Cairan Anti Bocor untuk Ban Tubeless Bisa Bikin Pentil Mampet

Dythia Novianty, Insan Akbar Krisnamusi

Sabtu, 03 Februari 2018 | 15:45 WIB
Cairan Anti Bocor untuk Ban Tubeless Bisa Bikin Pentil Mampet
Ilustrasi ban sepeda motor. [Shutterstock]

Suara.com - Cairan anti bocor untuk ban tubeless sepeda motor memang membuat pengendara makin tenang saat bepergian. Akan tetapi, ternyata cairan anti bocor tersebut memiliki dua kekurangan, salah satunya adalah pentil ban bisa macet.

Kepala Bengkel Ahass Honda PT. Usaha Cipta Mandiri, Muhamad Taufik mengakui, cairan anti bocor dapat menutup lubang ban dengan sendirinya saat terkena paku, sehingga penambalan tak diperlukan lagi.

"Tapi, kalau standar di bengkel kami, cairan itu tak kami rekomendasikan," ujarnya ketika diwawancarai Suara.com di Ciputat, Tangerang Selatan.

Menurut dia, berdasarkan hasil temuan di lapangan, pentil ban dari konsumen yang menggunakan cairan anti bocor kerap tersumbat.

"Cairan itu mengandung semacam serbuk untuk menutup lubang. Kalau sudah kering, serbuknya memang jadi benar-benar keras, benar-benar seperti karet untuk menutup lubang," terangnya.

"Angin tidak bisa dipompa masuk. Angin di dalam ban juga tidak bisa keluar," sambung dia.

Kalau sudah begitu, pentil ban terpaksa dipotong dan diganti yang baru. Cairan anti bocornya pun dibuang.

Salah satu cara mengurangi risiko pentil ban mampet akibat cairan anti bocor, menurut Taufik, ialah rutin mengecek tekanan angin setiap sepekan atau dua pekan sekali. Angin yang keluar dan masuk itu mencegah cairan tidak 'bersarang' di pentil.

"Sebulan atau dua bulan sekali dibuka juga pentilnya lalu ditusuk pakai paku biar kalau ada serbuk yang masuk bisa lepas, lalu dipompa lagi," terang dia.

baca juga

Adapun kelemahan kedua cairan anti bocor, menurut Taufik, adalah berkurangnya kestabilan motor. Ini karena jumlah cairan yang dimasukkan ke ban cukup banyak dan saat roda berputar cairan itu ikut berputar-putar di dalam roda.

Gaya sentrifugal dari cairan yang 'terlempar-lempar' di dalam ban berdampak pada bobot serta kestabilan motor.

"Terutama dalam kecepatan tinggi," tegasnya.

Berdasarkan penelusuran Suara.com, satu botol cairan anti bocor memang cukup besar, setidaknya sekitar 300 ml. Suara.com yang menghampiri sebuah toko ban dan mencoba menggunakannya juga mengetahui bahwa sebotol cairan digunakan untuk satu ban.

Perbandingan kestabilan motor sebelum dan sesudah menggunakan cairan anti bocor pada ban pun terasa berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Motor Pakai Ban Tubeless, Ini Kekurangannya

Motor Pakai Ban Tubeless, Ini Kekurangannya

Otomotif | Rabu, 31 Januari 2018 | 15:49 WIB

Pasar Lesu, 28 Motor Baru Bikin Jualan Honda Naik Tipis

Pasar Lesu, 28 Motor Baru Bikin Jualan Honda Naik Tipis

Otomotif | Sabtu, 13 Januari 2018 | 23:18 WIB

Awas, Dimensi Barang yang Boleh Diangkut Motor Ada Ketentuannya!

Awas, Dimensi Barang yang Boleh Diangkut Motor Ada Ketentuannya!

Otomotif | Sabtu, 13 Januari 2018 | 16:14 WIB

2017, Titik Awal Pasar Motor Listrik Indonesia

2017, Titik Awal Pasar Motor Listrik Indonesia

Otomotif | Kamis, 28 Desember 2017 | 14:46 WIB

Kini Perempuan Arab Saudi Boleh Kemudikan Truk dan Sepeda Motor

Kini Perempuan Arab Saudi Boleh Kemudikan Truk dan Sepeda Motor

News | Sabtu, 16 Desember 2017 | 09:06 WIB

Ekspor Motor Diperkirakan Dekati 500 Ribu Unit Tahun Depan

Ekspor Motor Diperkirakan Dekati 500 Ribu Unit Tahun Depan

Otomotif | Sabtu, 16 Desember 2017 | 06:21 WIB

Terkini

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Andalkan Autopilot, Mobil Listrik Xiaomi Pecah Rekor Sirkuit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:00 WIB

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Hyundai Ioniq 5 Setara BYD Apa? Kini Harganya Lebih Murah 150 Jutaan

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00 WIB

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 16:13 WIB

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Ambisi Akio Toyoda Pertahankan Mesin Bensin Dinilai Bisa Jadi Ancaman Bagi Masa Depan Toyota

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:05 WIB

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Muka Mirip Lamborghini, Berapa Jarak Tempuh Hyundai Ioniq V Terbaru?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 15:00 WIB

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Harga 8 Jutaan Setara DP Vario Evo 160, Intip 7 Motor Anti Cupu Cocok untuk Pelajar

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 14:59 WIB

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Mobil Listrik Shell Bisa Isi Daya Cuma 10 Menit, Apa yang Beda Dibanding EV Biasa?

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:27 WIB

Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM

Honda Vario Evo 160 Meluncur Tanpa Fitur RoadSync Ternyata Ini Alasan AHM

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:15 WIB

Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit

Baru Sebulan Meluncur Pemesanan Chery Q Langsung Tembus 3000 Unit

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:39 WIB

Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru

Akankah Mitsubishi Lancer Evo Kembali Mengaspal? Ini Kata sang Bos Baru

Otomotif | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB