla: Siapa Saja Korporasi Raksasa dan Gurita Bisnis yang Bermain?

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Dua Wajah Indonesia: Sibuk Kejar Dolar Turis, Lalai Urus Kabut Asap

Dua Wajah Indonesia: Sibuk Kejar Dolar Turis, Lalai Urus Kabut Asap

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Terkini

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

Bahas Ketegangan Geopolitik dan Karhutla, Dasco: Persatuan Jangan Cuma Berhenti di Semboyan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Hanyut di Sungai Langkat Ditemukan Meninggal Dunia

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

Bukan Menolak, 64 Persen Perokok Aktif Justru Setuju Harga Rokok Naik!

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:34 WIB

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

AUTO Raup Laba Bersih Rp1,80 Triliun, Tumbuh 14,7 Persen

Otomotif | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:33 WIB

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Literasi Digital Indonesia: Jago Scroll, Gampang Terkecoh

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

Buntut Polemik Ijazah Gibran, Syarat Ijazah Capres-Cawapres Diusulkan Dihapus di RUU Pemilu

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:29 WIB

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:28 WIB

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Menkeu Suahasil Klaim Kontribusi APBN ke PDB RI Cuma 15%

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×