Kemitraan Universitas, Industri, dan Pemerintah Lahirkan Mobil Listrik

RR Ukirsari Manggalani

Sabtu, 22 Juni 2019 | 08:30 WIB
Kemitraan Universitas, Industri, dan Pemerintah Lahirkan Mobil Listrik
Para mahasiswa Universitas Brawijaya berfoto bersama mobil-mobil listrik mereka di IIMS 2018 [Suara.com/Manuel Jeghesta Nainggolan]

Suara.com - Saat menghadiri Dies Natalis Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus peluncuran mobil listrik Garuda, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyatakan kunci lahirnya mobil listrik adalah kolaborasi atau kerja sama antara pihak perguruan tinggi atau universitas, dengan pemerintah dan industri.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (ketiga dari kanan) meluncurkan prototipe mobil listrik garuda Universitas Negeri Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat malam (21/06/2019). [Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak]
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir (ketiga dari kanan) meluncurkan prototipe mobil listrik garuda Universitas Negeri Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat malam (21/06/2019). [Antara/Martha Herlinawati Simanjuntak]

Disebutkannya bahwa kolaborasi triple helix antara perguruan tinggi, pemerintah dan industri ini menjadi kunci dalam mewujudkan Indonesia mempunyai mobil listrik pada 2025, yang bisa diproduksi massal. Demikian dikutip dari kantor berita Antara.

Hingga kini, telah ada konsorsium mobil listrik yang melibatkan perguruan tinggi, yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Perguruan-perguruan tinggi lain sebagai pendukung.

"Harapannya, pada 2025 Indonesia sudah punya mobil listrik sendiri. Ini sebenarnya tinggal membangun secara bertahap untuk kolaborasi dengan industri. Sekarang masalah spare part atau onderdil. Kita harus menggandeng industri yang menghasilkan komponen," paparnya di Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Jumat malam (21/6/2019).

Pemenuhan komponen mobil listrik, juga bisa menjadi peluang bagi sekolah menengah kejuruan dalam berpartisipasi menghasilkan komponen mobil listrik.

Lebih jauh dituturkan Menristekdikti bahwa masalah utama dalam pengembangan mobil listrik adalah kebutuhan baterai lithium. Keberadaan baterai ini memegang peranan sekitar 30-35 persen dari total biaya pembuatan mobil listrik. Dengan nilai yang masih cukup signifikan untuk baterai, maka riset di bidang sumber daya mobil listrik ini harus terus dikembangkan.

Saat ini, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta sedang mengembangkan baterai lithium. Sementara pemerintah Indonesia sendiri tengah mengembangkan teknologi pemrosesan bahan baku lithium di Halmahera dan pelat nikel untuk baterai di Morowali, Sulawesi bisa dikerjakan secara lokal di Indonesia, pastinya akan menghemat biaya atau harga jual mobil listrik.

Dan pemerintah juga sudah mendorong kebijakan terkait insentif bagi industri yang memproduksi mobil atau motor listrik, berupa "super tax deduction" atau pengurangan pajak berlipat. Bentuknya adalah Peraturan Presiden, yang tengah menunggu ditandatangani Presiden Joko Widodo.

"Kalau super tax deduction sudah berjalan, industri akan bisa mengembangkan mobil listrik, sehingga kerugian-kerugian terhadap riset itu bisa dijelas Menristekdikti.

baca juga

Target produksi baterai lithium secara lokal adalah mulai 2022. Sementara pihak Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) setiap tahunnya juga memberikan anggaran riset bagi mobil listrik.

"Setiap tahun kami memberikan anggaran untuk mobil listrik sekitar Rp 100 miliar, untuk mendorong riset di bidang mobil listrik," pungkas Mohamad Nasir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Produksi Mobil Listrik Mulai 2025, Bahan dari Negeri Sendiri

Indonesia Produksi Mobil Listrik Mulai 2025, Bahan dari Negeri Sendiri

Otomotif | Sabtu, 22 Juni 2019 | 06:36 WIB

Keren, Warga Singapura Berbagi Mobil Listrik dan Isi Baterai di Rumah

Keren, Warga Singapura Berbagi Mobil Listrik dan Isi Baterai di Rumah

Otomotif | Rabu, 19 Juni 2019 | 09:00 WIB

Korea Selatan dan China Hasilkan Kolaborasi Produk Elektrifikasi

Korea Selatan dan China Hasilkan Kolaborasi Produk Elektrifikasi

Otomotif | Minggu, 16 Juni 2019 | 11:00 WIB

Terkini

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

Modus Terbongkar! Bea Cukai Gagalkan Ekspor 3,4 Ton Merkuri Disamarkan Keramik Senilai Rp17,5 Miliar

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:57 WIB

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

PHK Ribuan Pekerja Garmen di Jateng Akibat Turunnya Ekspor

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:56 WIB

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Dedikasi Mantri BRI di Kepulauan Talaud, Hadir Dampingi UMKM dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:55 WIB

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

DPR Kini Jadi 'Tukang Stempel' Pemerintah, Bukan Wakil Rakyat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:54 WIB

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

'Saya Kasihan' Prabowo Larang Gubernur Mobilisasi Warga untuk Sambut Dirinya

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:53 WIB

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Jurnalis-Masyarakat Sipil di Medan Desak Prabowo Minta Maaf Soal Londo Ireng

Sumut | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:52 WIB

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Tren Belanja Berubah, Konsumen Lebih Pilih Produk Bernilai dan Ramah Lingkungan

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

Bakal Ada Reshuffle Kabinet Agustus 2026? Mensesneg Beri Bocoran soal Pengisian Kursi Kosong

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:50 WIB

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Rencana Pesta Buyar! Polres Jombang Sapu Bersih Sabu dan Miras Ilegal

Jatim | Kamis, 30 Juli 2026 | 18:49 WIB

×