Kawasaki Ninja 150 SS, Obat Ganteng Gus Iqdam

Suara NTB

Sabtu, 30 September 2023 | 18:39 WIB
Kawasaki Ninja 150 SS, Obat Ganteng Gus Iqdam
Gus Iqdam menunggangi Kawazaki Ninja 150 SS. (Instagram)

NTB.suara.com - Agus Muhammad Iqdam Kholid atau dikenal Gus Iqdam adalah pendakwah muda Nahdlatul Ulama (NU) ternyata memiliki hobi otomotif. Pria yang juga pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dan pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah dikenal sebagai kolektor Kawasaki Ninja 2-tak.

Dalam akun Instagramnya terungkap yang menjadi obat ganteng pria 30 tahun itu adalah Kawasaki Ninja 150 SS. Motor sport naked bermesin 2-tak ini, pada masanya mungkin tidak sepopuler versi full fairing-nya. Namun, jika sekarang, motor bekasnya kembali bersinar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan para pecinta motor.

"Alhamdulillah Guse tumbas motor kiambak..semoga saget damel hiburan obat lelah," begitu tulis Gus Iqdam dalam akun Instagram dikutip, Sabtu 30 September 2023. Untuk diketahui motor ini pertama kali diproduksi pada tahun 2015 dengan ciri khas stripe bodi yang mencolok pada tangki, sehingga sering disebut sebagai SS Zebra. Meskipun memiliki stiker bodi yang mencolok, spesifikasinya tetap mirip dengan model SS sebelumnya.

Tersedia dalam tiga pilihan warna menarik, yakni hijau-hitam, merah-hitam, dan kuning. Secara dimensi, motor ini memiliki ukuran 1.975 x 719 x 1.090 mm (PxLxT), sumbu roda sepanjang 1.305 mm, jarak terendah dari tanah sekitar 145 mm, dan berat 124,5 kg. Kapasitas tangki bahan bakarnya adalah 10,8 liter.

Kawasaki Ninja 150 SS mengandalkan pelek palang dengan ban berukuran 90/90-17 di bagian depan dan 110/80-17 di bagian belakang. Sistem pengeremannya menggunakan rem cakram pada kedua roda. Suspensi depannya teleskopik, sementara suspensi belakangnya adalah tipe monosok. Sayangnya, motor ini tidak dilengkapi dengan teknologi ABS.

Di bawah kap mesinnya, terdapat mesin berkapasitas 2-tak berpendingin cairan yang dilengkapi dengan teknologi Super Kips. Motor ini menggunakan karburator Mikuni VM28. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 30,1 PS pada 10.500 rpm, dengan torsi mencapai 21,6 Nm pada 9.000 rpm.

Kawasaki Ninja 150 SS berada di kasta terendah dalam keluarga Ninja 150, di bawah Kawasaki Ninja 150 RR dan Kawasaki Ninja 150 R. Perbedaan utamanya adalah pada bentuk batok lampu depan. Ninja 150 SS masih mempertahankan desain lampu bulat yang memberikan kesan klasik pada motor ini, sementara bodi belakangnya tetap relatif sama.

Pada tahun 2015, motor ini dijual dengan harga sekitar Rp 28 juta on the road di Jakarta. Namun, saat ini, harganya bisa jauh lebih tinggi karena banyak yang mengincar motor ini, terutama para kolektor. (*)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nissan Livina Gen-2 Rasa Xpander, Bodi Berat & Mesin Kurang Mantap

Nissan Livina Gen-2 Rasa Xpander, Bodi Berat & Mesin Kurang Mantap

Ntb | Jum'at, 29 September 2023 | 16:55 WIB

Bikin Minder, Spek dan Harga Vespa Kongo Ex Brigade Garuda

Bikin Minder, Spek dan Harga Vespa Kongo Ex Brigade Garuda

Ntb | Jum'at, 29 September 2023 | 16:40 WIB

Terkini

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:04 WIB

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:53 WIB

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

BNI Sekuritas Buka Suara soal Dugaan Perundungan yang Seret Nama Pegawai di Media Sosial

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:52 WIB

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Fashion Show dari Limbah hingga Bazar UMKM Ramaikan Alun-alun Cilegon

Banten | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Ketika Penyandang Disabilitas Didorong Membangun Bisnis Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:48 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Baru Korupsi Asuransi Fiktif PT Pelni Rp263 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:44 WIB

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 21:42 WIB

×