Bisnis Komponen Otomotif Indonesia Tergolong Menjanjikan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Rabu, 10 April 2019 | 08:00 WIB
Bisnis Komponen Otomotif Indonesia Tergolong Menjanjikan
Komponen otomotif. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Mengingat Indonesia saat ini adalah negara dengan angka penjualan kendaraan roda empat (R4) terbesar di Asia Tenggara, maka peluang bisnis komponen otomotif di Indonesia masih terbuka lebar. Hal ini disebutkan Victoria Simanungkalit, Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan Usaha Kecil Menengah (UKM), seperti dikutip dari kantor berita Antara (8/4/2019).

Ia menyatakan bahwa bisnis komponen otomotif di Tanah Air memiliki masa depan yang menjanjikan, dalam acara "Kick Off Pengembangan KUKM Komponen Otomotif Kawasan Industri Pulogadung" di Jakarta yang turut dihadiri antara lain oleh I Made Dana Tangkas, , Presiden Institut Otomotif Indonesia, Ali Rasyidi,  Ketua Koperasi Perkampungan Industri Kecil Pulogadung, dan Ari Anindya Hartika, Asdep Industri dan Jasa Kemenkop UKM .

"Oleh karena itu, kami memberi ruang bagi pelaku koperasi dan UKM khususnya yang bergerak di bidang komponen otomotif supaya memanfaatkan peluang ini," paparnya.

Berdasarkan data Federasi Otomotif ASEAN (AAF), Indonesia memimpin pasar sebagai negara dengan angka penjualan kendaraan R4 terbesar di wilayah ASEAN. Pada 2017 penjualan R4 secara nasional mencapai 1,079 juta unit, dan meningkat menjadi 1,151 juta unit pada 2018.

Presiden Jokowi menghadiri prosesi pengiriman Mitsubishi Xpander ke Filipina di Jakarta, Rabu (25/4/2018). [Suara.com/Manuel jeghesta]
Presiden Jokowi menghadiri prosesi pengiriman Mitsubishi Xpander ke Filipina di Jakarta, Rabu (25/4/2018). [Suara.com/Manuel jeghesta]

Produksi kendaran R4 di Indonesia pada 2018 berada di peringkat kedua dengan angka 1,216 juta unit, atau tumbuh tiga persen dibandingkan pencapaian tahun yang berada di angka 1,177 juta unit. Dan Indonesia juga menduduki peringkat kedua terbesar industri manufaktur kendaraan R4 se-ASEAN setelah Thailand.

Victoria Simanungkalit menyatakan pula bahwa pengembangan UKM komponen otomotif sangat penting dan strategis untuk mendorong pembangunan otomotif nasional. Dan di sisi lain juga melibatkan partisipasi aktif bisnis Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) dalam proses pembangunan industri otomotif nasional.

Toh, meski Indonesia menempati urutan teratas dalam hal penjualan dan produksi kendaraan R4, di sisi lain kebutuhan komponen otomotif Tanah Air sebagian besar masih dipasok melalui pengusaha KUKM negara lain. Hal itu terjadi karena mutu produk UKM dalam negeri dinilai kurang memenuhi standar yang dibutuhkan.

"Besarnya impor komponen otomotif yang mencapai 80 persen membuat neraca perdagangan Indonesia menjadi minus. Kondisi ini juga menunjukkan pasar komponen masih dikuasai prinsipal utama dari luar Indonesia," tandasnya.

Karena itu, diharapkan pengembangan UKM komponen otomotif perkampungan industri kecil Pulo Gadung bisa diwujudkan dalam rangka pengembangan industri otomotif Indonesia berkelanjutan.

"Dengan demikian, dalam menghadapi persaingan pasar global yang semakin tajam dewasa ini, komponen otomotif koperasi dan UKM Indonesia mampu menghasilkan berbagai produk komponen otomotif yang mengungguli produk kompetitor dari negara pesaing baik dalam hal mutu, produktivitas, maupun harga produk melalui penerapan teknologi inovatif, peningkatan SDM berkualitas, serta manajemen bisnis secara profesional," imbuhnya.

Dalam upaya meningkatkan daya saing KUKM lokal, Kemenkop dan UKM bekerja sama dengan Institut Otomotif Indonesia (IOI), serta pemerintah daerah, untuk mengadakan program pengembangan daya saing dan kemitraan KUKM Indonesia dengan pihak terkait.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Servis di Sembarang Bengkel Pengaruhi Harga Jual Kendaraan R4?

Servis di Sembarang Bengkel Pengaruhi Harga Jual Kendaraan R4?

Otomotif | Jum'at, 05 April 2019 | 12:00 WIB

Mari Berkenalan dengan "Lemon Laws" dari Dunia Otomotif

Mari Berkenalan dengan "Lemon Laws" dari Dunia Otomotif

Otomotif | Jum'at, 05 April 2019 | 09:00 WIB

Kondisi Rupiah Melemah, Apakah Harga Suku Cadang Bakal Naik?

Kondisi Rupiah Melemah, Apakah Harga Suku Cadang Bakal Naik?

Otomotif | Senin, 10 September 2018 | 13:00 WIB

Terkini

Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026

Update Harga BBM Pertalite, Solar hingga Pertamax di Berbagai Wilayah Indonesia 1 April 2026

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 08:04 WIB

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Harga Toyota Agya Bekas: Di Bawah Rp100 Juta Dapat Unit Buatan Tahun Berapa?

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:56 WIB

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Toyota Innova Vs Rush, Mana yang Lebih Irit? Cek Beda Konsumsi BBM, Performa, Harga, dan Pajaknya

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:51 WIB

5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik

5 Mobil Listrik Termurah 2026, Alternatif Hemat Tanpa Bensin kalau Harga BBM Naik

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit

Terpopuler: 6 Mobil Diesel Bandel dan Awet untuk Jangka Panjang, 5 Motor Honda Super Irit

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 06:55 WIB

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:37 WIB

Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan

Cari Mobil Listrik Bekas Modal Rp75 Juta? Ini 5 Pilihan yang Bisa Kamu Pertimbangkan

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:25 WIB

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Toyota Ladeni 'Perang Harga' Demi Bersaing dengan Kendaraan Listrik China

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:45 WIB

Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?

Adu Irit Biaya Operasional Motor Listrik vs Motor Bensin, Mana yang Lebih Hemat?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:20 WIB