Indonesia Terapkan EURO 4 di 2018, Permintaan Gaikindo Meleset

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Selasa, 04 April 2017 | 20:17 WIB
Indonesia Terapkan EURO 4 di 2018, Permintaan Gaikindo Meleset
Ilustrasi mesin bensin. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah mengeluarkan regulasi yang mewajibkan mobil bermesin bensin yang meluncur mulai September 2018 harus berstandar emisi EURO 4. Asosiasi pabrikan mobil Indonesia mengaku puas dan menyambut positif regulasi itu, meski mengakui itu tak sesuai dengan permintaan awal mereka.

"Waktu itu kami meminta penerapan EURO 4 (butuh jeda waktu) dua tahun bagi model mobil yang benar-benar baru di Indonesia dan empat tahun untuk model mobil yang sudah beredar," kata Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi ketika dihubungi Suara.com, Selasa (4/4/2017).

"Saya tak bilang kami tak puas, ya. Kami menyambut positif. Tapi, mengenai waktu penerapannya, kami masih konsolidasikan dengan para anggota kami apakah ada masalah atau tidak," sambung dia.

Hal ini, ucap Yohannes, berkaitan dengan investasi tambahan yang dibutuhkan untuk mengubah segala teknologi serta sarana dan prasarana di pabrik-pabrik milik pemain-pemain di pasar roda empat Tanah Air.

Seperti diketahui, Pemerintah, melalui Kementerian Lingkungan Hidup, menerbitkan peraturan menteri mengenai pemberlakuan standar emisi gas buang EURO 4.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup nomor 20/2017 yang diteken pada 10 Maret itu mengharuskan seluruh mobil bermesin bensin yang mengaspal mulai September 2018 mesti memiliki emisi gas buang selevel EURO 4. Level ini loncat dari standar emisi gas buang saat ini di Indonesia yang masih EURO 2.

Sementara, untuk mobil bermesin diesel, pemerintah memberikan waktu empat tahun dari sekarang, atau baru pada 2021 nanti.

Standar ini membuat mobil-mobil baru itu kelak harus menenggak bahan bakar minyak dengan Research Octane Number (RON) minimal 92 atau dengan kandungan sulfur 50 ppm.

Indonesia memang sangat tertinggal dengan negara-negara lain di dunia yang sekurang-kurangnya telah menerapkan EURO 4. Thailand dan Malaysia, contohnya, telah menerapkan EURO 4. Uni Eropa bahkan sudah EURO 6 dan bersiap masuk ke EURO 7.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Strategi Mitsubishi Fuso Kawal Roadmap Implementasi Biodiesel B50

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Ambisi BMW dan Toyota Selamatkan Mesin Bensin Dari Kepunahan Lewat Teknologi Bahan Bakar Terbarukan

Ambisi BMW dan Toyota Selamatkan Mesin Bensin Dari Kepunahan Lewat Teknologi Bahan Bakar Terbarukan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:15 WIB

Tantangan Berat Kia Hadapi Rencana Biodiesel B50 di Indonesia

Tantangan Berat Kia Hadapi Rencana Biodiesel B50 di Indonesia

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 12:39 WIB

Isuzu ELF NMR Hadir dengan LED Display di GIIAS 2025

Isuzu ELF NMR Hadir dengan LED Display di GIIAS 2025

Otomotif | Rabu, 30 Juli 2025 | 20:50 WIB

KTB Serahkan Fuso Canter Euro 4 Sebagai Bahan Materi Uji Praktik Siswa SMK

KTB Serahkan Fuso Canter Euro 4 Sebagai Bahan Materi Uji Praktik Siswa SMK

Otomotif | Sabtu, 29 Maret 2025 | 14:32 WIB

Kasus Pertamax Oplosan Bisa Jadi Momentum Peningkatan Kualitas BBM ke Standar Euro 4

Kasus Pertamax Oplosan Bisa Jadi Momentum Peningkatan Kualitas BBM ke Standar Euro 4

Bisnis | Senin, 10 Maret 2025 | 14:48 WIB

Penerapan Euro 4 di Jakarta Bisa Menghemat Kesehatan hingga Rp 550 Miliar

Penerapan Euro 4 di Jakarta Bisa Menghemat Kesehatan hingga Rp 550 Miliar

Otomotif | Rabu, 20 November 2024 | 19:17 WIB

Pemerintah Diminta Segera Produksi BBM Rendah Sulfur

Pemerintah Diminta Segera Produksi BBM Rendah Sulfur

Otomotif | Kamis, 10 Oktober 2024 | 23:15 WIB

Top1 Rilis Oli Terbaru untuk Tingkatkan Performa Mesin Bensin

Top1 Rilis Oli Terbaru untuk Tingkatkan Performa Mesin Bensin

Otomotif | Rabu, 24 Juli 2024 | 11:53 WIB

Adios Mesin Bensin, Porsche 718 Cayman dan Boxster Bertransformasi Menjadi Listrik

Adios Mesin Bensin, Porsche 718 Cayman dan Boxster Bertransformasi Menjadi Listrik

Otomotif | Kamis, 11 Juli 2024 | 15:47 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×