Honda BeAT Ternyata Banyak Dimintati Negara Tetangga, Ini Buktinya

Dythia Novianty, Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 21 Oktober 2019 | 13:02 WIB
Honda BeAT Ternyata Banyak Dimintati Negara Tetangga, Ini Buktinya
New Honda BeAT Street eSP warna street matte black [PT AHM].

Suara.com - Tidak hanya di Indonesia, Honda BeAT ternyata juga laris manis di pasar ASEAN. Hal ini ditandai dengan catata pertumbuhan ekspor melonjak 43 persen pada September 2019 sebanyak 14.256 unit.

Berdasarkan data Asosiasi Sepeda Motor Indonesia (AISI) pada September 2019, ekspor sepeda motor secara nasional secara utuh atau Completely Built Up (CBU) tercatat sebanyak 79.798 unit.

Kontribusi ekspor tertinggi berdasar dari segmen skutik yaitu 60.169 unit, diikuti oleh segmen sport 10.598 unit, dan segmen motor bebek 9.031 unit. Adapun ekspor sepeda motor Honda yang dilakukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) tercatat sebesar 33.974 unit dan memberikan kontribusi sebesar 42 persen terhadap total ekspor sepeda motor nasional.

Berdasarkan data internal perusahaan, pertumbuhan ekspor AHM tersebut didorong oleh kontribusi Honda BeAT yang terus meningkat dari 9.984 unit pada September 2018 menjadi 14.256 unit pada September 2019.

General Manager Overseas Business Division AHM Kurniawati Slamet mengatakan, peningkatan ekspor Honda BeAT merupakan salah satu bentuk kepercayaan konsumen negara lain untuk menjadikan skutik Honda sebagai pilihan dalam berkendara.

“Kami akan terus meningkatkan kontribusi produk anak bangsa di pasar motor internasional sehingga dapat memberikan kebanggaan untuk bangsa kita melalui ekspor Honda BeAT dan juga beragam model sepeda motor Honda lainnya ke berbagai negara,”ujar Kurniawati.

Motor Honda BeAT Pop eSP terbaru. [Dok. AHM]
Motor Honda BeAT Pop eSP terbaru. [Dok. AHM]

Honda BeAT merupakan skutik pertama yang diimpor AHM ke pasar motor di ASEAN sejak Mei 2015. Model ini telah diekspor ke negara lain yaitu Filipina sebanyak 84.192 unit sepanjang 2019.

Sepanjang tahun ini pada periode Januari-September 2019, AHM telah mengirimkan 214.396 unit sepeda motor Honda dalam bentuk CBU dan 223.300 set dalam bentuk terurai (CKD/Completely Knocked Down). Ekspor unit motor dalam bentuk CBU tersebut didistribusikan ke beberapa negara seperti Filipina dan Bangladesh.

Sementara itu, ekspor motor Honda secara CKD memiliki beberapa negara tujuan yaitu Jepang, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Kamboja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kontroversial Tapi Lucu, Populasi Motor Ini Jadi Indikator Negara Miskin

Kontroversial Tapi Lucu, Populasi Motor Ini Jadi Indikator Negara Miskin

Otomotif | Rabu, 02 Oktober 2019 | 15:55 WIB

Seharga Skutik Anyar, Modifikasi Supra Jadi Ninja Habiskan Dana Segini

Seharga Skutik Anyar, Modifikasi Supra Jadi Ninja Habiskan Dana Segini

Otomotif | Jum'at, 27 September 2019 | 13:10 WIB

New Honda Supra GTR150 Hadirkan Sensasi Street Sport

New Honda Supra GTR150 Hadirkan Sensasi Street Sport

Otomotif | Selasa, 24 September 2019 | 12:00 WIB

Meluncur Diam-diam, Suzuki Nex II Cross Siap Tantang Honda Beat Street

Meluncur Diam-diam, Suzuki Nex II Cross Siap Tantang Honda Beat Street

Otomotif | Selasa, 17 September 2019 | 20:05 WIB

Honda Beat Dimodifikasi Ala Adventure, Malah Bikin Ngilu

Honda Beat Dimodifikasi Ala Adventure, Malah Bikin Ngilu

Otomotif | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 16:26 WIB

Mantap, New Honda CB150R StreetFire Tampil Lebih Agresif

Mantap, New Honda CB150R StreetFire Tampil Lebih Agresif

Otomotif | Kamis, 15 Agustus 2019 | 12:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×