Suara.com - Mazda bakal menjalani pasar otomotif 2018 dengan 'serangan-serangan' mobil baru yang tak seagresif tahun lalu. Kebanyakan dari peluncuran yang akan Mazda lakukan tahun ini adalah versi minor change (perubahan minor) dari model-model yang sudah ada.
Pada 2017 silam, pabrikan asal Jepang ini langsung memulai tahun dengan dengan ofensivitas tinggi. Dalam acara perkenalan dengan distributor resmi baru Mazda yaitu PT. Eurokars Motor Indonesia (EMI) pada kuartal satu tahun itu, merek asal Jepang ini langsung memperkenalkan lima model baru yakni CX-3, Mazda3, Mazda5, Mazda6 Estate, dan MX-5 Soft Top.
Pada Agustus, Mazda juga mengaspalkan All-New CX-5 dengan memanfaatkan ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS).
"Beberapa dari model-model itu belum pernah dijual sebelumnya di Indonesia," kata General Manager ASEAN Business Office Mazda Motor Corporation, Susumu Niinai, dalam perayaan setahun EMI dan peluncuran All-New CX-9 dan CX-5 edisi khusus, Kamis (1/2/2018) di Jakarta.
Presiden Direktur EMI, Roy Arman Arfandy, kemudian menerangkan bahwa peluncuran model yang benar-benar baru (All-New) pada 2018 hanyalah CX-9. Sisanya adalah perkenalan model-model minor change.
"Mungkin akan ada tiga sampai empat model lagi, dari (model) yang sudah ada," paparnya menjawab pertanyaan Suara.com.
Roy memastikan bahwa Mazda tahun ini bakal mengikuti dua pameran otomotif nasional yakni Indonesia International Motor Show (IIMS) dan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Bisa jadi, peluncuran-peluncuran yang akan Mazda lakukan tahun ini nantinya dibagi di dua ajang tersebut.
Mazda sendiri di tahun bershio anjing tanah ini menargetkan penjualan di kisaran 6.000 unit, naik dibandingkan capaian 2017 yang sekitar 4.000 unit. Mazda2 menjadi andalan dengan proyeksi kontribusi 30 persen, diikuti CX-5 dengan 25 persen, All-New CX-9 dengan 10-15 persen, dan model-model lainnya.