Pertamina Dukung Penggunaan BBM Tanpa Timbal di Jakarta

Ade Indra Kusuma | Manuel Jeghesta Nainggolan | Suara.com

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:54 WIB
Pertamina Dukung Penggunaan BBM Tanpa Timbal di Jakarta
Pertamina Dukung Penggunaan BBM Tanpa Timbal di Jakarta [Suara.com]

Suara.com - Pertamina Dukung Penggunaan BBM Tanpa Timbal di Jakarta

Berdasarkan data AirVisual, DKI Jakarta menempati posisi teratas sebagai kota dengan kualitas udara terburuk. Setidaknya dalam satu bulan terakhir, berbagai kebijakan diberlakukan untuk mengatasi polusi udara. 

Salah satunya rencana kebijakan setop penjualan BBM bertimbal di Jakarta. Merespon rencana tersebut, Pertamina menyiapkan berbagai skenario untuk menjawab ketersediaan BBM tanpa timbal, khususnya di Ibukota Negara. 

“Pertamina mendukung upaya Pemerintah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan BBM berkualitas demi lingkungan yang lebih baik,”kata Fajriyah Usman, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) di Jakarta, belum lama ini.

Upaya tersebut dilakukan dengan menyediakan bahan bakar berkualitas di seluruh SPBU di wilayah DKI Jakarta yang berjumlah 259 SPBU. Dari keseluruhan SPBU di Jakarta, seluruh SPBU menjual Pertamax, sedangkan Pertamax Turbo dijual di 130 SPBU dan Pertamina Dex dijual di 160 SPBU di wilayah DKI Jakarta.

Menurut Fajriyah, untuk mendukung kebijakan penggunaan BBM tanpa timbal di Jakarta, Pertamina tidak hanya menjamin ketersediaan BBM berkualitas di SPBU tetapi juga telah memastikan dua kilang yang menyuplai BBM ke Jakarta telah memproduksi BBM berstandar EURO 4.

Selain Kilang Balongan yang memproduksi Pertamax, Pertamina juga telah merampungkan Proyek Langit Biru Cilacap (PLBC) yang dikelola Refinery Unit (RU) IV Cilacap yang telah diserahterimakan akhir Juli 2019 lalu. 

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina, Ignatius Tallulembang menjelaskan dengan selesainya PLBC, kemampuan produksi Pertamax Kilang Cilacap meningkat signifikan dari 1,0 juta barrel per bulan menjadi 1,6 juta barrel per bulan.

“Kilang Cilacap merupakan salah satu kilang besar Pertamina yang berperan dalam menjaga swasembada dan kemandirian energi nasional. Kapasitas operasi menyumbang sekitar 33,4% dari total kapasitas kilang nasional,” katanya. 

Tallulembang menegaskan, PLBC yang dimulai sejak 2015 kini telah selesai dan bisa beroperasi penuh. Sehingga jumlah produksi Kilang Cilacap bertambah dan kualitasnya sesuai dengan standar EURO 4.

Menurutnya, EURO 4 merupakan standar mutu gas buang kendaraan yang ditetapkan oleh negara-negara Uni Eropa untuk menjaga kualitas udara. Semakin tinggi standar EURO yang ditetapkan maka semakin kecil batas kandungan karbondioksida, sulfur dan partikel yang berdampak negatif pada manusia dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apakah Ada Konsekuensi Bila Bahan Bakar Dicampur Zat Aditif?

Apakah Ada Konsekuensi Bila Bahan Bakar Dicampur Zat Aditif?

Otomotif | Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:38 WIB

Jalan Diblokir, Penyaluran BBM di Manokwari Terhambat

Jalan Diblokir, Penyaluran BBM di Manokwari Terhambat

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 17:26 WIB

Bolehkah Mencampur BBM dengan Zat Aditif ?

Bolehkah Mencampur BBM dengan Zat Aditif ?

Entertainment | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 14:03 WIB

Terkini

Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi

Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 19:00 WIB

Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan

Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 18:05 WIB

Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?

Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem

Isuzu D-Max Rodeo Hadir dengan Mesin Diesel Terbaru Jawab Kebutuhan Operasional Medan Ekstrem

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:50 WIB

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Harga Bak Bumi dan Langit: Motor Listrik MBG Emmo JVH Max vs Local Pride Polytron Fox, Mending Mana?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 16:33 WIB

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

5 Mobil Bekas Keluaran 2016: Tak Bikin Tekor Meski Pakai BBM Non Subsidi, Mulai 80 Jutaan

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 15:00 WIB

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Penjualan Daihatsu Gran Max Melejit 40 Persen Efek Program MBG

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:50 WIB

Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK

Daftar Koleksi Mobil dan Motor Gatut Sunu Wibowo, Bupati Tulungagung yang Terjaring OTT KPK

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:14 WIB

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Di Balik Tampilan Garangnya, Motor Listrik Emmo BGN Punya Kembaran di China, Produk Rebadge?

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas

Anggota DPR Dapat 2 Pelat Nomor Khusus: Demi Permudah Dalam Jalani Tugas

Otomotif | Sabtu, 11 April 2026 | 13:20 WIB