Perhatikan Hal-hal Ini dalam Memilih Pengharum Mobil

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:58 WIB
Perhatikan Hal-hal Ini dalam Memilih Pengharum Mobil
Ilustrasi pengharum ruangan mobil. [Shutterstock]

Suara.com - Untuk sebagian orang, kabin mobil yang dingin saja tak cukup. Interior kendaraan untuk mereka juga harus wangi. Namun, memilih pengharum mobil juga sebaiknya jangan asal wangi saja. Ada hal-hal yang harus diperhatikan agar pengharum ruangan tidak memiliki efek negatif ke sekitar kabin dan benar-benar membuat suasana menjadi 'damai'.

Berikut ini ialah hal-hal tersebut, seperti disarikan dari laman daring resmi bengkel AC Rotary Bintaro.

1. Hindari Pengharum Berbentuk Gel

Pengharum dari bahan gel terbuat dari silikon yang terbukti mempercepat proses penguningan pada interior kendaraan. Di samping itu, pengharum berbentuk gel dapat menimbulkan kerak di beberapa bagian kabin serta menghasilkan bau tak sedap. Noda kuning pada kabin memang bisa dihilangkan dengan shampo khusus, tapi tentu saja itu membutuhkan biaya dan waktu ekstra.

2. Pengharum Ber[Baca_Juga]aroma Terapi Lebih Baik

Jika bisa, sebaiknya pilihlah pengharum beraroma terapi lebih lembut dan menenangkan, sehingga kondisi pengemudi dan penumpang lebih rileks. Apalagi, kondisi lalu lintas di Indonesia sangat padat. Pengharum jenis ini biasanya beraroma teh, kayu-kayuan, atau daun-daunan.

3. Pilih yang Tahan Lama

Daya tahan pengharum berbeda-beda, tergantung kualitas bahannya. Jangan cuma berpatokan dalam harga saat membeli, tapi cari tahu daya tahan pengharum ruangan tersebut. Menurut bengkel AC Rotary Bintaro, masih ada pengharum ruangan yang bisa bertahan selama dua bulan dengan harga relatif terjangkau.

4. Jangan Berlebihan

baca juga

Pernahkan Anda masuk ke dalam kabin kendaraan penumpang yang di dalamnya berisi lebih dari satu pengharum ruangan? Bagaimana rasanya? Padahal, satu pengharum ruangan saja sebenarnya sudah cukup untuk mobil penumpang. Menaruh terlalu banyak benda ini malah bisa berakibat tak baik. Alih-alih wangi dan menenangkan, aroma dalam kabin menjadi menyengat dan tak nyaman bagi pernapasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Armenia Larang Impor dan Penjualan Mobil Setir Kanan, Takut?

Armenia Larang Impor dan Penjualan Mobil Setir Kanan, Takut?

Otomotif | Sabtu, 13 Januari 2018 | 10:43 WIB

Lima Komponen Radiator Mobil yang Harus Dirawat Agar Awet

Lima Komponen Radiator Mobil yang Harus Dirawat Agar Awet

Otomotif | Jum'at, 12 Januari 2018 | 20:00 WIB

Aneh, Mobil Warna Hitam Dilarang di Turkmenistan

Aneh, Mobil Warna Hitam Dilarang di Turkmenistan

Otomotif | Jum'at, 12 Januari 2018 | 09:31 WIB

Merek Mobil Favorit James Bond Catatkan Rekor Penjualan

Merek Mobil Favorit James Bond Catatkan Rekor Penjualan

Otomotif | Sabtu, 06 Januari 2018 | 12:09 WIB

Pembeli Mobil 'Zaman Now' Tak Lagi Anggap Rp200 Juta Mahal

Pembeli Mobil 'Zaman Now' Tak Lagi Anggap Rp200 Juta Mahal

Otomotif | Sabtu, 11 November 2017 | 18:02 WIB

Indonesia Targetkan Rakit Mobil Hibrida dan Listrik Tahun 2022

Indonesia Targetkan Rakit Mobil Hibrida dan Listrik Tahun 2022

Otomotif | Rabu, 23 Agustus 2017 | 10:49 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×