Mau Mudik? Aki Mobil Mesti Ciamik

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 07 Juni 2018 | 16:31 WIB
Mau Mudik? Aki Mobil Mesti Ciamik
Ilustrasi aki mobil [Shutterstock].

Suara.com - Selaras namanya, aki atau batere adalah sumber bagi mobil kita untuk tetap bisa melaju. Menghadapi Mudik Lebaran 2018 dengan menyetir mobil sendiri mendatangkan konsekuensi mesti memilih sumber listrik paling optimal.

Berada dalam antrean panjang, yang mana Departemen Perhubungan menyatakan bahwa kendaraan puncak arus mudik Hari Raya di Gerbang Tol Cikarang Utama bakal terjadi pada H-3 (12/06/2018), dengan volume kendaraan per hari pada saat itu bakal menembus angka 116.270 unit, kita mesti siaga dengan batere mobil ciamik.

Jelas kendaraan yang bakal diajak mudik perlu batere mumpuni agar tidak tekor atau cepat kehilangan daya listrik sepanjang perjalanan.

Makin banyak komponen listrik pada sebuah mobil, makin banyak pula luaran listrik dibutuhkan dari sebuah batere kendaraan. Hal ini terhitung mulai aksi menstater untuk menghidupkan mesin mobil, peranti hiburan atau in-car-entertainment, mengoperasikan wiper, spion elektrik dan seterusnya.

Berikut tips membekali kendaraan Anda dengan aki terpercaya selama mudik: 

1. Idealnya, masa pakai aki sekitar 1,5  – 2 tahun.

Namun upayakan pengecekan ulang sebelum berangkat mudik. Bila dinyatakan kondisinya kurang layak maka perlu diganti.

2. Selalu beli di bengkel atau toko penyedia aki resmi, dalam kondisi orisinal dan baru.

Tanyakan kartu garansi dan layanan purna jual. Dan Anda bisa mencatat tanggal penggantian pada log book. Buku ini juga berguna untuk menuliskan hal-hal penting seputar kendaraan seperti saat penggantian pelumas, ban, dan seterusnya. Meski bengkel Anda membuatkan catatan kunjungan berkala mobil Anda.

baca juga

3. Sesuaikan dengan kebutuhan aki standar kendaraan yang disyaratkan mobil Anda.

Jangan mencoba-coba untuk menghemat dengan membeli aki rekondisi atau “disetting layaknya baru.”

Ilustrasi memeriksa aki mobil. [Shutterstock]

Foto: Jangan lupa periksa aki mobil Anda [Shutterstock]

4. Bila bimbang memilih aki kering atau basah, tanyakan kepada pakarnya.

Aki kering biasanya lebih mahal. Untuk aki basah, cermati kondisi cairan elektrolit dalam aki. Volume harus ada di antara batas minimum dan maksimum.

5. Teliti sebelum dan setelah membeli.

Supaya pemakaian aki tetap awet, jangan memilih produk dengan tegangan lebih tinggi dari kendaraan Anda.
Teliti terlebih dahulu soal ukuran, dimensi, ampere, dan tegangan aki, sehingga bisa digunakan secara semestinya bagi si kendaraan. Tegangan listrik lebih tinggi dari aki akan berakibat negatif terhadap mobil.

6. Jangan lewatkan tune up mobil secara rutin.

Utamanya untuk memeriksa aki, termasuk jumlah elektrolit yang berhubungan distribusi energi listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tol Fungsional Salatiga - Colomadu Dibuka Layani Pemudik H-7

Tol Fungsional Salatiga - Colomadu Dibuka Layani Pemudik H-7

News | Jum'at, 01 Juni 2018 | 00:00 WIB

Lebaran 2018, Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 15 Persen

Lebaran 2018, Pertamina Prediksi Konsumsi BBM Naik 15 Persen

Bisnis | Rabu, 16 Mei 2018 | 19:25 WIB

Menhub: 70 Persen Kecelakaan Mudik Lebaran Dialami Sepeda Motor

Menhub: 70 Persen Kecelakaan Mudik Lebaran Dialami Sepeda Motor

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 16:22 WIB

Terkini

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Baskara Mahendra Bongkar Alasan Yamaha Grand Filano Hybrid Jadi Pilihan Skutik Stylish di Bali

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:18 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Rahasia Menjaga Kebersihan Interior Mobil dengan Balutan Karpet Premium

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:52 WIB

×