Mobil Diesel dan Bensin Bakal Dilarang "Beredar" di India

Dythia Novianty

Senin, 15 Mei 2017 | 10:36 WIB
Mobil Diesel dan Bensin Bakal Dilarang "Beredar" di India
Stasiun pengisian ulang baterai mobil listrik. [Shutterstock]

Suara.com - NITI Aayog melaporkan bahwa adopsi lebih banyak kendaraan listrik dan dapat membantu India menghemat hampir 60 miliar dolar AS atau kisaran Rp799 triliunan, yang dialokasikan untuk biaya energi pada 2030.

Laporan di atas menjadi solusi mobilitas transformatif yang menawarkan peta jalan selama 15 tahun untuk elektrifikasi kendaraan di India. Ini merekomendasikan tiga perubahan besar, meliputi transisi dari kepemilikan kendaraan pribadi ke pengguna bersama, mulai dari kendaraan konvensional hingga kendaraan listrik, dan dari kota yang dirancang untuk mobil ke kota yang dirancang untuk manusia.

Sebuah sumber mengatakan kepada Reuters dikutip NDTV bahwa laporan ini kemungkinan akan menjadi dasar kebijakan mobil ramah lingkungan yang baru.

"Transformasi semacam itu dapat menempatkan India sebagai pemimpin global dalam mobilitas penumpang yang bersih, bersama, dan terhubung, sekaligus menetapkan model solusi rendah karbon untuk diikuti negara-negara berkembang lainnya," tulis laporan yang dibuat Rocky Mountain Institute.

Salah satu rekomendasi utama adalah membatasi pendaftaran mobil bensin dan diesel melalui undian publik, memberikan insentif fiskal dan moneter serta subsidi untuk mendorong penjualan kendaraan listrik. Selain itu juga menggunakan pendapatan pajak dari penjualan mobil bensin dan diesel untuk memasang stasiun pengisian listrik.

Dari laporan itu juga ada usulan mengurangi tingkat suku bunga dan tarif listrik untuk taksi listrik, membentuk konsorsium untuk memproduksi baterai standar dan komponen umum untuk menurunkan biaya mereka, serta membangun fasilitas penukar baterai.

Selanjutnya, sebuah laporan yang dibuat salah satu badan terkemuka India menyarankan untuk membentuk badan pengawas yang akan membuat, memperbarui, dan menyederhanakan kerangka peraturan untuk kendaraan listrik di negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Audi Juga Akan Buat Mobil Listrik Murah Pesaing Tesla Model 3

Audi Juga Akan Buat Mobil Listrik Murah Pesaing Tesla Model 3

Otomotif | Jum'at, 12 Mei 2017 | 18:16 WIB

Raksasa Cina Investasikan Rp86 T untuk Pabrik Mobil Listrik

Raksasa Cina Investasikan Rp86 T untuk Pabrik Mobil Listrik

Otomotif | Jum'at, 12 Mei 2017 | 14:50 WIB

Harga Mobil Listrik Bisa Saingi Mobil 'Kuno' setelah 2025

Harga Mobil Listrik Bisa Saingi Mobil 'Kuno' setelah 2025

Otomotif | Kamis, 11 Mei 2017 | 20:14 WIB

Bos VW: Apapun yang Tesla Lakukan, Kami Bisa Lebih Baik

Bos VW: Apapun yang Tesla Lakukan, Kami Bisa Lebih Baik

Otomotif | Rabu, 10 Mei 2017 | 17:59 WIB

Ikut Kontes Mobil Listrik Internasional, Tim UII Kekurangan Dana

Ikut Kontes Mobil Listrik Internasional, Tim UII Kekurangan Dana

Otomotif | Selasa, 09 Mei 2017 | 18:02 WIB

Finlandia Bangun Gedung Parkir Mobil Listrik Terbesar Dunia

Finlandia Bangun Gedung Parkir Mobil Listrik Terbesar Dunia

Otomotif | Senin, 08 Mei 2017 | 19:11 WIB

Terkini

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Media Vietnam Panas Bahas Adik Mitchell Baker yang Disebut Mau Gabung Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Keluarga Polisi Dihantam Tragedi: Avanza Ringsek di Tol Lampung, 6 Orang Tewas Seketika

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Drama Menit Akhir, Persib Tundukkan Garudayaksa FC

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Singapura Siapkan Opsi Nuklir Usai Indonesia Stop Ekspor Gas

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Kemenkraf Dorong Komersialisasi Penyiaran Melalui Program Akselerasi Ekonomi Kreatif

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×