Dari Dua Bus Listrik Ini, Mana yang Bakal Dipinang TransJakarta?

RR Ukirsari Manggalani | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2019 | 08:00 WIB
Dari Dua Bus Listrik Ini, Mana yang Bakal Dipinang TransJakarta?
Chief Executive Officer (CEO) PT Transportasi Jakarta Agung Wicaksono (kiri) didampingi Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Bobby Gafur Umar (kanan), memperagakan proses pengisian daya listrik pada badan bus listrik pada pameran Busworld South East Asia, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3/2019). PT Transportasi Jakarta berencana melakukan uji coba bus listrik untuk salah satu koridor BRT (Bus Rapid Transit) mulai awal April 2019 [ANTARA FOTO/HO]

Suara.com - Dalam pameran Busworld South East Asia 2019 di Jakarta International Expo atau JIExpo Kemayoran, Jakarta (20-22/3/2019) terdapat dua bus berkonsep tenaga listrik. Sekiranya manakah paling tepat untuk dipinang menjadi anggota armada bus TransJakarta?

Sebagai bagian dari armada Bus Rapid Transit (BRT) paling tua di kawasan Asia Tenggara, bus TransJakarta bertenaga listrik nantinya bisa berwarna biru tua atau hijau muda.

Disebut pertama, bila pilihan jatuh kepada produk buatan negeri sendiri, karya PT Mobil Anak Bangsa (MAB) yang dibuat perusahaan karoseri New Armada, Magelang, Jawa Tengah. Sedangkan warna kedua adalah buatan BYD Auto Co Ltd, produsen bus listrik terbesar di China, hadir atas prakarsa PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).

Purwarupa bus listrik PT MAB dengan livery Transjakarta dipamerkan dalam arena Busworld South East Asia 2019 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]
Purwarupa bus listrik PT MAB dengan livery Transjakarta dipamerkan dalam arena Busworld South East Asia 2019 di Kemayoran, Jakarta, Rabu (20/3/2019). [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Pada hari Kamis (21/3/2019), Memorandum of Understanding (MoU) soal uji coba bus-bus bertenaga listrik ini siap diteken. Demikian diinformasikan oleh Pujonggo Prabowo, Manajer Pengembangan Bisnis PT MAB.

"MoU untuk memastikan bahwa PT TransJakarta dan PT Mobil Anak Bangsa sudah sepakat untuk membicarakan masalah uji coba," demikian papar Pujonggo Prabowo saat dihubungi Suara.com.

Sementara materi uji coba yang bakal dilakukan antara lain meliputi kapasitas angkut penumpang, pemenuhan kebutuhan akan pengguna penyandang disabilitas, jam operasional, sampai daya tahan baterai sebagai sumber pemasok tenaga.

Ditinjau dari spesifikasi, dua bus calon uji coba itu sama-sama berkapasitas 24 jok atau kursi, serta empat tempat duduk prioritas difabel, ibu hamil, serta lansia. Total mampu menampung 60 penumpang. Khusus buatan BYD, di dapur pacunya terdapat mesin Lithium Fenno Phosphabe (LiFePo), berdaya 259 kWh, serta tenaga maksimum 268 daya kuda. Sementara interval pengisian baterai adalah tiga jam, dengan jarak jelajah sejauh 300 km untuk sekali pengisian sumber daya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Pameran Busworld South East Asia: Masa Depan Berpadu Klasik

Dari Pameran Busworld South East Asia: Masa Depan Berpadu Klasik

Otomotif | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:45 WIB

Busworld South East Asia Pameran Perdana di Indonesia, Ini Alasannya

Busworld South East Asia Pameran Perdana di Indonesia, Ini Alasannya

Otomotif | Rabu, 20 Maret 2019 | 16:45 WIB

Seriusi Mobil Listrik, Volkswagen Rombak Manajemen

Seriusi Mobil Listrik, Volkswagen Rombak Manajemen

Otomotif | Rabu, 27 Februari 2019 | 18:00 WIB

Terkini

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Menperin: Subsidi Motor Listrik Sedang Dikaji

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 12:24 WIB

Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil

Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:47 WIB

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:25 WIB

Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air

Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 11:21 WIB

Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci

Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 10:30 WIB

Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?

Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?

Otomotif | Rabu, 29 April 2026 | 06:50 WIB

Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon

Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 20:05 WIB

Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?

Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 19:10 WIB

5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan

5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 18:55 WIB

Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar

Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar

Otomotif | Selasa, 28 April 2026 | 18:15 WIB