Mengaku Lapar, Pemotor di Sumut Marahi Polisi Sampai Ajak Berkelahi

Rendy Adrikni Sadikin, Praba Mustika

Jum'at, 08 November 2019 | 09:47 WIB
Mengaku Lapar, Pemotor di Sumut Marahi Polisi Sampai Ajak Berkelahi
Pemotor Marahi Polisi Karena Lapar. (Instagram/ceritamebidang)

Suara.com - Seorang pengendara motor di Sumatera Utara naik pitam saat hendak ditilang oleh polisi. Pria yang mengaku dari keluarga polisi ini mengaku sedang lapar hingga hampir adu jotos dengan seorang petugas.

Lewat jejaring Instagram, akun @ceritamebidang mengunggah video berdurasi lima menit yang memperlihatkan proses penilangan seorang pria pengendara motor.

Dari awal video, terlihat si pengendara motor sudah emosi dan menolak ditilang. Sang istri, sementara itu, hanya bisa membantu menenangkan.

Sayangnya, tidak diketahui penyebab kenapa pria tersebut dihentikan petugas dan dibuatkan surat tilang. Kabarnya kejadian tersebut berlokasi di Kabupaten Serdang Begadai, Sumatera Utara.

"Petugas Satlantas Serdang Bedagai. Pelanggar lalu lintas di Serdang Begadai melakukan tinakan yang tidak pantas kepada petugas Lantas," tulis @ceritamebidang di keterangan video.

Pemotor Marahi Polisi Karena Lapar. (Instagram/ceritamebidang)
Pemotor Marahi Polisi Karena Lapar. (Instagram/ceritamebidang)

Sedari awal, pria berjaket merah itu terus menyudutkan polisi yang sedang membuatkan surat tilang "Gaya kau polisi kayak gitu, jelek nanti nama baikku,"

"Kau kalau udah jadi polisi itu mengayomi rakyat, jadilah contoh. Apalagi ini razia, kau bikin contoh kepada masyarakat. Bagaimana cara menghadapi orang di jalan raya (pengendara). Ngerti nggak kau!" Katanya dengan menggebu-gebu.

Awalnya pria tersebut nampak meminta penjelasan kenapa ia dikenakan tilang "Supaya kau bisa menjelaskan, tidak hanya sebatas tilang,"

Di tengah-tengah ucapannya itu, pria tersebut mengaku lapar dan juga kelelahan "Tapi kau (juga) beri penjelasan... Saya marah, Saya lapar, Saya capek. Ahh, kau itu sudah mengganggu Aku,"

baca juga

"Darah tinggi lah, gara-gara kau. Sial Aku jumpa kau... Kenapa bapak itu (petugas) baik dan kau nggak," kata pemotor tersebut.

Ia bahkan mengaku berasal dari keluarga polisi "Tugas apa? Aku tahu kok, Aku ini (dari) keluarga polisi. Suaraku kuat karena Aku keluarga polisi!"

Saat ditanya nama, pria pengendara skutik Honda Vario itu pun kembali mengungkapkan kalau dirinya lapar "Nggak usah kau bikin (tulis) nama. Malas Aku, laper banget. Udah emosi, akal udah nggak sehat,"

Kegaduhan itu pun sampai mengundang beberapa petugas lain, yang mencoba membantu menenangkan pemotor tersebut.

Emosi pria tersebut makin tak terbendung, kala seorang petugas menyinggungnya untuk melakukan tes urine. Ia menganggap pernyataan petugas itu merupakan pencemaran nama baik.

Beruntung, sang istri, dan dibantu si perekam video berhasil menahan dan menghalangi pria tersebut saat hendak menghampiri petugas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laporkan Ade Armando Soal Meme Anies, Anggota DPD RI Siap Diperiksa Polisi

Laporkan Ade Armando Soal Meme Anies, Anggota DPD RI Siap Diperiksa Polisi

News | Jum'at, 08 November 2019 | 08:28 WIB

Minta Tebusan USD 1 Juta, Polda Klaim Tahan 4 Polisi Penculik WN Inggris

Minta Tebusan USD 1 Juta, Polda Klaim Tahan 4 Polisi Penculik WN Inggris

News | Kamis, 07 November 2019 | 18:36 WIB

Punya Satu Kaki, Model Cantik Ini jadi Bahan Olok-Olok Warganet

Punya Satu Kaki, Model Cantik Ini jadi Bahan Olok-Olok Warganet

Lifestyle | Kamis, 07 November 2019 | 18:08 WIB

Kasus Anies Berdandan Joker, Polisi Panggil Fahira Idris Besok

Kasus Anies Berdandan Joker, Polisi Panggil Fahira Idris Besok

News | Kamis, 07 November 2019 | 17:13 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×