Skuter atau Otoped Listrik Ibu Kota, Batasan Pemakaian sampai Keamanan

RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Senin, 18 November 2019 | 10:08 WIB
Skuter atau Otoped Listrik Ibu Kota, Batasan Pemakaian sampai Keamanan
Skuter listrik dan tempat pengambilan serta pengembaliannya di salah satu sudut kota Moskwa, Rusia. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Otoped listrik atau disebut pula sebagai skuter listrik, adalah moda praktis untuk berpindah dari satu titik ke titik lainnya. Beberapa negara di Eropa menggunakannya sebagai sarana transportasi mandiri dalam kawasan terbatas sektor pariwisata. Demikian pula di negara tetangga, Singapura. Tentunya dengan peraturan ketat, tak boleh berbaur dengan moda transportasi kendaraan bermotor di jalan raya.

Akan halnya di Ibu Kota Jakarta, di sekitar kawasan Sudirman, termasuk pusat perbelanjaan FX Sudirman, Gelora Bung Karno (GBK) juga bisa dijumpai keberadaan otoped listrik ini.

Namun, peristiwa nahas terjadinya kecelakaan lalu lintas atau laka lantas antara skuter listrik atau otoped listrik yang meminta dua korban nyawa perlu digarisbawahi. Aturan atau regulasi ketat dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terulang.

Utamanya menyoal kelayakan sebuah otoped atau skuter listrik dengan kecepatan laju yang tidak bisa disandingkan dengan kendaraan roda dua atau roda empat. Secara teknis, proses percepatan dan pengereman moda transportasi jenis light weight ini bisa menimbulkan bahaya bila pengguna mengendarai di tengah lalu lintas yang berisikan mobil, motor, sampai kendaraan komersial kaliber bus dan truk.

Juga kelengkapan berkendara sendiri, di mana berdasarkan pengamatan Suara.com pada Sabtu (16/11/2019) di bilangan Setiabudi, Jakarta, sekitar pukul 22.00 WIB dua pengguna meluncur tanpa mengenakan helm.

Berikut adalah beberapa tautan berkenaan hadirnya otoped listrik atau skuter listrik dalam keseharian dunia otomotif di Ibu Kota Jakarta. Semoga peraturan tentang unsur safety serta peruntukan jelas di mana akan meluncur juga ditetapkan, sehingga harmoni di jalan raya bisa terlaksana. Tanpa mengabaikan nilai keamanan, keselamatan, serta ketertiban.

1. Banyak Peminat, Ini Kata Pengamat Soal Otoped atau Skuter Listrik

Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta, Sabtu (7/9/2019). Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan memperbanyak akses pengendara sepeda di beberapa ruas jalan raya di Jakarta dalam bentuk koridor khusus jalur sepeda atau di berbagai area trotoar yang saat ini dalam proses revitalisasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].
Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta, Sabtu (7/9/2019). Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan memperbanyak akses pengendara sepeda di beberapa ruas jalan raya di Jakarta dalam bentuk koridor khusus jalur sepeda atau di berbagai area trotoar yang saat ini dalam proses revitalisasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].

Otoped listrik atau terkadang juga disebut sebagai skuter listrik tengah marak pemakaiannya. Selain di Tanah Air, di salah satu negara terdekat, Singapura, moda transportasi satu ini tergolong populer. Tinggal didorong sedikit dan tumpangkan kaki, beres sudah: pengguna bergulir dengan nyaman menuju lokasi yang diinginkan. Bebas emisi atau sisa pembakaran pula.

Dikutip dari kantor berita Antara, pengamat transportasi Azaz Tigor Nainggolan mengatakan bahwa penggunaan otoped listrik atau skuter listrik sebagai moda transportasi masih perlu diuji Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terutama untuk penggunaan di jalan raya.

Baca selengkapnya

2. Soal Keamanan Otoped atau Skuter Listrik, Begini Pendapat Pengguna

Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta, Sabtu (7/9/2019). Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan memperbanyak akses pengendara sepeda di beberapa ruas jalan raya di Jakarta dalam bentuk koridor khusus jalur sepeda atau di berbagai area trotoar yang saat ini dalam proses revitalisasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].
Warga menggunakan otoped melintas di jalur khusus sepeda di kawasan Blok M, Jakarta, Sabtu (7/9/2019). Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan memperbanyak akses pengendara sepeda di beberapa ruas jalan raya di Jakarta dalam bentuk koridor khusus jalur sepeda atau di berbagai area trotoar yang saat ini dalam proses revitalisasi [ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww].

Sebagai tunggangan yang ringkas, efisien, lagipula bebas emisi atau zat pencemar, otoped listrik, juga disebut e-scooter atau skuter listrik memang sebuah alternatif menarik. Apalagi, tersedia di banyak lokasi. Tinggal gunakan aplikasi lantas meluncur mulus.

Namun, di antara kemudahan pemakaian e-scooter atau otoped listrik ini, ada hal mendapat perhatian serius dari para pengguna. Sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Baca selengkapnya

3. Makin Disuka, Korlantas Kaji Skuter Listrik di Jakarta

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KBL Makin Populer, Kota Besar Eropa Manakah Siap Bebas Mobil 2020?

KBL Makin Populer, Kota Besar Eropa Manakah Siap Bebas Mobil 2020?

Otomotif | Senin, 18 November 2019 | 08:05 WIB

Soal Kecelakaan Skuter Listrik, Pengamat: Grab Harus Ikut Tanggung Jawab

Soal Kecelakaan Skuter Listrik, Pengamat: Grab Harus Ikut Tanggung Jawab

Bisnis | Jum'at, 15 November 2019 | 17:16 WIB

Pengguna Skuter atau Otoped Listrik Juga Mesti Peduli Pejalan Kaki

Pengguna Skuter atau Otoped Listrik Juga Mesti Peduli Pejalan Kaki

Otomotif | Jum'at, 15 November 2019 | 17:15 WIB

Terkini

Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut

Media Italia Terpukau Aksi Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil, Cepat dan Tanpa Takut

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:50 WIB

Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China

Geely Targetkan Rebut Takhta Penjualan Mobil Terlaris dari BYD di Pasar Otomotif China

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:50 WIB

Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?

Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:38 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Tiba, Catat 3 Tanggal Aman Bebas Macet Ini

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 14:07 WIB

5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah

5 Mobil Listrik 7 Seater yang Tak Galak ke Pemula dan Punya Fitur Melimpah

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:35 WIB

Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow

Arus Balik Meningkat, Korlantas Berlakukan One Way hingga Contraflow

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:23 WIB

Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam

Cetak Sejarah di Moto3, Veda Ega Pratama Dapat 'Saweran' Mobil dari Keluarga Haji Isam

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 13:04 WIB

5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota

5 Motor Listrik Tangguh Kuat Jarak Jauh, Siap Antar Ngantor hingga Luar Kota

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:50 WIB

Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK

Bos Volkswagen Akui Industri Otomotif China Lebih Unggul dan Terencana di Tengah Gelombang PHK

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:08 WIB

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Tiba-tiba Harga Suzuki Fronx Naik Hingga Rp8 Jutaan di Maret 2026, Cek Daftarnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:47 WIB