Mantap, DFSK Super Cab Telah Berjaya di Pasar Ekspor

RR Ukirsari Manggalani

Kamis, 25 Juli 2019 | 07:00 WIB
Mantap, DFSK Super Cab Telah Berjaya di Pasar Ekspor
Dipasarkan di GIIAS 2019, DFSK Super Cab tersedia dalam beberapa pilihan mesin [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Super Cab, sebuah kendaraan pickup, menjadi produk perdana manufaktur asal China, Dong Feng Sokonindo (DFSK) yang diekspor ke luar negeri. Tepatnya ke negara tujuan Thailand dan Sri Langka, sejak Desember 2018.

DFSK Super Cab 1.5 mesin bensin dibekali mesin Dual VVT Technology 1.500 cc bertenaga 102 PS, torsi 140 Nm [Suara.com/Tivan Rahmat]
DFSK Super Cab 1.5 mesin bensin dibekali mesin Dual VVT Technology 1.500 cc bertenaga 102 PS, torsi 140 Nm [Suara.com/Tivan Rahmat]

Dikutip dari kantor berita Antara, keberhasilan inisiasi itulah, yang mendorong pihak DFSK untuk semakin bergiat melakukan ekspansi pasar ekspor. Sebagai bukti kesiapannya adalah membangun pabrik bernilai investasi 150 juta dolar AS atau sekitar Rp2 triliun di Cikande, Provinsi Banten.

Setelah Thailand dan Sri Langka, negara tujuan ekspor DFSK akan berkembang ke Filipina dan China, dan sebagian besar dikirimkan dalam bentuk terurai atau Completely Knock Down (CKD).

"DFSK masuk ke Indonesia melalui tiga langkah, berakar di Indonesia, ekspansi ke Asia Tenggara, dan didistribusikan ke seluruh dunia. Kami yakin bisa memenuhi kebutuhan konsumen dengan kendaraan-kendaraan yang sesuai kebutuhan dan berkualitas tinggi untuk memastikan kondisinya optimal," papar Franz Wang, Managing Director Sales Centre PT Sokonindo Automobile, Agen Pemegang Merek (APM) DFSK saat dijumpai di acara GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019, awal pekan ini (22/7/2019).

Disebutkannya bahwa pabrik di Cikande adalah fasilitas produksi kedua DFSK secara global yang berada di luar China. Artinya, pabrik berkapasitas produksi hingga 50 ribu unit per tahun itu akan menjadi salah satu basis produksi dunia untuk ekspansi produk DFSK.

Adapun Super Cab yang sudah berhasil diekspor itu hanya diproduksi di Indonesia, dengan pilihan tipe 1.500 cc mesin bensin, serta 1.300 cc bermesin diesel.

Selain kendaraan komersial yang diekspor, DFSK juga menyiapkan passenger car untuk dilempar ke pasar luar negeri. Antara lain adalah DFSK Glory 580 tipe 1.5 CVT Luxury. Tujuannya adalah negara-negara yang menerapkan setir kanan, seperti Thailand, Nepal, Hong Kong dan Bangladesh, dengan konsep ekspor CKD.

"Langkah ekspor menjadi bukti kepada konsumen bahwa endaraan yang kami produksi memenuhi standar global," tutup Franz Wang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DFSK Glory E3 Miliki Performa yang Mengagumkan dan Fun to Drive

DFSK Glory E3 Miliki Performa yang Mengagumkan dan Fun to Drive

Otomotif | Rabu, 24 Juli 2019 | 13:47 WIB

DFSK Siap Pasarkan Glory E3 Jika Regulasi Mobil Listrik Rampung

DFSK Siap Pasarkan Glory E3 Jika Regulasi Mobil Listrik Rampung

Otomotif | Selasa, 23 Juli 2019 | 20:47 WIB

DFSK Klaim Pabriknya Sudah Siap Bangun Mobil Listrik

DFSK Klaim Pabriknya Sudah Siap Bangun Mobil Listrik

Otomotif | Sabtu, 13 Juli 2019 | 15:00 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×