Volkswagen Sebut Penjualan Tak Terdampak karena Pergeseran KBL

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan
Volkswagen Sebut Penjualan Tak Terdampak karena Pergeseran KBL
Audi e-tron GT Concept yang baru saja menghias pentas Geneva Motor Show 2019 di Jenewa, Swiss (10/3/2019). Sebagai ilustrasi salah satu produk Volkswagen [Shutterstock].

Era Kendaraan Mobil Listrik (KBL) bos Volkswagen paparkan fakta penjualan produknya.

Suara.com - Petinggi Volkswagen (VW) Group, Herbert Diess meyakini bahwa pergeseran industri otomotif dari mobil konvensional menuju Kendaraan Bermotor Listrik atau KBL tidak akan mengurangi pendapatan perusahaan.

"Kami tidak mengharapkan penurunan margin. Keuntungan kami adalah semua merek di bawah naungan kami punya platform yang sama, baik untuk produk listrik dan baterai," kata Herbert Diess kepada surat kabar Italia, La Repubblica, seperti dilansir Reuters.

Volkswagen I.D (AFP)
Volkswagen I.D sebagai pendahulu Volkswagen I.D 3 [AFP].

Bahkan, ia menambahkan bahwa perusahaan sudah memasang target 20 ribu unit Audi e-Tron bisa terjual sepanjang 2019. Selain itu, dikatakannya pula bahwa Porsche Taycan edisi pertama sudah terjual habis.

Sementara itu mobil listrik VW ID3 sudah masuk dapur produksi untuk dikerjakan hingga pertengahan 2020.

Herbert Diess justru mengaku prihatin atas perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Pasalnya, Volkswagen yang berbasis di Jerman mengalami penurunan penjualan di Negeri Tirai Bambu.

"Namun kami akan tetap serius menggarap pasar China sebagai market otomotif terbesar di dunia," tandasnya.

Dalam pameran mobil Frankfurt Motor Show 2019, Volkswagen menjadi salah satu perusahaan yang paling menonjol dalam memamerkan kendaraan berpenggerak listrik. Hal ini untuk menjawab kritik atas mobil bermesin besar yang dinilai boros bahan bakar.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS