Suara.com - Pengendara Lamborghini yang tidak disebutkan namanya, diketahui tertangkap basah telah memarkirkan mobilnya di tempat parkir untuk difabel. Pemilik supercar ini mengaku telah diperintahkan parkir di tempat cacat oleh petugas parkir untuk mencegah kendaraannya rusak.
Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi karena dikutip dari Bristol Post melaporkan bahwa gambar mobil mahal yang sama memarkirkan mobilnya di dua area parkir sekaligus, di tempat parkir yang berbeda. Tepatnya kali ini di tempat parkir Imperial Way Retail Park B & Q di Bishopsworth.
Lamborghini, yang bernilai lebih dari 250.000 poundsterlling atau sekitar Rp4 miliar, terlihat diparkir di bagian difabel, di tempat parkir bertingkat Cabot Circus, belum lama ini.
Pemberitahuan dari manajemen parkir ditinggalkan di bawah kaca depan kendaraan yang mengatakan bahwa mobil seharusnya tidak diparkir di sana. Tapi tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil.
Pemilik mobil tersebut kemudian menghubungi Bristol Post untuk mempertahankan keputusannya untuk parkir di tempat difabel.
"Ketika saya masuk ke tempat parkir mobil di Cabot Circus kemarin, saya dihentikan oleh salah satu petugas parkir di lokasi. Mereka menasehati saya dan menginstruksikan saya untuk parkir mobil tempat saya difoto. 'Anda tidak ingin rusak, jadi mohon parkir di sini karena ada lebih banyak ruang di antara kendaraan'," ucapnya.
Dia mengaku terkejut melihat pemberitahuan yang telah dimasukkan ke kaca depan. Karena pemilik mobil itu merasa telah diperintahkan untuk parkir di sana.
"Saya mengunjungi kantor petugas parkir dan ketika saya memberi tahu petugas di sana bagaimana saya diinstruksikan untuk parkir di sana, dia meminta maaf dan mengatakan bahwa rekan kerjanya tidak memberi tahu dia," katanya.
Bristol Post telah mengirim gambar mobil tersebut dengan plat nomor yang sama, diparkir di dua teluk di tempat parkir B & Q, yang diyakini telah diambil sekitar pukul 4 sore bulan lalu. [Mirror]