Memanfaatkan Energi Listrik, Pengusaha Penggilingan Padi di Lombok Tengah Berhasil Tekan Biaya Produksi

Suara NTB

Rabu, 05 Juli 2023 | 19:16 WIB
Memanfaatkan Energi Listrik, Pengusaha Penggilingan Padi di Lombok Tengah Berhasil Tekan Biaya Produksi
Seorang pelaku usaha penggilingan padi di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, menunjukkan sistem kelistrikan yang dipakai dalam menjalankan usahanya. (Sumber foto: PLN)

NTB.Suara.com - PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Provinsi NTB memberikan dorongan signifikan bagi para petani melalui program Electrifying Agriculture yang inovatif dan efisien.

Program electrifying agriculture merupakan salah satu inovasi PLN dengan pemanfaatan energi listrik di sektor agrikultura seperti pertanian, perikanan, perkebunan serta peternakan yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.

Program tersebut kini telah memberikan nilai manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di sektor agrikultura dengan memberikan akses listrik andal dan terjangkau yang kemudian berdampak positif pada peningkatan keuntungan mereka.

Haji Lahprozi, warga Dusun Pengeot Desa Kelebuh, Kabupaten Lombok Tengah sekaligus pemilik usaha UD. Sari Kerupuk, memanfaatkan listrik PLN untuk menjalankan bisnis penggilingan padi. Dia mampu meningkatkan volume produksi dan efisiensi biaya.

"Alhamdulillah, saat ini kami telah memanfaatkan listrik dari PLN. Sangat terasa bedanya. Kalau dulu pada saat masih menggunakan mesin solar, kami hanya bisa menghasilkan 6 ton, namun kini kami dapat memproduksi 10 ton dalam sehari," tuturnya.

Hal senada juga dikatakan Haji Junaidi, pemilik mesin penggiling padi di Lombok Tengah yang telah menjalankan usahanya sejak 2008.

"Listrik PLN ini lebih murah dan bersih. Kalau pakai mesin solar lebih mahal, bising dan kotor. Selain itu, dulu untuk sekali produksi, saya harus merogoh kocek lebih dalam untuk membayar tiga jerigen solar senilai Rp900 ribu. Sekarang setelah memakai listrik PLN, saya hanya perlu membayar sekitar Rp600 ribu untuk seminggu," ucapnya.

Haji Junaidi berharap PLN bisa tetap konsisten memasok listrik andal guna mendukung usahanya. Terlebih, ia bisa memproduksi hingga 15 ton untuk menggiling padi dalam satu hari. 

Sementara itu, General Manager PLN UIW Provinsi NTB, Sudjarwo mengatakan pogram Electrifying Agriculture berfungsi sebagai solusi kelistrikan yang komprehensif untuk mendukung sektor agrikultura.

baca juga

Melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang memadai, memungkinkan petani untuk mengakses listrik dengan mudah dan menjalankan kegiatan pertanian dengan lebih efisien.

Sejak diluncurkan, kata dia, program Electrifying Agriculture telah menghasilkan keuntungan yang cukup besar bagi para pengusaha tani. Dengan adanya akses listrik yang andal, para petani dapat mengoptimalkan usahanya dan mampu memberikan dorongan yang signifikan bagi pengusaha tani dalam mengembangkan usahanya. 

Selain peningkatan keuntungan, program Electrifying Agriculture juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup para pelaku usaha agrikultura. 

"Penggunaan listrik memungkinkan mereka menggunakan peralatan modern, memperpanjang waktu operasional dan mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual. Dengan demikian, program ini juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan mobilitas sosial di komunitas pertanian," pungkas Sudjarwo. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawa Ribuan Detonator Bom, Warga Alas Sumbawa Ditangkap Tim Baharkam Polri

Bawa Ribuan Detonator Bom, Warga Alas Sumbawa Ditangkap Tim Baharkam Polri

Ntb | Rabu, 05 Juli 2023 | 18:43 WIB

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Santri Nahdlatul Ulama di NTB Inginkan Muhaimin Iskandar jadi Bakal Calon Presiden

Ntb | Rabu, 05 Juli 2023 | 18:18 WIB

Jalur-Jalur Pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok

Jalur-Jalur Pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok

Ntb | Selasa, 04 Juli 2023 | 16:27 WIB

Terkini

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:08 WIB

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:06 WIB

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:03 WIB

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:00 WIB

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang

Banten | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:57 WIB

×